Formulasi dan Evaluasi Mutu Fisik Gel Moisturizer Ekstrak Bengkoang (Pachyrhizus erosus)
DOI:
https://doi.org/10.36733/usadha.v5i2.14845Kata Kunci:
Pachyrhizus erosus, Gel moisturizer, Formulasi, Mutu fisikAbstrak
Bengkoang (Pachyrhizus erosus) berpotensi dikembangkan sebagai bahan alam dalam sediaan kosmetik karena mengandung metabolit sekunder yang mendukung pemanfaatannya dalam produk topikal. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak bengkoang menjadi gel moisturizer pada konsentrasi 3%, 5%, dan 7%, serta mengevaluasi mutu fisik dan menentukan formula dengan karakteristik fisik paling seimbang. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium. Ekstrak diperoleh melalui maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan dengan basis Carbopol 940 2%, gliserin 5%, propilen glikol 10%, TEA 1%, metil paraben 0,1%, dan aquadest hingga 100%. Pemilihan konsentrasi 3%, 5%, dan 7% dimaksudkan untuk membandingkan respons karakteristik fisik pada peningkatan konsentrasi ekstrak secara bertahap. Evaluasi meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, dan stabilitas selama tujuh hari pada suhu ruang. Hasil menunjukkan peningkatan konsentrasi ekstrak memperkuat warna dan aroma khas bengkoang. Seluruh formula homogen dan memiliki pH 5–6. Daya sebar F1, F2, dan F3 masing-masing 5,00; 6,00; dan 6,50 cm, sedangkan daya lekat masing-masing 5,21; 6,16; dan 7,3 menit. Viskositas masing-masing 1,02; 0,98; dan 0,94 cP. Tidak ditemukan pemisahan fase maupun perubahan organoleptik selama tujuh hari. Secara deskriptif, F2 menunjukkan keseimbangan karakteristik fisik yang lebih baik antara konsistensi gel, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil ini mendukung pengembangan ekstrak bengkoang sebagai bahan aktif dalam sediaan gel moisturizer, dengan kebutuhan pengujian berulang dan untuk menguatkan perbandingan antarformula.
Referensi
[1]. Aziza FN, Sulaiman TNS, Primasari FS, Syazwina Z, Suwardjo WP. Optimization of HPMC and Carbopol 940 as gelling agents on the physical properties and stability in anti-acne gel of Binahong leaves (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) extract. Indones J Pharm. 2025;36(3):479–488. doi:10.22146/ijp.11078.
[2]. Jaiswal V, Chauhan S, Lee HJ. The bioactivity and phytochemicals of Pachyrhizus erosus (L.) Urb.: a multifunctional underutilized crop plant. Antioxidants (Basel). 2022;11(1):58. doi:10.3390/antiox11010058.
[3]. Sari M, Darmayani N, Khairani TN. Formulasi sediaan sari bengkoang (Pachyrhizus erosus L.) dengan menggunakan minyak biji kemiri (Aleurites moluccana L.) sebagai hand and body lotion. ULIL ALBAB J Ilm Multidisiplin. 2023;2(6):2220–2226. doi:10.56799/jim.v2i6.1600.
[4]. Xiang J, Huang S, Wu X, He Y, Shen H, Tang S, Zhu F, Luo Y. Phytochemical profile and antioxidant activity of the tuber and peel of Pachyrhizus erosus. Antioxidants (Basel). 2025;14(4):416. doi:10.3390/antiox14040416.
[5]. Xiao Q, Chen G, Zhang YH, Chen FQ, Weng HF, Xiao AF. Agarose stearate-Carbomer940 as stabilizer and rheology modifier for surfactant-free cosmetic formulations. Mar Drugs. 2021;19(6):344. doi:10.3390/md19060344.
[6]. Bayan MF, Chandrasekaran B, Alyami MH. Development and characterization of econazole topical gel. Gels. 2023;9(12):929. doi:10.3390/gels9120929.
[7]. Stancu AI, Oprea E, Dițu LM, Ficai A, Ilie CI, Badea IA, Buleandra M, Brîncoveanu O, Ghica MV, Avram I, Dinu Pîrvu CE, Mititelu M. Development, optimization, and evaluation of new gel formulations with cyclodextrin complexes and volatile oils with antimicrobial activity. Gels. 2024;10(10):645. doi:10.3390/gels10100645.
[8]. Fadila D. Formulasi sediaan gel moisturizer ekstrak bengkoang (Pachyrhizus erosus) sebagai antioksidan beserta analisis komponen fitokimianya [skripsi]. Palembang: STIKES Abdurahman; 2026.
[9]. Chellathurai BJ, Anburose R, Alyami MH, Sellappan M, Bayan MF, Chandrasekaran B, Chidambaram K, Rahamathulla M. Development of a polyherbal topical gel for the treatment of acne. Gels. 2023;9(2):163. doi:10.3390/gels9020163.
[10]. Zhu M, Bao J, Liang P, Zhang C, Li S, Hu F. Extraction of flavonoids and phenolic acids from poplar-type propolis: optimization of maceration process, evaluation of antioxidant and antimicrobial activities. LWT. 2025;233:118481. doi:10.1016/j.lwt.2025.118481.
[11]. Laovachirasuwan P, Phadungkit M. Total phenolic and flavonoid contents, anti-tyrosinase and antioxidant activities of Pachyrhizus erosus extracts. Pharmacogn J. 2023;15(5):839–842. doi:10.5530/pj.2023.15.160.
[12]. Nidyatama SP, Wahyuniari IAI. Potensi bengkuang (Pachyrhizus erosus) sebagai sumber antioksidan alami dalam pencegahan penuaan kulit. Syntax Literate J Ilm Indones. 2026;11(2):1693–1703. doi:10.36418/syntax-literate.v11i2.63991.
[13]. Yadav AK, Khan V, Kesarwani V, Kumar P. Development and evaluation of herbal gel formulations using advanced analytical techniques for dermatological applications: a comprehensive review. Int J Pharm Sci. 2026;4(6):7108–7118. doi:10.5281/zenodo.20991469.
[14]. Aitkenova AA, Atazhanova GA, Badekova KZ, Samorodov AV, Akhmetova SB, Shapatova GB, Brazhanova AK, Imanbek AO, Smolyarchuk EA, Ashirbekova BB. Development, physicochemical characterization, and biological activity of a gel based on Iris scariosa L. extract. Molecules. 2026;31(10):1591. doi:10.3390/molecules31101591.
[15]. Anggoro N, Endriyatno NC. Formulasi gel ekstrak daun sirih cina (Peperomia pellucida L. Kunth) variasi Carbopol 940 serta uji fisik dan stabilitasnya. Sasambo J Pharm. 2024;5(1):46–54. doi:10.29303/sjp.v5i1.286.
[16]. Akhter A, Shirazi JH, Khan HMS, Hussain MD, Kazi M. Development and evaluation of nanoemulsion gel loaded with bioactive extract of Cucumis melo var. agrestis: a novel approach for enhanced skin permeability and antifungal activity. Heliyon. 2024;10(15):e35069. doi:10.1016/j.heliyon.2024.e35069.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dea Fadila, Gery Febriyanto, Yulia, Afni Panggar Besi, Istiqomah Saputri

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.