UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MASERAT AIR BIJI KOPI (Coffea canephora) HIJAU PUPUAN DENGAN METODE DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil)

  • Ni Made Dharma Shantini Suena Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Putu Udayana Antari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: biji kopi hijau, antioksidan, metode DPPH, maserat air

Abstract

Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan radikal bebas dan meredam dampak negatifnya. Indonesia memiliki keragaman tanaman buah yang memiliki manfaat sebagai antioksidan. Pupuan adalah daerah penghasil kopi robusta (Coffea canephora) di Bali yang dinilai memiliki pengelolaan produksi hingga panen yang baik. Senyawa asam klorogenat larut dalam air dan berfungsi sebagai antioksidan. Biji kopi hijau robusta paling banyak mengandung asam klorogenat dibandingkan dengan biji kopi lainnya. Maka dilakukan pengujian terhadap aktivitas antioksidan maserat air biji kopi hijau robusta daerah Pupuan dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrakzil). Serbuk simplisia biji kopi hijau robusta dimaserasi dengan bantuan gelombang ultrasonik menggunakan pelarut air (1:3), kemudian difiltrasi dengan bantuan mesh dan Corong Buchner. Maserat air biji kopi hijau robusta diendapkan selama 24 jam, kemudian dipisahkan antara filtrat dan endapan. Setelah itu diuji aktivitas antioksidan dari filtrat dan endapan maserat air biji kopi hijau robusta dengan metode DPPH secara Spektrofotometri UV-Vis. Nilai IC50 filtrat dan endapan maserat air biji kopi hijau robusta berturut-turut adalah 262,41 ppm dan 244,42 ppm. Filtrat maserat air tergolong memiliki aktivitas antioksidan yang lemah dan endapan maserat air tergolong memiliki aktivitas antioksidan yang sedang. Dari hasil uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH maka dapat disimpulkan bahwa maserat air biji kopi hijau robusta di daerah Pupuan memiliki aktivitas antioksidan.

Author Biographies

Ni Made Dharma Shantini Suena, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Departemen Farmasetika

Ni Putu Udayana Antari, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Departemen Farmasi Sosial

References

Almoosawi, S., Tsang, C., Davidson, I., Fyfe, L., & Al-Dujaili, E.A.S., 2010. The Effect of Green-Coffee-Bean Extract Rich in Chlorogenic Acid on Antioxidant Status of Healthy Human Volunteers. Proceedings of the Nutrition Society (2010).

Afandi, K. 2015, Pengaruh Lingkungan Tumbuh dan Maturasi Daun Terhadap Kadar Fenolik dan Flavonoid Simplisia Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr.), Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Depkes, RI., 2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Erviana, E., Malik, A., dan Najib, A. 2016, Uji Aktivitas Antiradikal Bebas Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Dengan Menggunakan Metode DPPH, Fakultas Farmasi. Universitas Muslim Indonesia. Jurnal Fitokimia Indonesia Vol 3 No 2.

Farah, A., Carmen M. D. 2006, Phenolic Coumpounds in Coffee. Braz. J. Plant Physiol. 18 (1) : 23-36.

Farah, A. 2012, Coffee: Emerging Health Effects and Disease Prevention, First Edition. John Willey & Sons, Inc and Institute of Food Technologists (USA) : Wiley-Blackwell Publising Ltd.

Farhaty, N. dan Muchtaridi. 2016, Tinjauan Kimia dan Aspek Farmakologi Senyawa Asam Klorogenat Pada Biji Kopi: Review, Farmaka, 14.

Harborne J.B. 1987, Metode Fitokimia, Edisi ke-2, Padmawinata K, Soediro I, penerjemah. Bandung: Institut Teknologi Bandung, Terjemahan dari: Phytochemical Methods.

Harmita. (2004). Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian Vol. 1 (3): 117134. Jakarta: FMIPA UI.

Hani, R.C. dan Milanda, T. 2016, Review: Manfaat Antioksidan Pada Tanaman Buah di Indonesia, Farmaka, 4, 2089-9157

Kristianto, F. 2017, Kopi Robusta Pupuan Asal Bali Siap Mendunia, Bisnis.com, 06 Desember 2017, Bali,

Martiningsih, N. W., Widana, G. A. B., dan Kristiyanti, P. L. P. 2016, Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Matoa (Pometia pinnata) Dengan Metode DPPH, Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016. FMIPA Undiksha.

Molyneux, P. 2004, The Use of A Stable Free Radical Diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity, Songkla narin J. Sci. Technol., Vol 26 (2), 211-219.

Nganggu, Y. P. 2016, Uji Aktivitas Antioksidan Menggunakan Metode Radikal DPPH dan Penetapan Kadar Fenolik Total Fraksi Etil Asetat Ekstrak Etanol Daun Benalu Scurrula ferruginea (Jack) Danser Pada Tanaman Tabebuia aurea (Manso) Benth. dan Hook. F. Ex S. Moore, Skripsi, Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta.

Rizkayanti., Wahid, A., dan Jura, R. M. 2017, Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Air Dan Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera LAM). University of Tadulako, Palu. Jurnal Akademika Kimia. Volume 6, No. 2,: 125-131

Rohman, A., Riyanto, S., dan Utari, D. 2006, Aktivitas Antioksidan, Kandungan Fenolik Total dan Kandungan Flavonoid Total Ekstrak Etil Asetat Buah Mengkudu Serta Fraksi-fraksinya. Jurnal MFI. 17 (3): 136-142

Silalahi, J., 2006. Makanan Fungsional. Yogygakarta: Kanisius.

Winarsi, H. 2007, Antioksidan Alami dan Radikal Bebas: Potensi dan Aplikasi dalam Kesehatan, Kanisius, Yogyakarta. Indonesia

Zuhra, C.F., Tarigan, J.B. dan Sihotang, H. 2008, Aktivitas Antioksidan Senyawa Flavonoid Dari Daun Katuk, Jurnal Biologi Sumatera, 3, 7-10
Published
2020-09-30
How to Cite
Suena, N. M. D. S., & Antari, N. P. U. (2020). UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MASERAT AIR BIJI KOPI (Coffea canephora) HIJAU PUPUAN DENGAN METODE DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Jurnal Ilmiah Medicamento, 6(2), 111-117. https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i2.1106

Most read articles by the same author(s)