ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA MEDIS LANGSUNG PENGGUNAAN INSULIN DAN INSULIN KOMBINASI OHO PADA PASIEN DM TIPE 2 RAWAT JALAN DI RSUP SANGLAH DENPASAR

Authors

  • Ni Nyoman Wahyu Udayani Akademi Farmasi Saraswati Denpasar
  • Herleeyana Meriyani Akademi Farmasi Saraswati Denpasar
  • I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani Akademi Farmasi Saraswati Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.36733/medicamento.v4i1.874

Keywords:

biaya medis langsung, cost effective, DM tipe 2, GDP

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis dimana terapi pengobatannya dilakukan seumur hidup dan membutuhkan biaya yang sangat besar. Bervariasinya penggunaan terapi insulin atau kombinasi insulin dengan OHO (Obat Hipoglikemik Oral) pada pasien DM tipe 2 mengakibatkan adanya perbedaan dalam biaya dan efektivitas terapinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis terapi insulin dan kombinasi insulin dengan antidiabetik oral yang digunakan dan total biaya medis langsung yang dikeluarkan oleh pasien tiap bulannya serta mengetahui terapi insulin yang paling cost-effective pada pasien DM tipe 2 di rawat jalan RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan secara restropektif dari unit catatan rekam medis pasien DM tipe 2 rawat jalan di RSUP Sanglah Denpasar dari bulan Februari sampai Mei 2017. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 70 pasien. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan menghitung biaya medis langsung. Efektivitas terapi diukur berdasarkan hasil kadar GDP mencapai target selama 3 bulan terapi. Metode ACER digunakan untuk menganalisa jenis terapi insulin yang paling cost-effective. Hasil penelitian menunjukkan jenis terapi insulin atau kombinasi insulin dengan OHO yang digunakan untuk pasien DM tipe 2 beserta total biaya medis langsung tiap bulannya yaitu, insulin tunggal aspart sebesar Rp 381.857,00, kombinasi insulin aspart dengan insulin glargine dan kombinasi insulin glulisine dengan insulin glargine menunjukkan biaya yang sama sebesar Rp 596.057,00, kombinasi insulin glargine dengan metformin sebesar Rp 274.880,00 sedangkan kombinasi insulin aspart dan insulin glargine dengan metformin menunjukkan biaya yang sama dengan kombinasi insulin glusiline dan insulin glargine dengan metformin yaitu sebesar Rp 603.737,00. Berdasarkan perhitungan ACER, terapi insulin yang paling cost-effective adalah kombinasi insulin glargine dengan metformin sebesar Rp 4,32 persentase efektivitas terapi.

Author Biographies

Ni Nyoman Wahyu Udayani, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

Herleeyana Meriyani, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani, Akademi Farmasi Saraswati Denpasar

Program Studi D3 Farmasi

Downloads

Published

2018-03-30

How to Cite

Udayani, N. N. W., Meriyani, H., & Wardani, I. G. A. A. K. (2018). ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA MEDIS LANGSUNG PENGGUNAAN INSULIN DAN INSULIN KOMBINASI OHO PADA PASIEN DM TIPE 2 RAWAT JALAN DI RSUP SANGLAH DENPASAR. Jurnal Ilmiah Medicamento, 4(1). https://doi.org/10.36733/medicamento.v4i1.874

Issue

Section

Original Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>