Analisis Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Waturenggong Kota Denpasar Bali

Authors

  • I Putu Ariyadi Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Ketut Sri Astati Sukawati Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Cokorda Putra Wirasutama Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Wayan Gede Darma Yoga Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar

Keywords:

: Kebisingan, volume, lalu lintas

Abstract

Naiknya jumlah kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk di kota Denpasar dapat berdampak pada tingkat kebisingan yang dihasilkan di suatu ruas jalan. Kebisingan adalah suara yang tidak diinginkan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan atau kegiatan pada tingkat waktu tertentu yang dapat mengganggu kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan, termasuk kesejahteraan hewan, tumbuhan, dan manusia. Pengukuran tingkat kebisingan ini perlu dibuat guna untuk mengetahui tingkat kebisingan pada suatu wilayah tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh volume lalu lintas terhadap tingkat kebisingan. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Minggu, Senin dan Selasa (hari dengan volume lalu lintas tertinggi) dan penelitian ini dilakukan pada satu titik ruas jalan. Data yang dikumpulkan seperti: data tingkat kebisingan lalu lintas (dB) serta data volume lau lintas (smp/jam). Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan alat Sound Level Meter, dimana waktu pengukuran dilakukan selama 10 menit dan pencatatan hasil dilakukan tiap 5 detik. Hasil pengukuran kebisingan kemudian dibandingkan dengan volume lalu lintas yang dihasilkan. Hasi penelitian tingkat kebisingan lalu lintas pada ruas Jalan Waturenggong Kota Denpasar mendapatkan dimana pada saat volume lalu lintasnya tinggi sebesar 264 smp/jam menghasilkan tingkat kebisingan sebesar 78,04 dB, sedangkan sebaliknya pada saat volume lalu lintasnya rendah sebesar 42,75 smp/jam justru menghasilkan tingkat kebisingan yang tinggi yaitu sebesar 88,27 dB. Hasil tersebut menunjukkan bahwa volume lalu lintas tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat kebisingan yang dihasilkan, volume lalu lintas yang tinggi belum pasti menghasilkan tingkat kebisingan yang tinggi, begitu pun kebalikannya.

Downloads

Published

2023-04-26