ANALISIS PENGGUNAAN DOUSHI SHINRAISURU, SHINYOUSURU DALAM KAMUS ELEKTRONIK TINJAUAN SEMANTIK

Penulis

  • I Made Suardikayana R Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Wayan Wahyu Cipta Widiastika Prodi Sastra Jepang FBA Unmas

Abstrak

Dalam bahasa Jepang, terdapat pasangan kata yang secara makna tampak serupa namun memiliki perbedaan penggunaan berdasarkan konteks. Penelitian ini mengkaji dua verba sinonim, shinraisuru dan shinyousuru, yang keduanya berarti “mempercayai” dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi perbedaan makna serta konteks kemunculan kedua verba tersebut. Kajian ini menggunakan pendekatan semantik kontekstual berdasarkan teori Pateda (2010), yang menekankan bahwa makna kata sangat dipengaruhi oleh unsur konteks, seperti situasi, waktu, tempat, objek, dan lingkungan kebahasaan. Sumber data diambil dari kamus digital Takoboto, yang menyajikan definisi dan contoh penggunaan secara otentik. Metode yang digunakan adalah observasi, dengan mencermati contoh kalimat yang memuat kedua verba. Hasil analisis menunjukkan bahwa shinrai suru cenderung digunakan dalam hubungan yang bersifat emosional atau interpersonal, seperti antara teman atau keluarga. Sebaliknya, shinyou suru lebih banyak digunakan dalam konteks formal yang berhubungan dengan kepercayaan berbasis bukti atau reputasi, seperti pada lembaga atau informasi profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun keduanya merupakan sinonim, terdapat perbedaan makna yang cukup signifikan yang dipengaruhi oleh konteks penggunaannya.

Referensi

Anggraeni, V. D. (2022). Analisis Fungsi Dan Maknafukushi Chotto(ちょっと), Sukoshi(少し), Dan Wazuka(わずか)Dalam Novel Ningen Shikkaku(人間失格)Karya Osamu Dazai. Jurnal Hikari, 340-353.

Fikry Ramadhan, D. Y. (2023). Analisis Fukugoudoushi~dasu Dalam Anime KimetsuNoYaibaKarya Koyoharu Gotouge. Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang, 5, 309-318.

Hanifah Fauziyah, M. H. (2025). Fungsi Fukugoudoushi Te iru dalam Novel Yuube no Kare, Ashita no Pan Karya Izumi Kizara. Omiyage; Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa Jepang, 7, 344-353.

Kothari, C. R. (2004). Reseach methodology: Methods and techniques (2nd revised edition). New Delhi: New Age International (P) Limited, Publishers.

Kridalaksana, H. (1986). Kelas kata dalam bahasa indonesia. Jakarta: Gramedia.

Pateda, M. (2010). Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Verhaar, J. W. (2006). Asas-asas Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Walija. (1996). Bahasa Indonesia Dalam Perbincangan. Jakarta: IKIP Muhammadiya Jakarta Press.

Widiastika, I. W. (2021). Makna Dan Penggunaan Verba ‘Membantu’ Dalam Bahasa Jepang Sehari-Hari:Tinjauan Semantik. Sphota: Jurnal Linguistik dan Sastra, 44 –55.

Widiastika, I. W. (2024). Penggunaan Dan Perbandingan Makna Verba ‘Bikkuri Suru Dan Odoroku’ Dalam Sinonim Bahasa Jepang. Seminar Nasional Linguistik Dan Satra (Semnalisa V).

Diterbitkan

2026-05-11