PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBAHAN DAUN SIRIH DAN LIDAH BUAYA DI DESA ULIAN, KECAMATAN KINTAMANI, KABUPATEN BANGLI
DOI:
https://doi.org/10.36733/jadma.v3i1.4634Keywords:
hand sanitizer, daun sirih, lidah buayaAbstract
Tujuan dan target yang ingin dicapai melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat dalam pembuatan hand sanitizer berbahan dasar alami, seperti daun sirih dan lidah buaya. Dari hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan kepada keluarga Wayan Sukadana, Nengah Warna dan Ni Nengah Madra ditemukanlah permasalahan sebagai berikut; (1) kurangnya pemahaman masyarakat tentang cara pemanfaatan bahan alami, seperti lidah buaya dan daun sirih untuk bahan dasar pembuatan hand sanitizer. (2) masih kurangnya keterampilan masyarakat dalam penggunaan dan pengolahan tanaman lidah buaya dan daun sirih sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka diperlukan solusi, diantaranya (1) mengedukasi dan mengenalkan kadungan-kandungan yang dimiliki oleh tanaman lidah buaya dan daun sirih kepada masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan dan sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. (2) melakukan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara pengolahan tanaman lidah buaya dan daun sirih sebagai bahan pembuatan hand sanitizer. Hasil pelaksanaan PkM menujukan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan bahan alami, seperti lidah buaya dan daun sirih sebagai bahan dasar pembuatan hand sanitizer. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan hasil pre-test dan post-test sebesar 59,09%. Selain itu masyarakat juga telah memiliki keterampilan dalam memproduksi hand sanitizer berbahan dasar alami sebagai salah satu sarana pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.
References
Hapsari, D. N., Hendrarini, L., & Muryani, S. (2015). Manfaat Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn) sebagai Han Sanitizer untuk Menurunkan Angka Kuman. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7(2), 79-84.
HB, F. P. M., Fatmawati, M. R., Fauziyah, I., Afisah, F., Fauziyah, N., & Sifa, I. A. (2020). Pemanfaatan Lidah Buaya Sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Handsanitizer
Lia Pratiwi, A. (2021). Pandemi Covid-19, Pemberdayaan Keluarga Melalui Pembuatan Produk Home Industry Hand Sanitizer Alami Lidah Buaya & Daun Sirih. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 5(1).
Pusat Informasi Covid-19 pada website https://www.alodokter.com/covid-19 diakses pada tanggal 29 Juli 2021
Retnosari, I. (2006). Studi Efektivitas Sediaan Gel Antiseptik Tangan Ekstrak. Majalah Farmasi Indonesia, 17(4), 163-169.
Srikartika, P., Suharti, N., & Anas, E. (2016). Kemampuan Daya Hambat Bahan Aktif Beberapa Merek Dagang Hand sanitizer terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3).
Triyani, M. A., Pengestuti, D., Khotijah, S. L., Susilaningrum, D. F., & Ujilestari, T. (2021). Aktivitas Antibakteri Hand Sanitizer Berbahan Ekstrak Daun Sirih dan Ekstrak Jeruk Nipis. NECTAR: Jurnal Pendidikan Biologi, 2(1), 16-23.
Website Resmi Pemerintah Desa Ulian pada https://www.ulian.sid.my.id/ diakses pada tanggal 29 juli 2021
Yuliana. (2020). Coronavirus Diseases (COVID-19); Sebuah Tinjauan Literatur. Wellness and Healthy Magazine, 2(1), pp. 187-92.