TOKSISITAS AKUT DAN LETHAL DOSIS (LD50) EKSTRAK ETANOL UWI BANGGAI UNGU (Dioscorea alata L.) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

  • Corry Stephanie Sulastra Universitas Tadulako
  • Mrs. Khildah Universitas Tadulako
  • Mr. Ihwan Universitas Tadulako
Keywords: Dioscorea alata L., Lethal Dose 50, Toksisitas akut

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan tujuan untuk mengetahui gejala toksisitas akut dan lethal dose 50 ekstrak etanol uwi Banggai ungu (Dioscorea alata L.) terhadap tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini menggunakan 20 ekor tikus yang dibagi menjadi empat kelompok dan diberikan dosis bertingkat yaitu 1 g/kgBB, 2 g/kgBB, 4 g/kgBB, dan 8 g/kgBB ekstrak etanol uwi Banggai ungu dengan sekali pemberian secara oral kemudian diamati gejala ketoksikan dan jumlah kematian pada tiap hewan uji setelah 24 jam, selanjutnya dilakukan pengamatan bobot badan selama 14 hari tanpa diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan LD50 ekstrak etanol uwi Banggai ungu (Dioscorea alata L.) adalah semu atau bukan LD50 yang sesungguhnya yaitu  >8 g/kgBB dan masuk dalam kategori praktis tidak toksik (5-15 g/kgBB). Gejala klinis yang teramati pada tikus yaitu menurunnya aktivitas motorik pada dosis tertinggi dan frekuensi grooming yang meningkat seiring dengan peningkatan dosis.

Author Biographies

Corry Stephanie Sulastra, Universitas Tadulako

Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA

Mrs. Khildah, Universitas Tadulako

Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA

Mr. Ihwan, Universitas Tadulako

Jurusan Farmasi, Fakultas MIPA

References

Anonim. (2008). Kumpulan Kuliah Farmakologi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

Armansyah, T., dkk., (2016). Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Malaka (Phyllantus emblica) Terhadap Mencit (Mus musculus). Banda Aceh: Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Aseptianova, Wijayanti, N. N. (2017). Efektifitas Pemanfaatan Tanaman Sebagai Insektisida Elektrik Untuk Mengendalikan Nyamuk Penular Penyakit DBD. Universitas Muhammadiyah Palembang, 3(2), 10–19.

BPOM. (2014). Pedoman Uji Toksisitas Nonklinik Secara In Vivo. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia.

Huang CC, Lin MC, and Wang CCR. (2006). Changes in morphological, thermal and pasting properties of yam (Dioscorea alata) starch during growth. Carbohydrate Poly 64: 524531.

Loomis, T,A., (1987). Essential of Toxicology. 3rd ed. Philadelpia.

Nurfaat, D. L. (2016). Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Benalu Mangga (Dendrophthoe petandra) Terhadap Mencit Swiss Webster. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 3(2), 53–65.

Rohyani, I.C., Aryanti, E., & Suripto. (2015). Kandungan Fitokimia Beberapa Jenis Tumbuhan Lokal Yang Sering Dimanfaatkan Sebagai Bahan Baku Obat di Pulau Lombok. Nusa Tenggara Barat: Universitas Mataram.

Supriyono. (2007). Pengujian Lethal dosis (ld50) Ekstrak Etanol Biji Buah Duku ( Lansium domesticum Corr) pada Mencit (Mus musculus), 1–4. Institut Pertanian Bogor.
Published
2020-03-31
How to Cite
Sulastra, C. S., Khaerati, K. K. K., & Ihwan. (2020). TOKSISITAS AKUT DAN LETHAL DOSIS (LD50) EKSTRAK ETANOL UWI BANGGAI UNGU (Dioscorea alata L.) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). Jurnal Ilmiah Medicamento, 6(1), 10-14. https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i1.715