PENILAIAN 4 DIMENSI PADA KUALITAS HIDUP PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II (E 14.9) DI RUMAH SAKIT UMUM ARI CANTI PERIODE 2018

  • Fitria Megawati Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Mr. Tangkas Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: diabetes melitus tipe II; kualitas hidup; WHOQoL-BREF

Abstract

Diabetes Melitus merupakan kondisi yang ditandai oleh hiperglikemia akibat ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan glukosa darah untuk energi. (American Diabetes Association, 2018). Diabetes Melitus akan menyertai seumur hidup sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita. Kualitas hidup merupakan persepsi individu mengenai posisinya dalam konteks budaya dan sistem nilai pada tempat individu tersebut hidup dan hubungannya dengan tujuan, harapan, standar dan fokus hidupnya (WHO, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup penderita Diabetes Melitus Tipe II yang melakukan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Ari Canti ditinjau dari 4 dimensi penilaian kualitas hidup. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling dan menggunakan instrument berupa kuisioner dengan 26 item pertanyaan yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas hidup penderita DM yang diperoleh dari WHO QoL-BREF. Dari penelitian yang telah dilakukan pada 100 responden, diperoleh hasil bahwa rata-rata responden merasa kualitas hidupnya sedang serta merasa keadaan kesehatannya sedang. Ditinjau dari dimensi kesehatan fisik, dimensi psikologis, dimensi hubungan sosial dan dimensi lingkungan rata-rata responden penderita DM yang melakukan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Ari Canti memiliki kualitas hidup yang sedang.

Author Biographies

Fitria Megawati, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Departemen Farmasi Sosial

Mr. Tangkas, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi DIII Farmasi

References

American Diabetes Association Standards of Care. 2018. https://diabetesed.net/wpcontent/uploads/2017/12/2018- ADA-Standards-of-Care.pdf. Diakses pada tanggal 8 Februari 2019
Angriyani, D. 2008. Kualitas Hidup pada Orang dengan Penyakit Lupus Erythematotus (Odapus). Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Tidak Dipublikasikan.

Astuti, N., Syamsiatun, N. & Suryani, I. 2015. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di rumah sakit umum daerah Panembahan Senopati Bantul, Jurnal Nutrisia. 17 (1) 10-16.

Azwar, Saifuddin. 2004. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Chaer, Abdul.1993. Gramatika Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Coffman, M.J. 2008. Effects of tangible social support and depression on diabetes self-efficacy. Journal of Gerontological Nursing

Departemen Kesehatan RI. 2005. Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Diabetes Mellitus. Direktorat Jendral: Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik.

Ernawati, 2013. Penatalaksanaan Keperawatan Diabetes Melitus Terpadu. Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media.

Gautam, Y., Sharma, A. K., Agarwal, A. K., Bhatnagar, M. K., Trehan, R. R. (2009). A cross sectional study of QOL of diabetic patients at tertiary care hospital in Delhi.Indian Journal Community Medicine.34 (4), 346-350 http://www.ijcm.org.in/article.asp?issn=09700218;year=2009;volume=34;issue=4; spage. Diakses 10 Juni 2019

Hartono, R. 2012. Hubungan asupan serat larut (soluble dietary fiber) dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus tipe II pasien rawat jalan di RSUD Dr. Rubini Mempawah Kalimantan Barat. http://old.fk.ub.ac.id. Diakses pada tanggal 12 Juni 2019

Herdianti, 2017, Determinan Kualitas Hidup Penderita DM Tipe 2 Di RSUD Ajjappange, Journal Endurance, 2(2), 74–80.

Hidayat, A. 2009. Metode Penelitian Keperawatan dan Tekhnik. Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Kemenkes Ri. 2018. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang.

Kerner, W. and Bruckel, J. 2014. Definition, Classification and Diagnosis ofDiabetes Mellitus.Exp Clin Endocrinol Diabetes, 122(07), pp.384-386.

Khalid, W., Rozi, S., Ali, T. S., Azam, I., Mullen, M. T., Illyas, S., Nisa, Q. U., Soomro, N. & Kamal, A. K. 2016. Quality of life after stroke in pakistan: BMC Neurology. 16(250).

Kurniawan, Y., Hana, R., dan Ida, M., 2008. Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Cianjur, Vol. 10, No. VXIII, Halaman 86.

Lin, X., Shang, Y., Ten, S., Liu, H. & Han, L. 2015. Relationship between perceived social support and quality of life among kidney transplant recipients, GSTF Journal of Nursing and Health Care. 3 (1) 105-110.

