PENYALAHGUNAAN AKUN PRIBADI KEDUA DI INSTAGRAM: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK

  • Putu Desi Anggerina Hikmaharyanti FBA UNMAS Denpasar
  • Kadek Heni Oktarina Wisudayanti STKIP Agama Hindu Singaraja
Keywords: linguistik forensik, ujaran kebencian, ilokusi

Abstract

Maraknya pembuatan akun pribadi kedua atau second account di kalangan anak muda usia 14 - 20 tahun mencetuskan ide topik penelitian tentang penyalahgunaan akun kedua yang berfokus pada ujaran kebencian menggunakan pendekatan teoritis kajian linguistik forensik dengan analisis pragmatik dan secara metodologis menggunakan desktiptif kualitatif. Penelitian ini diawali dengan mengadakan survei sejauh mana para remaja menggunakan akun kedua mereka dan ujaran kebencian apa saja yang mereka temui di media sosial Instagram, kemudian diakhiri dengan menganalisis jenis-jenis tindak tutur ilokusi dengan ujaran kebencian berupa ejekan dan perundungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga jenis ujaran kebencian tersebut paling banyak dilakukan oleh para remaja dan dengan mudahnya terlontar menggunakan akun kedua mereka. Dari 58 responden yang mengisi survei, 47 remaja memiliki akun kedua dan sisanya tidak membuat akun kedua mereka di Instagram

Published
2021-08-12