EVALUASI KEPATUHAN PENERAPAN K3 PADA PROYEK KONSTRUKSI VILLA DAN RETAIL DI BERAWA, BADUNG
DOI:
https://doi.org/10.36733/jikt.v15i2.14125Keywords:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kepatuhan Pekerja, Proyek Konstruksi VillaAbstract
Sektor konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena aktivitas ekstrem dan keberagaman latar belakang tenaga kerja. Kondisi ini menegaskan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), meskipun kepatuhan di lapangan sering kali diabaikan. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kepatuhan pelaksanaan K3 pada proyek konstruksi Villa dan Retail New Villa Berawa di Kabupaten Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi (mixed methods) dengan desain sekuensial eksplanatori. Data kuantitatif diperoleh dari kuesioner terhadap 38 responden, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan K3 mencapai 79%. Berdasarkan standar penilaian yang digunakan, nilai tersebut masuk dalam kategori cukup baik. Penerapan Alat Pelindung Diri (APD), pemasangan rambu keselamatan, dan briefing harian telah berjalan. Namun, kekurangan masih ditemukan pada aspek pengawasan, pelatihan, dan sistem pelaporan. Secara keseluruhan, pelaksanaan K3 belum sepenuhnya mematuhi regulasi yang berlaku. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan berkelanjutan, sistem pelaporan yang terstruktur, dan pengawasan ketat guna mengoptimalkan kepatuhan K3.
References
Cahyo, P., & Khairunnisa. (2017). Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dalam Rsngka Meminimalkan Kecelakaan Kerja di PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Konstruksi Jaringan Kalimantan 4 Banjarbaru. Kindai, 13(1), 37–42.
Ervianto, W. . (2023). Manajemen Proyek Konstruksi (L. Mayasari (ed.)). ANDI.
Ghofur, M. A., Akbar, M., & Maulana, F. (2024). Kesadaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Kunci Keberhasilan Perusahaan Dalam Mengelola Risiko dan Produktivitas. Journal Of Educational Inovasion of Public Health, 2(2).
Ketenagakerjaan, K. (2025). Kasus Kecelakaan Kerja. Satu Data Indonesia. https://data.go.id/dataset/dataset/kasus-kecelakaan-kerja-tahun-2024
Ledarwati, P. (2024). Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 03(02), 172–178.
Permenakertrans. (2010). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 Tentang Alat Pelindung Diri. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Dan Transmigrasi, VII(8), 1–69.
Praganingrum, T. I., Luh, N., Ayu, M., Pradnyadari, M., & Meitania, E. (2025). Analisis Faktor Dominan Dalam Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi. Jurnal Ilmiah Kurva Teknik, 14(9), 23–30.
Sihombing, D. (2018). Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (k3) Pada Proyek di Kota Bitung. Jurnal Sipil Statik, 2(3), 124–130.
Sitopu, J. W., Purba, I. R., & Sipayung, T. (2021). Pelatihan Pengolahan Data Statistik Dengan Menggunakan Aplikasi SPSS. Dedikasi Sains Dan Teknologi, 1(2), 82–87. https://doi.org/10.47709/dst.v1i2.1068
Syah, A. N. A., & Mirwan, M. (2022). Hubungan Karakteristik Pekerja, tingkat Pengetahuan K3, sikap K3, Unsafe Action, dan Unsafe Condition dengan Kecelakaan Kerja di Industri Pakan Ternak Surabaya. Jurnal Envirous, 2(2), 78–85.
Wahyuningtyas, M., Ariyani, N., & Sugiharto. (2023). Pengaruh Kesadaran dan Pengawasan Terhadap Kepatuhan Pelaksanaan SMK3 Pada Pekerja Konstruksi di PT X Kabupaten Pacitan. Malahayati Nursing Journal, 5(8), 2638–2654.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tjokorda Istri Praganingrum, I Ketut Sudipta Giri, I Komang Grand Dana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




