OPTIMASI GELLING AGENT DAN HUMEKTAN GEL HANDSANITIZER MINYAK ATSIRI DAUN JERUK LIMAU (Citrus amblycarpa (Hassk.) Ochse.)

  • I Gede Made Suradnyana Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mr. Wirata Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mrs. Shanti Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: CMC-Na, desain faktorial, gel handsanitizer, gliserin, minyak atsiri daun jeruk limau

Abstract

Pemakaian alkohol dalam sediaan handsanitizer dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi. Minyak atsiri daun jeruk limau memiliki aktivitas sebagai antimikroba sehingga dapat digunakan alternatif bahan aktif gel handsanitizer. Gelling agent dan humektan merupakan komponen utama sediaan gel. Gelling agent dan humektan yang banyak digunakan adalah CMC-Na dan gliserin. Untuk mendapatkan komposisi optimal gelling agent dan humektan dalam sediaan gel perlu dilakukan optimasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi gelling agent CMC-Na dan humektan gliserin yang optimal pada sediaan gel handsanitizer minyak atsiri daun jeruk limau. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorium dengan metode desain faktorial yang menggunakan dua faktor yaitu CMC-Na dan gliserin dengan dua level yaitu level tinggi dan rendah. Respon yang diamati adalah sifat fisik sediaan yang meliputi daya sebar dan daya lekat sediaan dengan analisis data menggunakan perangkat lunak Design Expert dan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa CMC-Na dan gliserin memberikan respon yang signifikan terhadap penurunan daya sebar dan peningkatan daya lekat, serta CMC-Na sebagai faktor yang dominan. Area formula optimal dari kombinasi CMC-Na dan gliserin telah diperoleh dengan persamaan daya sebar Y = 12.29167 - 5.74000(X1) – 0.1820009(X2) + 0.138667(X1X2) dan persamaan daya lekat Y = -1.76333 + 4.28000(X1) + 0.360000(X2) – 0.018667(X1X2).

Author Biographies

I Gede Made Suradnyana, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

Mr. Wirata, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

Mrs. Shanti, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

References

Anis, SAA 2016, Formulasi sediaan gel ekstrak etanol daun kirinyuh (Eupatorum odoratum L.) sebagai penyembuh luka terbuka pada kelinci, Skripsi, Surakarta, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Bessonneau, V, Clement, M, Thomas, T 2010, Can intensive use of alcohol-based hand rubs lead to passive alcoholization, Int, J, Environ, Res, Public Health, pp. 7. 3038-3050.

Garg, A, Aggarwal, D, Garg, S & Singla, AK 2002, Spreading of semisolid formulations an update, Pharmaceutical Technology, pp. 84-105.

Inouye, S, Takizawa, T & Yamaguchi, H 2001. Antibacterial activity of essential oil and their major constituents against respiratory by gaseous contact, Journal of Antimicrobial Chemoterapy, pp. 47. 565-573.

Lucyani, N 2014. Uji aktivitas antibakteri sediaan krim tipe M/A dari minyak atsiri kulit buah jeruk pontianak (Citrus nobilis Lour.var.microcarpa) terhadap isolat propionibacterium acnes secara invitro [skripsi], Pontianak, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura.

Meliani, NK 2015, Formulasi dan evaluasi mutu fisik sediaan gel handsanitizer dari minyak atsiri bunga kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. f & Thoms) CMC-Na sebagai gelling agent, KTI, Denpasar, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar.

Mithun, AT, Udugade, BV, Manoj, B & Pawade DA 2015, Formulation and evaluation of novel herbal hand sanitizer, Indo American Journal of Pharmaceutical Research, 5 (01), pp. 483-487.

Mulyani, S 2009, Analisis GC-MS dan daya anti bakteri minyak atsiri Citrus amblycarpa (Hassk) ochse. Fakultas Farmasi UGM.

Priawanto, PG & Hadning, I 2017, Formulasi dan uji kualitas fisik sediaan gel getah jarak (Jatropha curcas), Karya Tulis Ilmiah, Universitas Muhammadiah Yogyakarta, Yogyakarta.

Roudhatini 2013, Uji efektivitas sediaan gel anti jerawat minyak atsiri daun jeruk sambal (Citrofortunnella microcarpa (Bunge) Wijnands) terhadap propionibacterium acnes dan staphylococcus epidermidis, Naskah Publikasi, Pontianak, Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung Pura Pontianak.

Voigt, R 1984, Buku pelajaran teknologi farmasi edisi 5, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, pp. 560-561.

Yuksel, Ucan SU, Kartal, M, Altun LM, Aslan S, Sayar E, & Ceyhan T, 2006. GC-MS analysis and antibacterial activity of cultivated satureja cuneifolia ten essential oil. Turk J Chem, pp. 30. 253-259.
Published
2020-03-31
How to Cite
Suradnyana, I. G. M., Wirata, I. K., & Suena, N. M. D. S. (2020). OPTIMASI GELLING AGENT DAN HUMEKTAN GEL HANDSANITIZER MINYAK ATSIRI DAUN JERUK LIMAU (Citrus amblycarpa (Hassk.) Ochse.). Jurnal Ilmiah Medicamento, 6(1), 15-22. https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i1.716