PENINGKATAN KINERJA SIMPANG MELALUI RE-SETTING APILL (ALAT PEMBERI ISYARAT LALU LINTAS) PADA SIMPANG COKROAMINOTO - GATOT SUBROTO DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.36733/jikt.v15i2.14005Keywords:
Simpang bersinyal, PKJI 2023, PTV Vissim, Tundaan, Re-Setting APILLAbstract
Kemacetan pada simpang bersinyal Cokroaminoto – Gatot Subroto, Denpasar disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang melintasi simpang, khususnya pada jam sibuk pagi, siang, dan sore, dengan proporsi kendaraan didominasi sepeda motor (70%) diikuti mobil penumpang (26%) dan kendaraan sedang (4%). Kondisi eksisting menunjukkan derajat kejenuhan tertinggi 1,94 pada arah utara siang hari, panjang antrean maksimum mencapai 361 meter pada arah selatan pagi hari, serta tundaan tertinggi 132 detik/smp pada arah utara sore hari, dengan Level of Service (LOS) kategori F pada lengan terdampak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja eksisting simpang menggunakan metode PKJI 2023, memodelkan kondisi lalu lintas dengan PTV Vissim, serta mengevaluasi efektivitas re-setting APILL. Hasil optimalisasi menunjukkan penurunan panjang antrean rata-rata hingga 18%, pengurangan tundaan rata-rata hingga 25,81%, dan perbaikan signifikan pada arah selatan dari 88 menjadi 26 detik/smp. Dengan demikian, re-setting APILL terbukti meningkatkan efisiensi simpang, menekan antrean, mengurangi tundaan, dan memperbaiki derajat kejenuhan, sehingga menjadi solusi potensial dalam mengurangi kemacetan lalu lintas perkotaan.
References
Andika, R. (2022). Analisis kinerja simpang bersinyal untuk meningkatkan keselamatan dengan pengaturan ulang waktu siklus APILL di Simpang Empat Maya Kota Tegal. Jurnal Universal Technic, 1(2), 84–95. https://doi.org/10.58192/unitech.v1i2.413
Ayu Widari, L., Ridwan, T., Maulani, E., & Teknik Sipil, J. (2023). Analisis kinerja simpang tak bersinyal menggunakan software PTV Vissim dengan metode PKJI 2014 pada Simpang Tiga Pancing, Kabupaten Deli Serdang. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil dan Arsitektur (Senastesia), 1, 1–14.
Cahya, A. P. P., Angelica, E. G., Setijowarno, D., & Hartanto, D. (2024). Optimalisasi kinerja simpang bersinyal menggunakan metode PKJI 2023 dan program PTV Vissim (Studi kasus: Simpang Peterongan dan Simpang Ahmad Yani). G-SMART, 8(1). https://doi.org/10.24167/gsmart.v8i1.11477
Devi, K. W., Mardikawati, B., & Atmajaya, A. B. (2024). Pengaruh geometri dan konfigurasi sinyal terhadap kinerja simpang dengan pendekatan PKJI 2023 dan PTV VISSIM: Studi kasus Simpang Tugu Wisnu di Kota Surakarta. Jurnal Ilmiah Kurva Teknik, 13(1), 1–10. https://doi.org/10.36733/jikt.v13i1.9027
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2023). Panduan Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Federal Highway Administration. (2010). Traffic control devices handbook. Federal Highway Administration.
Fellendorf, M., & Vortisch, P. (2010). Microscopic traffic flow simulator VISSIM. Dalam J. Barcelo (Ed.), Fundamentals of traffic simulation (hlm. 63–93). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4419-6142-6_2
Hidayat, D. W., Atmajaya, A. B., Suartawan, P. E. S., & Bawa, K. A. (2023). Evaluasi efektifitas pengaturan sinyal pada Simpang 5 Balapan untuk meningkatkan kinerja simpang dengan pendekatan PKJI 2023 dan Vissim. Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan, 10(2), 91–101. https://doi.org/10.46447/ktj.v10i2.568
Hutahaean, Y. G., & Susilo, B. H. (2021). Evaluasi simpang bersinyal Taman Sari–Cikapayang Kota Bandung dengan analisis Vissim. Jurnal Teknik Sipil, 17(1), 70–87. https://doi.org/10.28932/jts.v17i1.2863
Kariyana, I. M., Pamungkas, T. H., & Fahmi, U. A. N. (2025). Analisis kinerja simpang bersinyal berdasarkan PKJI 2023 dan PTV VISSIM 2025 (Studi kasus: Simpang Padang Galak Kota Denpasar). Reinforcement Review in Civil Engineering Studies and Management, 4(2), 91–103. https://doi.org/10.38043/reinforcement.v4i2.7045
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.
Park, B., & Schneeberger, J. D. (2003). Microscopic simulation model calibration and validation: Case study of VISSIM simulation model for a coordinated actuated signal system. Transportation Research Record, 1856(1), 185–192. https://doi.org/10.3141/1856-20
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96. (2015). Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Syaifullah, M., Kadir, Y., Frice, D., & Desei, L. (2024). Kinerja simpang empat tak bersinyal menggunakan metode PKJI 2023 dan software VISSIM. Jurnal Konstruksia, 15(1).
Tohom, F., Prasetyaningsih, I. D., & Hadi, S. (2025). VISSIM-based assessment of road performance under proposed bicycle lane scenarios: Case study Adi Sumarno Road in Karanganyar. BIS Energy Engineering, 2, Artikel V225016. https://doi.org/10.31603/biseeng.356
Transportation Research Board. (2022). Highway capacity manual: A guide for multimodal mobility analysis (Edisi ke-7). The National Academies Press.
Wunderlich, K., Vasudevan, M., & Wang, P. (2019). Traffic analysis toolbox volume III: Guidelines for applying traffic microsimulation modeling software 2019 update to the 2004 version. Federal Highway Administration.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gede Sumarda, Naufal Elian Suhartono, I Wayan Diasa, I Wayan Sulatra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




