FAKTOR – FAKTOR KOMUNIKASI YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPERCAYAAN TERHADAP TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN

  • Ni Putu Udayana Antari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mrs. Yani Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mrs. Shanti Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: Apotek; Kepercayaan; Komunikasi; Pelayanan Kefarmasian

Abstract

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker yang dibantu oleh Tenaga Tekhnis Kefarmasian (TTK). Menurut hasil survei terhadap 50 konsumen Apotek, didapatkan hasil bahwa hanya 8 konsumen Apotek yang memilih tenaga kefarmasian untuk membantu memilihkan obat dalam swamedikasi. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TTK sebagai salah satu tenaga kefarmasian. Penelitian dibatasi pada faktor-faktor dari segi komunikasi khususnya di Apotek. Ditemukannya informasi-informasi yang diperlukan untuk pengembangan kompetensi TTK, khususnya dalam bidang komunikasi dengan pasien akan sangat membantu upaya peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian. Penelitian ini menggunakan rancangan survei cross-sectional, dengan menggunakan sistem purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner terstruktur kepada 100 konsumen apotek. Kuesioner terdiri dari pertanyaan terkait faktor-faktor komunikasi eksternal (daya tarik fisik apotek, daya tarik fisik TTK, familiarity, empati, dan kedekatan) dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TTK di Apotek. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dan analisis multivariat menggunakan regeresi linear. Ada lima faktor yang diuji, yaitu; daya tarik fisik TTK, daya tarik fisik Apotek, empati, familiarity, dan kedekatan. Menurut hasil analisis bivariat semua faktor berpengaruh pada tingkat kepercayaan pasien kecuali faktor familiarity. Sedangkan jika diuji secara simultan menggunakan regresi linear, hanya faktor empati dan daya tarik fisik apotek yang dianggap cukup berpengaruh terhadap persamaan yang dihasilkan.

Author Biographies

Ni Putu Udayana Antari, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Farmasi Umum dan Apoteker

Mrs. Yani, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Farmakologi dan Farmasi Klinik

Mrs. Shanti, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Farmasetika dan Teknologi Farmasi

References

Antari NPU, Purnomo A, Sumarni. Difference In Outpatient’s Expectation And Perception Toward Pharmacy Service Of Rsup Dr. Sardjito Yogyakarta And Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. J Manaj dan Pelayanan Farmasi (Journal Manag Pharm Pract. 2011; 1(2): 84-88. https://jurnal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/29354.

Coiera E. Communication Systems in Healthcare. Clin Biochem Rev. 2006;27(May). https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1579411/.

Gordon JE, Deland E, Kelly RE. Let ’ s Talk About Improving Communication in Healthcare. 2015; 1(May): 23-27. https://academiccommons.columbia.edu/doi/10.7916/D8959GTH.

Lemeshow S, Hosmer JDW, Klar J, Lwanga SK. Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 1997.

Ngoh LN. Health literacy: A barrier to pharmacist-patient communication and medication adherence. J Am Pharm Assoc. 2009;49(5):e132-e149. doi:10.1331/JAPhA.2009.07075

Pieter HZ. Dasar-Dasar Komunikasi Bagi Perawat. Jakarta: Kencana; 2017.

Prasaranphanich. Perilaku Konsumen: Analisis Model Keputusan. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Atma jaya Yogyakarta; 2007.

Rakhmat J. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya; 2011.

Schwartzberg JG, Cowett A, VanGeest J, Wolf MS. Communication techniques for patients with low health literacy: A survey of physicians, nurses, and pharmacists. Am J Health Behav. 2007;31(SUPPL. 1):96-104. doi:10.1109/ECODIM.1999.747668

Stevenson FA, Hons MA, Hons KC, Britten N, Hons BA. A systematic review of the research on communication between patients and health care professionals about medicines : the consequences for concordance. Heal Expect. 2004; 7(3): 235-245. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5060245/.

Suharman ME, Husein RI. Pharmaceutical Care. Yogyakarta: Widya Padjadjaran; 2011.

Taruna JCT. Organisasi dan Pola-Pola Pendidikan Editor : Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata; 2017.

Vermeir P, Vandijck D, Degroote S, et al. Communication in healthcare : a narrative review of the literature and practical recommendations. Int J Clin Pract. 2015;69(November):1257-1267. doi:10.1111/ijcp.12686
Published
2019-09-30