Melina, Dian Kusumadewi. 2011. Peran Stresor Harian, Optimesme dan Regulasi Diri terhadap Kualitas Hidup Individu dengan Diabetes Mellitu Tipe 2. PSOKOISLAMIKA.Jurnal Psikologi Islam. Vol.8. no. 1

Mabsusah. 2016. Kualitas hidup (quality of life) pasien diabetes mellitus di RSUD DR. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan Madura [Skripsi]. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku.Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. 2012, Metodelogi Penelitian Kesehatan, Edisi Revisi, Rineka Cipta, Jakarta. Indonesia.

Ozougwu, O. 2013. The pathogenesis and pathophysiology of type 1 and type 2diabetes mellitus. J. Physiol. Pathophysiol. 4(4), pp. 46-57.

PERKENI. 2015. Konsesus dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Indonesia. Jakarta
Putri, M. A. 2009. Kebahagiaan dan Kualitas Hidup Penduduk Jabodetabek (Studi pada Dewasa Muda Bekerja dan Tidak Bekerja) Skripsi. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Sandjaya. Esther J, Delwien. 2018. Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Masyarakat Karubaga District Sub District Tolikara Propinsi Papua. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan:Volume 1

Sekarwiri, E. 2008. Hubungan antara kualitas hidup dengan sense of community pada warga DKI jakarta yang tinggal di daerah rawan banjir. Diakses pada 10 Juni 2019

Sekarwiri, E. 2008. Hubungan antara kualitas hidup dengan sense of community pada warga DKI jakarta yang tinggal di daerah rawan banjir. Diakses pada 15 Juni

Silaban R.L. 2013. Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Endokrin RSUD Dr. Pirngadi Medan.Skripsi. Medan. Fakultas Keperawatan USU

Smelltzer & Bare. 2002. Buku ajar keperawatan medical bedah-Brunner & Suddarth. Jakarta: EGC

Sousa, dkk. 2016. New Measure of Diabetes Self - care Agency, Diabetes Self-efficacy, dan Diabetes Self - Management for Insulin-treated Individual with Type 2 Diabetes. Journal of Clinical Nursing, 18, 1305-1312

Suardana Ketut. Rasdini, Ari., Kusmarjathi, Ketut. 2015. Hubungan dukungan social keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Denpasar Selatan. Jurnal Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Denpasar.

Suiraoka I, P,. 2012. Penyakit degeneratif, mengenal, mencegah, mengurangi risiko 9 penyakit degeneratif. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sunjaya, I. N. 2009. Pola konsumsi makanan tradisional Bali sebagai faktor risiko diabetes melitus tipe 2 di Tabanan. Jurnal Skala Husada

Trisnawati. 2013. Faktor Risiko Kejadian Diabetes mellitus Tipe 2 di Puskesmas Kecamatan cengkareng Jakarta Barat, Jurnal Ilmiah kesehatan Vol.5, No.1, http://lp3m.thamrin.ac.id/upload/artikel%202.%20vol%205%20no%201_ shara.pdf, Diakses tanggal 10 Juni 2019

Utami, D. T., Karim, D & Agrina. 2014. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus dengan Ulkus Diabetikum.Universitas Riau. JOM PSIK VOL. 1

Vitaliano, P. P., Scanlan, J. M., Krenz, C., & Fujimoto, W. 1996. Insulin and glucose: Relationship with hassless, anger and hostility in nondiabetic older adults. Psychosomatic Medicine, 58, 489-499

WHO. 2012. Scoring and Coding for the WHOQOL HIV Instruments. [Online] World Health Organization. Available at: http://www.who.int/mental_health/ publications/whoqol/en/ [Accessed 28 Februari 2019].

World Health Organization. 2018. Available at : (https://www.who.int/mediacentre/ factsheets/fs138/en/). Diakses pada tanggal 8 Februari 2019

World Health Organization, 1996. WHOQoL-BREF, Introduction Administration Scoring an Generic Version of The Assessment, Field Trial Version, diakses pada 1 Maret 2019 .
Published
2019-09-30
How to Cite
Megawati, F., & Suwantara, I. P. T. (2019). PENILAIAN 4 DIMENSI PADA KUALITAS HIDUP PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELITUS TIPE II (E 14.9) DI RUMAH SAKIT UMUM ARI CANTI PERIODE 2018. Jurnal Ilmiah Medicamento, 5(2), 88-96. https://doi.org/10.36733/medicamento.v5i2.435