GAMBARAN WAKTU TUNGGU DAN IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN OBAT ATAS RESEP DOKTER DI PUSKESMAS KOTA DENPASAR

  • Made Krisna Adi Jaya Universitas Bali Internasional
  • Dewi Puspita Apsari Universitas Bali Internasional
Keywords: identifikasi faktor, lama waktu tunggu, pelayanan kefarmasian, puskesmas

Abstract

Menunggu merupakan suatu aktivitas yang seringkali menimbulkan perasaan yang tidak nyaman dan stress, khususnya dalam pelayanan kesehatan. Pasien yang datang ke sarana pelayanan kesehatan seperti puskesmas, menginginkan suatu sistem pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas tanpa harus menunggu dalam waktu yang lama. Perlu dilakukan observasi lama waktu tunggu pelayanan obat atas resep dokter serta identifikasi faktor-faktor penyebab lama waktu tunggu di Puskesmas, karena puskesmas merupakan sarana kesehatan tingkat pertama di era JKN. Pendekatan studi kualitatif observasional dilakukan untuk mendapatkan gambaran waktu tunggu pelayanan obat atas resep dokter di puskesmas-puskesmas Kota Denpasar serta identifikasi faktor penyebab lama waktu tunggu pelayanan tersebut. Rata-rata waktu tunggu pelayanan obat atas resep dokter adalah 7 menit untuk resep racikan dan 4 menit untuk resep non-racikan. Sejumlah 424 resep racikan dan non-racikan telah observasi, hanya 32,74% resep non racikan dan 7,96% resep racikan yang memenuhi standar. Faktor-faktor yang mempengaruhi lama waktu tunggu pelayanan resep di Puskesmas Kota Denpasar diantaranya faktor kurangnya asisten apoteker, tidak adanya apoteker yang bertugas, faktor dokter interhensip, faktor manajemen persediaan farmasi, dan faktor instrumen yang digunakan dalam melakukan pelayanan kefarmasian. Waktu tunggu pelayanan resep di puskesmas belum sesuai dengan SOP yang ditetapkan oleh puskesmas tersebut. Permasalahan lama waktu tunggu tersebut disebabkan oleh 3 faktor utama yaitu faktor SDM, metode, dan manajemen.

Author Biographies

Made Krisna Adi Jaya, Universitas Bali Internasional

Program Studi Farmasi Klinis

Dewi Puspita Apsari, Universitas Bali Internasional

Program Studi Farmasi Klinis

References

Permenkes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta.

Perpres RI. 2014. Peraturan Presiden Republik Indonesia no 32 tahun 2014 Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Milik Pemerintah Daerah. Jakarta.

Permenkes RI. 2016. Permenkes RI Nomor 74 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Jakarta

Permenkes RI. 2016. Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jakarta.

Ryan, G. and Valverde, M. 2003. Waiting Online: A Review and Research Agenda. Internet Research. 13(3):195-205.

Sastroasmoro S. dan Ismael S. 2011. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi 4. Sagung Seto : Jakarta. 167-186.
Published
2018-09-29
How to Cite
Jaya, M. K. A., & Apsari, D. P. (2018). GAMBARAN WAKTU TUNGGU DAN IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN OBAT ATAS RESEP DOKTER DI PUSKESMAS KOTA DENPASAR. Jurnal Ilmiah Medicamento, 4(2), 94-99. https://doi.org/10.36733/medicamento.v4i2.861