Formulasi dan Uji Mutu Fisik Sediaan Cream Blush Ekstrak Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis) Dengan Variasi Konsentrasi Beeswax

Penulis

  • Ni Nyoman Yudianti Mendra Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Komang Priskila Adelia Silvy Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Made Agus Sunadi Putra Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Kata Kunci:

beeswax, buah naga merah (Hylocereus costaricensis), cream blush, pengental

Abstrak

Bahan pewarna yang terbuat dari bahan alam seperti buah naga merah (Hylocereus costaricensis) dapat digunakan dalam formulasi kosmetik seperti Blush on, lipstick, eyeshadow, dan lain-lain. Blush on memiliki beberapa konsistensi misalnya cair, krim, padat/cake dan bubuk/powder. Beberapa faktor yang mempengaruhi stabilitas fisik dari cream blush adalah viskositas atau kekentalan. Salah satu bahan yang dapat meningkatkan viskositas dan memiliki fungsi sebagai pengental adalah beeswax (cera alba). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi beeswax pada sediaan  cream blush ekstrak buah naga merah (H.costaricensis) yang memiliki mutu fisik yang sesuai dengan sediaan sejenis di pasaran. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi beeswax pada sediaan cream blush ekstrak buah naga merah (H.costaricensis) dengan konsentrasi 10% (FI), 15% (FII), dan 20% (FIII). Uji mutu fisik meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, dan daya sebar sediaan yang dibandingkan dengan cream blush yang tersedia di pasaran. Hasil menunjukkan bahwa ketiga formula memiliki mutu fisik yang baik. Namun jika dibandingkan dengan sediaan sejenis yang beredar di pasaran, FI yang mendekati dengan hasil uji mutu fisik sediaan sejenis di pasaran dengan konsentrasi beeswax 10%. 

Referensi

[1] Samber, L. N., Semangun, H., & Prasetyo, B. (2013). Karakteristik Antosianin Sebagai Pewarna Alami. 10(03), 1–4. http://dx.doi.org/10.1016/S0378-8741(00)00223-3%0A

[2] Nurfitriana, D., Purwanti, L., & Aryani, R. (2019). Prosiding Farmasi Formulasi Cream blush Menggunakan Pewarna Alami Umbi Bit (Beta Vulgaris .L). Prosiding Farmasi, 5(1), 7–13. https://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/farmasi/article/view/14467/pdf

[3] Chairunnisa, Desnita, R., & Anastasia, D. S. (2021). Potensi Penggunaan Beeswax dalam Lipcare. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfarmasi/article/view/48400

[4] Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Quinn, M. E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients (R. C. Rowe, P. J. Sheskey, & M. E. Quinn (eds.); 6th ed.). Pharmaceutical Press. http://ebook.poltekkestasikmalaya.ac.id/2020/08/27/handbook-of-pharmaceutical-excipients/

[5] Widayanti, A., Sarteka, F., & Sutyasningsih. (2014). Pengaruh Peningkatan Konsentrasi Cera Alba sebagai Wax terhadap Nilai Viskositas Lipgloss Sari Buah Bit (Beta vulgaris L.). Jurnal Farmasains, Fakultas Farmasi Dan Sains UHAMKA. Jakarta., 4(2), Hlm. 159-164.

[6] Tchienou, G. E. D., Tsague, R. K. T., Pega, T. F. M., Bama, V., Bamseck, A., Sokeng, S. D., & Ngassoum, M. B. (2018). Multi-response optimization in the formulation of a topical cream from natural ingredients. Cosmetics, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.3390/cosmetics5010007

[7] Hasri, Dina U, & Sukma, H. (2021). Penambahan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus)sebagai pewarna alami pada pembuatan nugget ikan bandeng (Chanos-chanos). (Vol. 21, Issue 1). https://ppnp.e-journal.id/agrokompleks

[8] Irwanti, D. (2018). Perbandingan Konsentrasi Formulasi Blush On Menggunakan Ekstrak Buah Naga Daging Supermerah (Hylocereus lemairei Hook. Britton & Rose) sebagai Pewarna Alami. http://repo.poltekkes-medan.ac.id/xmlui/handle/123456789/3965

[9] Kwartiningsih, E., Prastika K, A., & Triana, D. L. (2016). Ekstraksi dan Uji Stabilitas Antosianin dari Kulit Buah Naga Super Merah ( Hylocereus costaricensis ). 1–7.

[10] Priska, M., Peni, N., Carvallo, L., & Ngapa, Y. D. (2018). Review : Antosianin dan Pemanfaatannya. Cakra Kimia, 6(2), 79–97.

[11] Butar-Butar, M. E. T., Sianturi, S., & Fajar, F. G. (2022). Formulasi dan Evaluasi Blush on Compact powder Ekstrak Daging Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai Coloring Agent. Majalah Farmasetika, 8(1), 27. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v8i1.40591

[12] Dewatisari, W. F. (2020). Perbandingan Pelarut Kloroform dan Etanol terhadap Rendeman Ekstrak Daun Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata prain.) Menggunakan Metode Maserasi. Jurnal Biologi, Fakultas Sains Dan Teknologi, UIN Alaudin Makassar, 128–132. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb/

[13] Purwaniati, P., Arif, A. R., & Yuliantini, A. (2020). Analisis Kadar Antosianin Total pada Sediaan Bunga Telang (Clitoria ternatea) dengan Metode pH Diferensial Menggunakan Spektrofotometri Visible. Jurnal Farmagazine, 7(1), 18. https://doi.org/10.47653/farm.v7i1.157

[14] Senduk, T. W., Montolalu, L. A. D. Y., & Dotulong, V. (2020). Rendemen Ekstrak Air Rebusan Daum Mangrove Sonneratia alba. Jurnal Perikanan Dan Kelautan Tropis, 11(1), 9. https://doi.org/10.35800/jpkt.11.1.2020.28659

[15] Inaeni, R. A. S., Tuslinah, L., & Suhendy, H. (2021). Uji Stabilitas Kopigmentasi Asam Sitrat Antosianin Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga Merah (Hypomeres Caesariensis) pada Berbagai pH dan Temperatur. Journal of Pharmacopolium, 1(2), 62–68. http://repository.stikes-bth.ac.id/1440/9/Rizka Akmalia_Poster.pdf

[16] Chandra, D., & Fitria. (2019). Formulasi Sediaan Gel , Krim , Gel-Krim Ekstrak Biji Kopi (Coffea arabica L.) sebagai Antiselulit. JIFI, 2(2), 45–50.

[17] Lumentut, N., Jaya Edy, H., & Melindah Rumondor, E. (2018). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Buah Pisang Goroho ( Musa acuminafe L .) Konsentrasi 12 . 5 % Sebagai Tabir Surya. Jurnal MIPA, 9(2), 42–46.

Unduhan

Diterbitkan

30-04-2026