PENERIMAAN PASAR TERHADAP BODY BUTTER MASERAT BERAS MERAH (Oryza glaberrima Steud.)

  • Mrs. Shanti Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ms. Alfi Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mrs. Udayana Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: beras merah, body butter, penerimaan pasar

Abstract

Beras berwarna mengandung lebih banyak antosianin dan antioksidan daripada beras tanpa warna (Sutharut, 2012). Beras merah sebagai salah satu jenis beras berwarna berpotensi dikembangkan menjadi produk yang mampu memberikan nilai tambah bagi produsen beras merah, maupun masyarakat pengguna produk tersebut. Untuk itu telah dilakukan formulasi body butter dari maserat beras merah. Untuk mengetahui potensi pasar produk yang dihasilkan, diperlukan penelitian untuk mengetahui penerimaan pasar terhadap body butter beras merah. Penelitian dilaksanakan dengan metode analisis deskriptif menggunakan kuesioner. Responden adalah masyarakat di Kota Denpasar yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Responden diminta untuk menilai kualitas body butter yang meliputi warna, aroma, kekentalan, kemudahan saat digunakan, kenyamanan saat digunakan, kemampuan melembabkan kulit, dan kemampuan meresap ke dalam kulit. Setelah dilakukan analisis data secara deskriptif diperoleh bahwa persentase penerimaan body butter maserat beras merah adalah 82.31% sehingga termasuk dalam kategori sangat diterima di pasaran.

Author Biographies

Mrs. Shanti, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

Ms. Alfi, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

Mrs. Udayana, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi S1 Farmasi

References

Ansel, H.C, 1989, Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Farida Ibrahim, Asmanizar, Iis Aisyah, Edisi keempat, UI Press, Jakarta.
Dwiyanti, Gebi, Wiwi Siswaningsih dan Wulan Nur Aprilianti, 2013, ‘Aktivitas Antioksidan Ekstrak Beras Merah dan Beras Hitam Komersial serta Produk Olahannya’. Seminar Nasional kimia dan Pendidikan Kimia V, Kontribusi Kimia dan Pendidikan Kimia dalam Pembangunan Bangsa yang Berkarakter, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, hal 626-630.

Lemeshow, 1997, Besar Sampel Dalam Penelitian Kesehatan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Suardi K., Didi, 2005, Potensi Beras Merah Untuk Peingkatan Mutu Pangan, Jurnal Litbang Pertanian Bogor, 24(3):93-100

Suena, N. M. D. S., Antari, N. P. U., & Cahyaningsih, E. (2017). Physical Quality Evaluation Of Body Butter Formulation From Etanol Extract Of Mangosteen (Garcinia Mangostana L.) Rind. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 15(1), 63–69. Retrieved from http://jifi.farmasi.univpancasila.ac.id/index.php/jifi/article/view/455/303

Susuwi, S, 2009, Penilaian Organoleptik, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Sutharut, J., & Sudarat, J. (2012). Total anthocyanin content and antioxidant activity of germinated colored rice. International Food Research Journal, 19(1).

Voigt, R., 1984, Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Diterjemahkan Oleh Soewandhi, S.N., Edisi V, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Published
2018-09-29
How to Cite
Suena, N. M. D. S., Syirvia, A. N., & Antari, N. P. U. (2018). PENERIMAAN PASAR TERHADAP BODY BUTTER MASERAT BERAS MERAH (Oryza glaberrima Steud.). Jurnal Ilmiah Medicamento, 4(2), 78-82. https://doi.org/10.36733/medicamento.v4i2.854