PENGARUH PERTUMBUHAN NILAI TABUNGAN PERTUMBUHAN NILAI DEPOSITO DAN PERTUMBUHAN NILAI KREDIT TERHADAP KINERJA OPERASIONAL PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI KABUPATEN BADUNG

  • I Wayan Suardiyasa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Wayan Sukadana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Wayan Widnyana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Abstract

The ability of the LPD to generate maximum profit / profit, cannot be separated from third party funds in the form of savings and deposits as well as productive assets in the form of credit owned by the LPD to carry out operational activities so that later it can generate added value for the LPD, namely profit / profit with the funds it has. what is called rentability, one of the components to measure rentability is the BOPO ratio, which is the ratio between operating costs and operating income. The purpose of this study was to determine the effect of growth in the value of savings, deposits, and credit on operational performance (BOPO ratio) in LPDs in Badung Regency.

       The population in this study were all LPDs in Badung Regency in the 2017-2019 period. The sampling method used in this study was the Proposional Stratified Sampling method with a sample of 55 LPDs. The data analysis techniques used in this study were descriptive statistics, classical assumption tests, and data analysis. The data analysis method used is multiple linear regression analysis.

            The results showed that the growth in savings value has a positive and significant effect on operational performance (BOPO ratio), deposit value growth has a positive and insignificant effect on operational performance (BOPO ratio), and credit value growth has a negative and significant effect on operational performance (BOPO ratio). All independent variables consisting of growth in the value of savings, deposits, and credit have an effect of 4.6% on operational performance (BOPO ratio), while the remaining 95.4% is influenced by other factors not explained in this research model.

References

Antara, I Gede Agus. 2010. Pengaruh Pertumbuhan Tabungan dan Kredit Bermasalah Terhadap Laba pada Lembaga Perkreditan Desa di Kecamatan Kubu. e-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha. Jurusan Manajemen (Volume 2 Tahun 2014).

Baridwan, Zaki. 2004. Intermediet Accounting. Edisi 7. Yogyakarta: BPFE.

Bank Indonesia. 2001. Pedoman Akuntansi Perbankan. Edisi Revisi Jakarta.

Bringham, Eugene F, Joel F Houston. 2001. Manajemen Keuangan. Edisi Kedelapan Buku 2. Jakarta: Erlangga.

FEB Unmas Denpasar. 2019. Panduan Penulisan Skripsi. Proram Studi Manajemen dan Akuntansi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Mahasaraswati. Denpasar.

Ghozali, Imam. 2012. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IMB SPSS. Edisi 6. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kasmir, 2013. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT. Raja Grasindo Persada.

Latifa M Algoud, dkk. 2004. Perbankan Syariah. Cetakan Kedua. Jakarta: Serambi.

Linggayana, Hendra. 2014. Pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Kredit Bermasalah Terhadap Laba Pada PT. BPR Cahaya Bina Putra Cabang Seririt. e-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha. Jurusan Manajemen (Volume 2 Tahun 2014).

Meliyanti, Nuresya. 2008. Analisis Kinerja Keuangan Bank. Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.

Merkusiwati, Ni Ketut Lely Aryani. 2007. Evaluasi Pengaruh CAMEL Terhadap Kinerja Perusahaan. Dalam Buletin Studi Ekonomi, 129(1): h:102-110.

Munawir, S. 2002. Analisa Laporan Keuangan. Edisi keempat. Yogyakarta: Liberty.

Peraturan Daerah Propinsi Bali No. 3 Tentang Perubahan Pertama atas Peraturan Daerah Propinsi Bali Nomor 8 Tahun 2002 Tentang Lembaga Perkreditan Desa.

Peraturan Daerah Tingkat I Bali No.2 Tahun 1988 Tentang Tujuan Lembaga Perkreditan Desa.

Prananta, Kadek Ega Dwi. 2012. Pengaruh Pertumbuhan Kredit Suku Bunga dan Jumlah Debitur Terhadap Profitabilitas Pada LPD se Kecamatan Buleleng. e-Journal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha. Jurusan Manajemen (Volume 2 Tahun 2014).

PT. Bank Pembangunan Daerah Bali. 2007. Pedoman Sistem Penilaian Terhadap Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Denpasar.

Rahyuda, Ketut dan Prawita, Eka 2013. “Kontribusi Pertumbuhan Earmings Aseet dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Rasio BOPO Bank Pembangunan Daerah Bali”. Dalam Buletin Study Ekonomi, 8(2):h:49-65.

Riyadi, Selamet. 2006. Banking Asset and Liability Management. Jakarta: Lembaga Peberbit Fakultas Ekonomi Indonesia.

Siamat, Dahlan. 2004. Manajemen Lembaga Keuangan. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali No. 972 Tahun 1984, Tentang Sumber Permodalan Bagi LPD.

Sumerta, I Komang. 2017. Pengaruh Pertumbuhan Aktiva Produktif dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Kinerja Operasional (Rasio BOPO) Pada Lembaga Perkreditan Desa di Kabupaten Jembrana. Skripsi. Jurusan Manajemen Universitas Mahasaraswati. Denpasar

Sudaryono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama. Kencana (Prenadamedia Group).

Sudirman, I Ketut. 2002. Manajemen Perbankan suatu Aplikasi Dasar. Denpasar: PT.PB.

Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Undang-Undang RI No. 10 Tahun 1988, Tentang Perbankan.

Veithzal Rivai, dkk. 2007. Bank and Financial Institution Management. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Wahyundari, Putu. 2016. Pengaruh Pertumbuhan Aktiva Produktif dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Rasio BOPO Pada PT, Bank Pembangunan Daerah Bali Periode 2010-2015. Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Udayana
Published
2021-01-03
Section
Articles