PENGARUH PENGGUNAAN ANTIANEMIA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK

  • Herleeyana Meriyani Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ms. Sartikawati Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mr. Agus Sunadi Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: gagal ginjal kronik, terapi antianemia

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada pasien gagal ginjal kronis. Pemeriksaan hemogloblin rutin sangat disarankan pada pasien gagal ginjal kronis dengan anemia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan antianemia terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada pasien gangguan ginjal kronis dengan komplikasi anemia. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis di RSUD Wangaya periode 2018. Untuk melihat pengaruh penggunaan antianemia dilakukan dengan membandingkan hemoglobin sebelum dengan sesudah terapi. Pasien gagal ginjal kronis yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu berjumlah 64 orang. Sampel terdiri atas 64% laki laki dan 36 % perempuan. Berdasarkan profil penggunaan obat antianemia, sebanyak 95, 29% menggunakan obat asam folat; 1,57% menggunakan kombinasi eritropoetin-Fe sucrose-asam folat; sebanyak 1,57% menggunakan eritropoetin-asam folat; dan 1,57% menggunakan ferrous sulfat-asam folat. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa penggunaan antianemia pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya periode 2018 dapat meningkatkan kadar hemoglobin pasien gagal ginjal kronis (p<0.05). dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan antianemia telah efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pasien dengan gagal ginjal kronis.

Author Biographies

Herleeyana Meriyani, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Farmakologi dan Farmasi Klinik

Mr. Agus Sunadi, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Farmakologi dan Farmasi Klinik

References

Alvionita, Salma, 2016, Gagal ginjal kronik, Jakarta: Universitas Negeri Padang.

Atkinson, M.A. and Warady, B.A., 2018. Anemia in chronic kidney disease. Pediatric Nephrology, 33(2), pp.227-238.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, 2013, Riset kesehatan dasar, Departement Kesehatan RI, 1–303. https://doi.org/1 Desember 2013.

Capelli, I., Cianciolo, G., Gasperoni, L., Zappulo, F., Tondolo, F., Cappuccilli, M. and La Manna, G., 2019. Folic acid and vitamin B12 administration in CKD, why not?. Nutrients, 11(2), p.383.

Cases, A., Egocheaga, M.I., Tranche, S., Pallarés, V., Ojeda, R., Górriz, J.L. and Portolés, J.M., 2018. Anemia of chronic kidney disease: Protocol of study, management and referral to Nephrology. Nefrología (English Edition), 38(1), pp.8-12.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2010, Profil kesehatan provinsi bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Idaiani, S. 2011, Elderly people and women more risk to mental emotional disorders, Health Science Indonesia, 8-13.

Ineck, B., Mason, B. J., dan Lyons, W., 2008, Anemia, dalam Dipiro, J. T., Wells, B. G., Schwinghammer, T. L., dalam Dipiro, C. V., 7th Pharmacotherapy: a pathophysiologi approach, edisi 7, McGrawHill, New York.

Juni, P. J., Muchtar, N. R., Tjitrosantoso, H., dan Bodhi, W. 2015, gagal ginjal kronik yang menjalani perawatan di rsup prof . dr . r . d , Kandaou Manado, 4(3), 22–28.

Lubis, A. R., Siregar, J. H. 2011, Anemia pada penyakit ginjal kronik, 1–20.

McMurray, J.J., Parfrey, P.S., Adamson, J.W., Aljama, P., Berns, J.S., Bohlius, J., Drüeke, T.B., Finkelstein, F.O., Fishbane, S., Ganz, T. and MacDougall, I.C., 2012. Kidney disease: Improving global outcomes (KDIGO) anemia work group. KDIGO clinical practice guideline for anemia in chronic kidney disease. Kidney International Supplements, 2(4), pp.279-335

Morgan, G.E., Mikhail, M.S., Murray M.J., 2012, Crhonic pain management in clinical anesthesiology, edisi 5, Lange Medical Books/ McGraw-Hill.

Ryu, S.R., Park, S.K., Jung, J.Y., Kim, Y.H., Oh, Y.K., Yoo, T.H. and Sung, S., 2017. The prevalence and management of anemia in chronic kidney disease patients: Result from the korean cohort study for outcomes in patients with chronic kidney disease (know-ckd). Journal of Korean medical science, 32(2), pp.249-256.

World Health Organization, 2011, Hemoglobin concetrations for the diagnosis of anemia and assesment of severity.

Xu, X., Qin, X., Li, Y., Sun, D., Wang, J., Liang, M., Wang, B., Huo, Y. and Hou, F.F., 2016. Efficacy of folic acid therapy on the progression of chronic kidney disease: the renal substudy of the China Stroke Primary Prevention Trial. JAMA internal medicine, 176(10), pp.1443-1450.

Yuliati, dan Sri, 2017, Studi penggunaan asam folat pada pasien chronic kidney diease (CKD), Malang: Universitas Muhamadiyah.

Zhang Qiu-Li, Rothebacter, D., 2008, Prevelence of chronic kidney desease in population based studies: Systematic Review, Germany: BMC Public Health
Published
2020-02-01
How to Cite
Meriyani, H., SARTIKAWATI, N. K. A., & Putra, I. M. A. S. (2020). PENGARUH PENGGUNAAN ANTIANEMIA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK. Jurnal Ilmiah Medicamento, 5(2), 105-110. https://doi.org/10.36733/medicamento.v5i2.665