PERSENTASE KERASIONALAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT TK.II UDAYANA DENPASAR

  • Fitria Megawati Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: anak, antibiotik, demam tifoid, kerasionalan

Abstract

Demam tifoid merupakan suatu penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Menurut Hadinegoro (1999), insiden tertinggi demam tifoid terdapat pada anak-anak. Antibiotik merupakan terapi awal untuk penderita demam tifoid. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan menimbulkan dampak negatif. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid anak di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Tk.II Udayana Denpasar periode tahun 2013. Penelitian ini dikerjakan mengikuti rancangan deskriptif, data dikumpulkan secara retrospektif, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Tk.II Udayana Denpasar pada pasien demam tifoid anak pada periode tahun 2013. Data rekam medis dianalisis kerasionalan penggunaan antibiotik dengan 3 parameter yaitu tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Hasil penelitian dari 60 pasien didapatkan bahwa persentase kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid anak sebesar 30,00% dengan jumlah 18 pasien. Dapat disimpulkan bahwa persentase kerasionalan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid anak sebesar 30,00%.

Author Biography

Fitria Megawati, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Departemen Farmasi Sosial

References

Anonim, 2012, British National Formulary, edisi 56, London, Royal Pharmaceutical Society.

Aslam Mohamed, Tan Kaw C, Prayitno A, 2003, Farmasi Klinis (Clinical Pharmacy) Menuju Pengobatan Rasional dan Penghargaan Pilihan Pasien, PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta, 191-192.

Borong Meyta Fransiska, Kerasionalan Penggunaan Antibiotik pada Pasien Rawat Inap Anak Rumah Sakit M.M Dunda Limbto Tahun 2011, Gorontalo, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, (online), (ejurnal.fikk.ung.ac.id/index.php/FSC/article/download/78/31 diakses 09 Juli 2014)

Direktorat Bina Penggunaan Obat Rasional tentang Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan, 2008, Jakarta, Direktorat Jendral Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia, (online), (binfar.depkes.go.id/dat/lama/1276164586_MODUL%20_I.pd diakses 09 juli 2014)

Djatmiko M, Sugiyanti, Anas Y, Analisis Biaya dan Gambaran Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Demam Tifoid Rawat Inap di Puskesmas Tlogorsari Kulon Tahun 2007, Semarang, Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim Semarang, (online),(http://www.unwahas.ac.id/publikasiilmiah/index.php/ilmuFarmasidanklinik/article/view/820 diakses 09 Juli 2014)

Hadinegoro Sri Rejeki, 1999, Cermin Dunia Kedokteran, Masalah Multi Drug Resistance pada Demam Tifoid Anak,124-5, (online), (http://www. Multi Drug Resistance .go.id diakses 2 Januari 2014)

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 364/Menkes/SK/V/2006 tentang Pedoman Pengendalian Demam Tifoid, 2006, Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1197/SK/X/2009 tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit, 2009, Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Lacy. F Charles, Amstrong L.Lora, Goldman.P. Morton, Lance L. Leonard, 2009-2010, Drug Information Handbook, edisi 17, Lexicomp, Amerika

Mansjoer Arif, Suprohaita, Wardhani WI, Setiowulan, Wicaksono A, Hamsah, dkk., 2000, Kapita Selecta Kedokteran, edisi III jilid 2, Media Aesculapius FKUI, Jakarta, 432.

Nainggolan MCD, 2010, Tinjauan Pustaka tentang Status Gizi, Sumatra Utara, Fakultas Universitas Sumatra Utara, (online), (repository usu ac.id./…/chapter%2011.pdf diakses 16 Agustus 2014).

Notoatmodjo Soekidjo, 2010, Metodelogi Penelitian Kesehatan,PT Rikena Cipta, Jakarta, 124 – 125.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/Menkes/Per/III/2008/ tentang Rekam Medis, 2008, Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Santoso Henry, Kajian Rasionalitas Penggunaan Antibiotik pada Kasus Demam Tifoid yang di Rawat pada Bangsal Penyakit Dalam di RSUP Kariadi Semarang tahun 2006, Semarang, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, (online), (eprints.undip.ac.id/8069/1/Henry_Sanrtoso.pdf diakses 10 Januari 2014).

Soepardi Jane, Rosita R, Brahim R, Sitohang, Zulkamaen I, Sunaryadi, dkk., 2010, Profil Kesehatan Indonesia 2010, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 57 (online), (www.depkes.go.id/.../PROPIL_KESEHATAN_INDONESIA_2010.pdf diakses 30 Desember 2013).

Syarif Amir, Estuningtyas, Setiawati, Azalia A, Bahry B, Suyatna FD, dkk., 2007, Farmakologi dan Terapi, Edisi 5, Gaya Baru, Jakarta, 587 - 606.

Tan Hoan Tjay dan Kirana R, 2007, Obat-Obat Penting Khasiat, Penggunaan dan efek Sampingnya, Cetakan Ke-1, PT Alex Media Komputindo Kelompok Gramedia, Jakarta, 65-70; 71-85; 146.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, 2009, Jakarta: Presiden Republik Indonesia.

Widyasih Shinta Amalia, 2011, Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pediatri Penderita Demam Tifoid di Instalasi Rawat Inap RSUD Purbalingga Tahun 2009, Fakultas Farmasi Univeritas Muhamadyah Purokerto, Purwokerto, (online), (jhptump-a-shintaamal-390-3-babiii.pdf diakses 09 Juli 2014)

Wilianti Novi Praktika, 2009, Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada PASIEN Infeksi Saluran Kemih Pada Bangsal Penyakit Dalam di RSUP Dr Kariadi Semarang Tahun 2008, Semarang, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang, (online), (http://eprints.undip.ac.id/8075/1/Novi_Pratikta_Wilianti.pdf diakses 14 Juli 2014)

WHO, 2003, The Diagnosis, Treatment and Prevention of Typhoid Fever, World HealthOrganization, (online), (whqlibdoc.who.int/hq/2003/WHO_V&B_03.07.pdf diakses 30 Desember 2013)
Published
2020-04-02
How to Cite
Megawati, F. (2020). PERSENTASE KERASIONALAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DEMAM TIFOID ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT TK.II UDAYANA DENPASAR. Jurnal Ilmiah Medicamento, 1(1), 26-32. https://doi.org/10.36733/medicamento.v1i1.723