Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Bunga Kenop (Gomphrena globosa Linn.) Dengan Metode Brine Shirp LethalIty Test (BSLT)
DOI:
https://doi.org/10.36733/usadha.v5i2.14789Kata Kunci:
Brine Shirp LethalIty Test (BSLT),, Bunga Kenop (Gomphrena globosa Linn.), Lethal Concentration (LC)50Abstrak
Perkembangan dunia kesehatan dengan penggunaan obat terus mendorong eksplorasi senyawa bioaktif dari bahan alam. Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan adalah bunga kenop (gomphrena globosa Linn.). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi toksisitas ekstrak etanol bunga kenop (G.globosa) berdasarkan nilai LC50 menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Proses pengumpulan data melalui hasil pengujian laboratorium, dan studi literatur. Sampel bunga kenop (G.globosa) diperoleh dari petani di wilayah Sanur, Denpasar, Bali. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 80%, dilanjutkan dengan skrining fitokimia untuk mengidentifikasi keberadaan flavonoid. Pengujian toksisitas dilakukan menggunakan larva Artemia salina, kemudian data mortalitas dianalisis dengan metode probit dan persamaan regresi linear untuk menentukan nilai LC50. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga kenop (G.globosa) positif mengandung flavonoid. Persamaan regresi yang diperoleh adalah y = 13589x+1 .7924 dengan koefisien korelasi (R2) sebesar 0. 9707 dan nilai LC50 sebesar 228.620 µg/mL . Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol bunga kenop (G.globosa) menunjukkan efek toksik terhadap Artemia salina dan termasuk dalam kategori toksik berdasarkan metode BSLT. Hasil ini menunjukkan adanya aktivitas biologis pada ekstrak dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut mengenai potensi farmakologis serta aspek keamanannya.
Referensi
[1]. Adiyasa MR, Meiyanti M. Pemanfaatan obat tradisional di Indonesia: distribusi dan faktor demografis yang berpengaruh. J Biomedika Kesehat. 2021;4(3):130–138. doi:10.18051/JBiomedKes.2021.v4.130-138.
[2]. Cahyaningsih E, Dewi NLKAA, Yuda PESK, Irlangga IGNAAST. Penentuan kadar total flavonoid pada ekstrak bunga kenop (Gomphrena globosa L.) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Usadha J Integr Obat Tradis. 2025;4(3):98–102.
[3]. Kurniawan H, Ropiqa M. Uji toksisitas ekstrak etanol daun ekor kucing (Acalypha hispida Burm.f.) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). J Syifa Sci Clin Res. 2021;3(2):52–62.
[4]. Puspita Sari DRA. Uji toksisitas ekstrak etanol 96% daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers) terhadap Artemia salina Leach. dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). J Pharmactive. 2024;3(1):8–15.
[5]. Lestari KS, Widiati AU, Istiqomah AN. Pengaruh toksisitas akut ekstrak etanol rimpang pacing (Costus speciosus) pada embrio zebrafish (Danio rerio). Indones J Herb Sci Innov. 2025;1(1):45–59. doi:10.64673/ijherbsi.v1i1.2.
[6]. Książkiewicz M, Karczewska M, Nawrot F, Grabowska K, Szymański M, Cielecka-Piontek J, et al. Edible flowers as bioactive food ingredients with antidiabetic potential: a study on Paeonia officinalis L., Forsythia × intermedia, Gomphrena globosa L., and Clitoria ternatea L. Plants. 2025;14(16):2603. doi:10.3390/plants14162603.
[7]. Araque Gelves DI, de Andreoli Souza GC, Hernandez Tasco AJ, Salvador MJ. Ethnomedicinal uses, phytochemistry, pharmacological activities, and toxicology of the subfamily Gomphrenoideae (Amaranthaceae): a comprehensive review. Chem Biodivers. 2025;22(9). doi:10.1002/cbdv.202500530.
[8]. Bujak T, Zagórska-Dziok M, Ziemlewska A, Nizioł-Łukaszewska Z, Lal K, Wasilewski T, et al. Flower extracts as multifunctional dyes in the cosmetics industry. Molecules. 2022;27(3):922. doi:10.3390/molecules27030922.
[9]. Hasibuan AS, Edrianto V, Purba N. Skrining fitokimia ekstrak etanol umbi bawang merah (Allium cepa L.). J Farmasimed. 2020;2(2):45–49. doi:10.35451/jfm.v2i2.357.
[10]. Sagala VZ, Ridwanto, Daulay AS, Pulungan AF. Toxicity test using the BSLT method and antibacterial test against Staphylococcus aureus and Escherichia coli of the extract and fractions of karamunting leaves (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.). J Pharm Sci. 2025;8(1):603–625. doi:10.36490/journal-jps.com.v8i1.823.
[11]. Haryanto, Ashara RA, Ode NF, Syahrani A, Abni NA, Sandrina NN, et al. Penentuan nilai LC50 dan kategori toksisitas ekstrak etanol akar trembesi (Albizia saman) melalui analisis probit. J Penelit Nusant. 2026;2(7):1301–1306. doi:10.59435/menulis.v2i7.1439.
[12]. Karim FY, Kawung NJ, Wagey BT. Uji toksisitas dari ekstrak lamun jenis Thalassia hemprichii dari perairan Kalasey dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test. J Pesisir Laut Trop. 2019;7(3):265–270. doi:10.35800/jplt.7.3.2019.26017.
[13]. Hamiduzzaman M, Azam ATMZ. Antimicrobial, antioxidant and cytotoxic activities of Gomphrena globosa (L.). Bangladesh Pharm J. 2012;15(2):183–185.
[14]. Susilaningrum DF, Fajarwati D, Wijayanti N. Antioxidant potential and cytotoxic assay of ethanol extract of Gomphrena globosa L. flower. AIP Conf Proc. 2020;2260(1):040010.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Made Darmawan, Erna Cahyaningsih, I Wayan Surya Rahadi, Putu Era Sandhi Kusuma Yuda, Gede Agus Ari Tirtayasa, Ni Luh Kade Arman Anita Dewi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.