ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) RAWAT INAP DI SEBUAH RUMAH SAKIT DI BALI

  • Ni Putu Aryati Suryaningsih Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali
  • Mr. Eka Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali
  • Mrs. Winta Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali
  • Mrs. Apsari Universitas Bali Internasional
Keywords: drug related problems; penyakit ginjal kronik

Abstract

Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) memiliki risiko mengalami masalah-masalah terkait obat atau Drug Related Problems (DRPs). Penelitian bertujuan untuk mengetahui frekuensi dan jenis terjadinya DRPs pada pasien PGK stage 3,4, dan 5 rawat inap di sebuah Rumah Sakit di Bali serta mengetahui hal-hal yang menyebabkan terjadinya DRPs. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan dengan dua pendekatan yang berkesinambungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pada tahap kuantitatif dilakukan secara observasional dan tahap kualitatif melalui wawancara dengan tenaga kesehatan. Sebanyak 58 pasien yang diikuti secara prospektif, yang kemudian dikelompokkan ke dalam stage 3, 4 dan 5. DRPs tersering adalah Reaksi Obat yang Tidak Dikehendaki (ROTD) sebanyak 68,39% dan penyebab (causes) tersering adalah terkait pemilihan dosis sebanyak 38,55% dan terkait dengan asuransi sebesar 5,16%. Hal-hal yang mempengaruhi terjadinya DRPs yaitu kebijakan, ketersediaan obat, komunikasi, keterbatasan sumber daya, error atau kesalahan tidak disengaja, pengetahuan dan persepsi terhadap outcome. DRPs yang paling sering terjadi adalah (ROTD) dengan penyebab yang paling sering pemilihan dosis selain itu disebabkan karena pemilihan obat, bentuk sediaan obat dan proses penggunaan obat. Perlunya adanya farmasi di ruangan yang bertugas untuk melihat terapi dan obat-obatan yang diterima pasien.

Author Biographies

Ni Putu Aryati Suryaningsih, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali

Program Studi Farmasi Klinis

Mr. Eka, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali

Program Studi Farmasi Klinis

Mrs. Winta, Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali

Program Studi Farmasi Klinis

Mrs. Apsari, Universitas Bali Internasional

Program Studi Farmasi

References

Levey AS, Coresh J, Balk E, Kausz AT, Levin A, Steffes MW,et al. National kidney foundation practice guidelines for chronic kidney disease: evaluation, classification and stratification.Ann Intern Med. 2003;139:137-147

Manley HJ, Pai AB, Assimon MM, Baccchus S, Cardone KE. Medical-related problems in CKD [Internet]. ScienceDirect;2010 [cited 2011 14 april 2011] Available from:
http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1548559510001151

Petter WS. Improving medication safety in chronic kidney disease patients on dialysis through medication reconciliation. Adv in Chronic Kidney Dis. 2010; 17(5):413-419.

Churchwell MD, Mueller BA. Selected pharmacokinetic issues in-patient with chronic kidney disease. Blood Purif 2007; 25: 133-138.

Hasaan Y, Al-Ramahi RJ, Abd Aziz N, Ghazali R. Drug use and dosing in chronic kidney disease. Ann Acad Med Singapore 2009; 38: 1095-103.

Pharmaceutical Care Network Europe Foundation. 2003-2010. 2010; 14: 1-4

Blix HS, Viktil KK, Moger TA, Reikvam A. Use of renal risk drugs in hospitalised patients with impaired renal function - an underestimated problem. Nephrol Dial Transplant (2006) 21:3164-3171.

Grabe DW. Drug related problem in the end-stage renal disease population. Medscape Pharmacist. 2000;1(2)

Cipolle RJ, Strand LM, Moley PC. Identifying, resolving and preventing drug therapy problems: the pharmacist’s responsibility. in : pharmaceutical care practice. New York: McGraw-Hill;1998.p73-79

Blix HS, Viktil KK, Reikvam A, Moger TA, Hjemaas BJ, Pretsch P, et al. The majority of hospitalised patients have drug-related problems: results from a prospective study in general hospitals. Eur J Clin Pharmacol 2004 60: 651–658.

Kaboli PJ, Hoth AB, McClimon BJ, Schnipper JL. Clinical pharmacist and inpatient medical care a systematic review.Arch Intern Med. 2006;166:955-964

Tan CK, Ahaditomo, Prayitno A. Pelaksanaan pelayanan farmasi klinis. Dalam: Aslam M, Tan CK, Prayitno A, editors. Farmasi Klinis. Jakarta: PT Elex Media Komputindo;2003. p.17-19

Blix HS, Viktil KK, Reikvam A, Morger TA, Hjemaas BJ, Pretsch P, et al. The majority of hospitalized patients with have drug-related problem: results from a prospective study in general hospitals.Eur J Clin Pharmacol 2004 Okt 2; 60: 651-658.

Irawati S. Analisis masalah-masalah terkait obat (Drug Related Problem/DRPs) Pada pasien Penyakit Ginjal Kronik yang mengalami rawat Inap di Rumah Sakit Angkatan Laut DR Ramelan Surabaya [Tesis]. Indonesia. Universitas Surabaya; 2008.

Manley HJ, Cannella CA, Bailie GR. Medication related problems in ambulatory hemodialysis patients: a pooled analysis [abstract]. Am J Kidney Dis. 2005 Oktober; 46(4): 669-80.

Widiana IGR. Distribusi geografis penyakit ginjal kronik di bali: komparasi formula cockroft-gault dan formula modification of diet in renal disease. J Peny Dalam 2007 September ; 8(3):198-204

Taxis K, Barber N. Causes of intravenous medication errors: an ethnographic study. Qual Saf Health Care. 2003 Oktober ;12(5): 343–347.

Dean B, Schachter M, Vincent C, Barber N. Causes of prescribing errors in hospital inpatients: a prospective study. Lancet. 2002 April 20; 359 : 1373-78

Mahmoud MA. Drug Therapy Problems And Quality Of Life In Patients With Chronic Kidney Disease. [Tesis]. Malaysia. Universiti Sains Malaysia; 2010
Published
2019-09-30
How to Cite
Suryaningsih, N. P. A., Arimbawa, P. E., Wintariani, N. P., & Apsari, D. P. (2019). ANALISIS DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK) RAWAT INAP DI SEBUAH RUMAH SAKIT DI BALI. Jurnal Ilmiah Medicamento, 5(2), 76-81. https://doi.org/10.36733/medicamento.v5i2.433

Most read articles by the same author(s)