KORONA JIDAI NO KOTOBATACHI: KOSAKATA BARU AKIBAT PANDEMI COVID-19

  • Ni Luh Gede Meilantari Fakultas Bahasa Asing, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ira Adi Citra Fakultas Bahasa Asing, Universitas Mahasaraswati Denpasar

Abstract

Abstrak
Pandemi COVID-19 sudah berlangsung selama setahun. Sebagai pandemi global, COVID-19
mempunyai efek yang sangat beragam dan mempengaruhi hampir semua sisi kehidupan masyarakat
dunia. Bukan hanya efek dari sisi ekonomi dan kesehatan tetapi juga aspek kebahasaan. Fenomena
kebahasaan yang muncul adalah beberapa kosakata baru terkait COVID-19, terutama dalam bahasa
Jepang. Di Jepang, setiap akhir tahun ada penghargaan untuk kosakata baru yang diadakan oleh
perusahaan belajar jarak jauh dan telemarketer U-Can. Penghargaan “U-Can Shingo Ryukougo Taisho”
atau dalam Bahasa Indonesia disebut dengan Penghargaan Kata Baru dan Kata Populer U-Can diadakan
setiap bulan Desember. Kata baru dan kata populer yang muncul di tahun 2020, sebagian besar
merupakan kosakata yang terkait COVID-19. Selain U-Can, situs digital koran Yomiuri Shinbun juga
membuat laman khusus terkait kosakata baru yang lahir di masa pandemi COVID-19. Berawal dari
pengamatan terhadap kosakata Bahasa Jepang yang muncul akibat COVID-19, penelitian ini akan
difokuskan pada pembentukan kosakata baru dalam bahasa Jepang di laman Yomiuri Shinbun
(https://www.yomiuri.co.jp/topics/coronawords/). Sebab, kosakata yang lahir di masa pandemi, akan
memperkaya dan menjadi kosakata baru untuk Bahasa Jepang.

Published
2021-08-15