KAJIAN MISKONSEPSI DALAM MATERI FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI TUMBUHAN PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA TAHUN PELAJARAN 2010/2011

  • Gusti Ayu Dewi Setiawati Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: misconception, photosynthesis, respiration, plant

Abstract

Misconception can be happened in various kinds of academician level. Biology student teacher also can have misconception problem. This situation needs concern, because student teacher plays important role to teach the correct concept while become a teacher.

This study aimed at describing the misconception of student in Biology Education Department at Ganesh University of Education that located in Singaraja, on photosynthesis and plant respiration subject. The aim of this research operationally was to describe: (1) student misconception, (2) the cause of student misconception in photosynthesis and plant respiration concepts.

This study is a qualitative research conducted at Biology Education Department by involving some informants which consisted of 24 students from the B class of sixth semester. The study used observation, interview and study documentation as the methods of data collection and the implementation adapted to the needs and condition in the field to ascertain more accurate data from the supporting sources.

The results were as follow: (1) the student misconception profile was varied, on the misconception average 47,36%, (2) the cause of student misconception was dominantly come from themselves, on the average 96,80% and form the book on the average 3,20%. The general conclusion of this study was that, the misconception profile of student from the B class of sixth semester in Biology Education Department at Ganesh University of Education about photosynthesis and plant respiration was varied. This proved that student had many conceptions about a concept, although the subject has been learned. The average of student misconception was 47,36%. The cause was dominantly come from themselves. It is suggested and recommended the student to improve their concept understanding in order to eliminate their misconception. The effort that can be used by the student, e. g. make discussions, study regularly, and make assignment from the lecturer seriously to change student misconception become scientific conception.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisendjaja, Yusuf, dkk. (2007). Identifikasi Kesalahan dan Miskonsepsi Buku Teks Biologi SMU. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Universitas Pendidikan Indonesia.

Amir, Ruth dan Pinchas Tamir. The Light and Dark Reactions of Photosynthesis- Terminology as a Source of Misconceptions. Paper. Disajikan pada Seminar Internasional “Misconceptions and Educational Strategies in Science and Mathematics” Fakultas Pendidikan, Universitas Cornell, Tanggal 1-4 Agustus 1993 di New York.

Aryantha, I K. Darsika. (2009). Profil Perubahan Konseptual pada Pembelajaran IPA Kelas VIII B1 SMP Negeri 1 Singaraja Tahun Ajaran 2008/2009 (Studi Kasus Pada Pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Singaraja). Skripsi (tidak diterbitkan). Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta: BSNP.

Dahar, Ratna Wilis. (1988). Teori-Teori Belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Dikmenli, Musa. (2010). Misconception of Cell Division Held by Student Teacher in Biology: A Drawing Analysis. Academic Journals Scientific Research and Essay. Volume 5 (2), pp. 235-247. ISSN 1992-2248.

Driver, Rosalind, dkk. (1994). Making Sense of Secondary Science; Research to Children’s Idea. London: Routledge.

Drogemuller, Richard. (1994). Evaluation of A Two-Tier Multiple Choice Test Assessing Prior Concepts of Photosynthesis. Thesis (unpublished). Kent Town: University of South Australia.

Handayani, Retno Dwi. (2007). Pelaksanaan Pembelajaran Biologi pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan di Kelas X Imersi SMA Negeri 2 Semarang Tahun Ajaran 2006/2007. Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Haryana, K. (2007). Sekolah Bertaraf Internasional. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi khusus 11 tahun ke- 13.

Hüseyin, K. dan K. Sabri. (2007). Secondary School Students’ Misconceptions About Simple Electric Circuits. Journal of Turkish Science Education. Volume 4 Issue 1.

Keles, Esra dan Finar Kefeli. (2010). Determination of Student Misconceptions in Photosynthesis and Respiration Unit and Correcting Them With The Help of CAI Material. Procedia Social and Behavioral Sciences. Volume 2: 3111-3118.

Kose, Sacit. (2008). Diagnosing Student Misconceptions: Using Drawing as a Research Method. World Applied Sciences Journal. Volume 3 (2): 283- 293. ISSN 1818-4952.

Kucuk, Mehmet, dkk.(2005). Turkish Primary School Student’s Alternative Conceptions About Work, Power, and Energy. Journal of Physic Teacher Education Online. Volume 3(2): 22-28.

Moleong, L. J. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdikarya.

Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2005. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Pradana, I Gede Yokta. (2009). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Singaraja Tahun Ajaran 2008/2009. Skripsi (tidak diterbitkan). Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Purba, Janulis P. dan Ganti Depari. (2008). Penelusuran Miskonsepsi Mahasiswa Tentang Konsep Dalam Rangkaian Listrik Menggunakan Certainty Of Response Index (CRI) dan Interview. Laporan Penelitian Mandiri (tidak diterbitkan). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Rowlands, S., dkk.( 2004). Misconception of Force: Spontaneous Reasoning or Well Performed Ideas Prior to Instruction. Proceedings of the British Society for Research into Learning Mathematics. Volume 24. 51-56.

Rybarczyk, Brian J., dkk. (2007). A Case- Based Approach Increases Student Learning Outcomes and Comprehension of Cellular Respiration Concepts. The International Union of Biochemistry and Molecular Biology, Biochemistry and Molecular Biology Education Journal. Volume 35, No. 3, pp. 181–186.

Sadia, I. W. (1997). Efektifitas Strategi Konflik Kognitif dalam Mengubah Miskonsepsi Siswa (Suatu Studi Eksperimental dalam Pembelajaran Konsep Energi, Usaha, Gaya Gesekan di SMU Negeri 1 Singaraja). Aneka Widya STKIP Singaraja. No. 4 Tahun XXX.

