Pengaruh Perbedaan Konsentrasi HPMC Sebagai Gelling Agent Pada Sediaan Masker Gel Peel Off Ekstrak Kulit Buah Lemon (Citrus limon L.) Dan Uji Aktivitas Antioksidan Dengan Metode DPPH
DOI:
https://doi.org/10.36733/usadha.v5i2.14841Kata Kunci:
Aktivitas Antioksidan, Citrus limon L., DPPH, Hydroxypropyl methylcellulose (HPMC), Masker gel peel offAbstrak
Radikal bebas dapat memicu stres oksidatif yang menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi terhadap percepatan proses penuaan kulit. Kulit buah lemon (Citrus limon L.) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder, termasuk flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin, yang berpotensi memberikan aktivitas antioksidan. Ekstrak kulit buah lemon dapat diformulasikan dalam bentuk masker gel peel-off, dengan karakteristik fisik sediaan yang dipengaruhi oleh jenis dan konsentrasi gelling agent, termasuk hydroxypropyl methylcellulose (HPMC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi HPMC terhadap karakteristik fisik masker gel peel-off ekstrak kulit buah lemon serta menentukan aktivitas antioksidan ekstrak menggunakan metode DPPH. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, lalu dilakukan skrining fitokimia secara kualitatif dan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Ekstrak kemudian diformulasikan menjadi masker gel peel-off dengan variasi konsentrasi HPMC sebesar 3%, 4%, dan 5%. Evaluasi karakteristik fisik sediaan meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, waktu mengering, daya sebar, dan daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak yang diperoleh sebesar 12,12%. Skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin. Nilai IC₅₀ vitamin C dan ekstrak kulit buah lemon masing-masing sebesar 7,18 ± 0,30 ppm dan 69,64 ± 7,24 ppm. Variasi konsentrasi HPMC memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya sebar (p = 0,049), tetapi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pH, viskositas, waktu mengering, maupun daya lekat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah lemon memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dan berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi masker gel peel-off, sedangkan variasi konsentrasi HPMC terutama memengaruhi karakteristik daya sebar sediaan
Referensi
[1]. Yusharyahya SN. Mekanisme penuaan kulit sebagai dasar pencegahan dan pengobatan kulit menua. eJournal Kedokt Indones. 2021;9(2):150. doi:10.23886/ejki.9.49.150.
[2]. Hashim SHR, Mufidah DE, Riyanto EA, Priastuti E, Sari NA. Peningkatan pemahaman tentang bahaya sinar UV matahari terhadap kulit pada masyarakat. [nama jurnal belum tersedia]. 2023;2(2).
[3]. Trisnawarman, Fahrizal F, Ashari E, Rahayu S, Susilo MH, Kurnia AD. Profil kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Palembang: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan; 2022.
[4]. Widiasriani AP, Udayani NNW, Triansyah GAP, Dewi NPEMK, Wulandari NLWE, Prabandari AASS. Peran antioksidan flavonoid dalam menghambat radikal bebas. J Syifa Sci Clin Res. 2024;6(2).
[5]. Christian YE. Skrining fitokimia dan pengujian aktivitas antioksidan ekstrak kulit lemon (Citrus limon L.) dengan metode DPPH. J Farmamedika. 2024;9(2):229-236. doi:10.47219/ath.v9i2.358.
[6]. Yasir AS, Suryaneta S, Fahmi AG, Saputra IS, Hermawan D, Berliyanti RT. Formulasi masker gel peel-off berbahan ekstrak biji kopi robusta (Coffea canephora) khas Lampung. Maj Farmasetika. 2022;7(2):153. doi:10.24198/mfarmasetika.v7i2.37312.
[7]. Hasibuan NE, Azka A, Basri, Mujiyanti A. Aktivitas antioksidan dan karakteristik masker gel peel off dari ekstrak daun mangrove (Avicennia marina). J Pengol Hasil Perikan Indones. 2024;27(9):872-883. doi:10.17844/jphpi.v27i9.52083.
[8]. Nisa NA, Purnomo Y, Widyaningrum I. Peran gelling agent HPMC (Hydroxy Propyl Methyl Cellulose) terhadap sifat fisikokimia sediaan gel dengan bahan aktif oleanolic acid. J Bio Komplementer Med. 2022;9(2).
[9]. Auliasari N, Siarumtias FF. Formulasi dan evaluasi gel antioksidan fraksi ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantiifolia (Christm.) Swingle). Pharmacy. 2020;17(2):407-414. doi:10.30595/pharmacy.v17i2.8514.
[10]. Febriani Y, Ikhsan EA, Ardyati S. Analisis fitokimia dan karakterisasi senyawa antosianin ubi jalar ungu (Ipomea batatas) sebagai bahan dasar lulur hasil budidaya daerah Jenggik Lombok. Sinteza. 2021;1(1):1-6. doi:10.29408/sinteza.v1i1.3207.
[11]. Paendong ARM, Fatimawali, Lebang JS. Karakterisasi ekstrak etanol kulit buah lemon suanggi (Citrus limon L.). Pharmacon. 2022;11(1):1302-1308. doi:10.35799/pha.11.2022.39141.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Putri Wulandari, Gery Febriyanto, Yulia, Afni Panggar Besi, Istiqomah Saputri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.