Medication Error pada Tahapan Prescribing dan Dispensing di Apotek “X” Denpasar Periode Januari-Desember 2019

  • Fitria Megawati Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Putu Tangkas Suwantara Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Erna Cahyaningsih Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: dispensing error, medication error, prescribing error

Abstract

Medication error menurut National Coordination Council forMedication Error Reporting and Prevention (2017) adalah setiap kejadian yang dapat dihindari yang dapat menyebabkan atau berakibat pada pelayanan obat yang tidak tepat atau membahayakan pasien. Penting sebagai petugas kefarmasian dalam menidentifikasi Medication error yang terjadi terkait kemanan dalam pemberian pelayanan kefarmasian di Apotek “X” Denpasar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui medication error yang terjadi pada tahap prescribing dan dispensing Apotek “X” Denpasar dan Persentase Medication error pada proses pelayanan resep di Apotek “X” Denpasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode observasi dengan desain retrospektif. Metode sampling yang digunakan yaitu purposive sampling sesuai inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian berupa resep yang diterima oleh Apotek “X” Denpasar dan tabel observasi pada prescribing error dan dispensing error. Resep yang dianalisis sejumlah 910 resep dari tanggal 02 Januari 2019 sampai 31 Desember 2019. Persentase prescribing error yaitu 14,06 % dan persentase dispensing error dari total 910 resep yaitu 2,41 %. Dengan rata-rata kategori index medication error NCCMERP adalah kategori B yaitu kesalahan sudah terjadi namun dapat diperbaiki oleh farmasi sebelum obat sampai ke pasien. Dengan Medication error pada fase prescribing error di Apotek “X” Denpasar yang paling banyak yaitu tidak ada umur pasien (39,84%), tidak ada dosis sediaan (10,16%), resep tidak lengkap ( tidak ada tanggal resep dan nama dokter) (19,53%). Pada fase dispensing error di Apotek “X” Denpasar yang terjadi yaitu kesalahan etiket/label (18,18%), kejadian salah peracikan (40,91%).

 

Author Biographies

Fitria Megawati, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi Diploma Tiga Farmasi

Departemen Farmasi Sosial

I Putu Tangkas Suwantara, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi Diploma Tiga Farmasi

Departemen Farmasi Sosial

 
Erna Cahyaningsih, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi Diploma Tiga Farmasi

Departemen Farmasi Bahan Alam

References

Aronson JK. (2009). Medication errors: Definitions and classification. British Journal of Clinical Pharmacology 67 (6): 599 – 604.
Direktorat Jendral Pelayanan Farmasi dan Alat Kesehatan. 2004. Keputusan Mentri Kesehatan Republic Indonesia Tentang Standard Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Nomor 1027/MENKES/ SK/IX/2004. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Kung, K., Carrel, T., Wittwer, B., Engberg, S.,Zimmermann, N., & Schwendimann, R. 2013. Medication Errors in A SwissCardiovascular Surgery Department: ACross-Sectional Study Based on A NovelMedication Error Report Method. Nursing Research and Practice: 4. 1-5.
Maalangen T.V., Gayatri C., Weny I. W. 2018. Identifikasi Medication Error Pada Resep Pasien Poli Interna Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi. 8(3): 20-27.
Menkes RI. 2016. Peraturan Meteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jakarta.
National Coordination Council forMedication Error Reporting and Prevention (NCCMERP). 2017. http://www.nccmerp.org/aboutmedication-errors
Nuryati, 2017. Farmakologi. PPSDM Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Patel, S., Ashita P., Varsha P., Nilay S. 2018. I Study of Medication Error in Hospitalised Patients in Tertiary Care Hospital. Indian Journal of Pharmacy Practice. 11 (1): 32-36
Sari, R. P., A. M. P. Putra, dan U. Masran, 2018, Hubungan Pengetahuan Dan Kebutuhan Pasien Terhadap Informasi Obat di Apotek Amandit Farma Banjarmasin, Jurnal Ilmiah Manuntung, 4(2):98-105.
World Health Organization, 2016. Medication Errors: Technical Series on Safer Primary Care.
Published
2021-03-31
How to Cite
Megawati, F., Suwantara, I. P. T., & Cahyaningsih, E. (2021). Medication Error pada Tahapan Prescribing dan Dispensing di Apotek “X” Denpasar Periode Januari-Desember 2019. Jurnal Ilmiah Medicamento, 7(1), 47-54. https://doi.org/10.36733/medicamento.v7i1.1545

Most read articles by the same author(s)