Sadia, I W., dkk. (2001). Pengembangan Buku Ajar IPA Pendidikan Dasar Berwawasan Sains-Teknologi- Masyarakat (Studi Pembelajaran IPA Menuju Siswa Yang Literasi Sains dan Teknologi). Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Singaraja: STKIP Singaraja.

Sadia, I W., dkk. (2003). Pengembangan Model dan Strategi Pembelajaran Fisika di Sekolah Menengah Umum (SMU) untuk Memperbaiki Miskonsepsi Siswa. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Singaraja: IKIP Negeri Singaraja.

Sadia, I W. dan Ketut Suma.(2006). Pengembangan Kemampuan Berpikir Formal Siswa SMA di Kabupaten Buleleng melalui Penerapan Model Pembelajaran “Learning Cycle” dan ”Problem Based Learning” dalam Pelajaran Fisika. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Santrock, John W. (2008). Psikologi Pendidikan Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Santyasa, I Wayan. (2004). Pengaruh Model dan Seting Pembelajaran terhadap Remidiasi Miskonsepsi, Pemahaman Konsep, dan Hasil Belajar Fisika pada Siswa SMU. Disertasi (tidak diterbitkan). Malang: Universitas Negeri Malang.

Sarna, Ketut, dkk. (2007). Buku Ajar Fisiologi Tumbuhan Bermuatan Local Genius. Singaraja: Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Pendidikan Ganesha.

Saudagar, Fachruddin dan Ali Idrus. 2009. Pengembangan Profesionalitas Guru. Jakarta: Gaung Persada Press.

Simamora, Maruli dan I. W. Redhana. (2007). Identifikasi Miskonsepsi Guru Kimia pada Pembelajaran Konsep Struktur Atom. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) Lembaga Penelitian Undiksha. Volume 1 (2), 148-160.

Suarbawa, J. (2008). Pengaruh Model Pembelajaran Kontruktivisme 4 Siklus terhadap Hasil Belajar K3 dan Psikologi Industri. Jurnal Teknodik. Volume XII, No. 1.

Suastra, I Wayan. (1996). Efektivitas Model Belajar Heuristik Vee dengan Peta Konsep dalam Pembelajaran Fisika (Studi Eksperimental dalam Pandangan Konstruktivisma di SMP Negeri I Singaraja Bali). Tesis (tidak diterbitkan). Bandung: IKIP Bandung.

Suastra, I Wayan. (2009). Pembelajaran Sains Terkini (Mendekatkan Siswa dengan Lingkungan Alamiah dan Sosial Budayanya). Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.

Sugiyarto, Teguh dan Eny Ismawati.(2008). Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sugiyono. (2007). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta. Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R. D. Bandung: CV Alfabeta.

Suparno, Paul. (1997). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius (Anggota IKAPI).

Suparno, Paul. (2005). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep dalam Pendidikan Fisika. Jakarta: PT Grasindo.

Suryanto, Adi dan Yuni Tri Hewindati. (2002). Pemahaman Murid Sekolah Dasar (SD) terhadap Konsep-Konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Berbasis Biologi: Suatu Diagnosis Adanya Miskonsepsi. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Jakarta: Universitas Terbuka.

Susilo, Herawati.(2009). Upaya Membelajarkan Guru IPA/Biologi yang Cerdas dan Profesional. Naskah Pidato. Disajikan pada “Pengukuhan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pendidikan Biologi”. Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang, Tanggal 30 Juli 2009 di Malang.

Sutarno, N. (2008). Materi dan Pembelajaran IPA SD. Jakarta: Universitas Terbuka. Tekkaya, Cerren. (2002). Misconceptions As Barrier to Understanding Biology. Journal of Education. Volume 23: 259- 266.

Treagust, David. (1986). Evaluating Student’s Misconceptions by Means of Diagnostic Multiple Choice Items. Research In Science Education (unpublished). Perth: Western Australia Institute of Technology.

Treagust, David dan Filocha Haslam. (1986). Evaluating Secondary Student’s Misconceptions of Photosynthesis and Respiration in Plants Using A Two-Tier Diagnostic Instrument. Research In Science Education (unpublished). Perth: Western Australia Institute of Technology.

Tundugi, Wangintowe. (2008). Miskonsepsi Siswa SMA pada Mata Pelajaran Biologi dan Faktor-faktor Penyebabnya. http://karyailmiah.um.ac.id/index.php/disertasi, diakses tanggal 14 Juni 2010.

Valenti, Joyce. (1999). Teacher Notes & Guidelines: An Enzyme Catalyzed Reaction. http://library.marist.edu/sotm/word/b1catalysis, diakses tanggal 27 Juni 2011.

Wasis dan Sugeng Yuli Irianto. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Widodo, A. (2007). Kontruktivisme dan Pembelajaran Sains. Laporan Penelitian (tidak diterbitkan). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Yenilmez, Ayse dan Ceren Tekkaya. (2006). Enhancing Student’s Understanding of Photosynthesis and Respiration in Plant Through Conceptual Change Approach. Journal of Science Education and Technology. Volume 15, No.1.

Published
2019-07-31
How to Cite
Setiawati, G. A. D. (2019). KAJIAN MISKONSEPSI DALAM MATERI FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI TUMBUHAN PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA TAHUN PELAJARAN 2010/2011. Jurnal Biologi Konstektual (JBK), 1(2), 182-193. Retrieved from http://e-journal.unmas.ac.id/index.php/JBK/article/view/630