MENGUNGKAP KONSEP GEOMETRI DALAM ARSITEKTUR RUMAH ADAT OMBA RADE: KAJIAN ETNOMATEMATIKA DI SUMBA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.36733/pemantik.v6i2.14147Keywords:
Etnomatematika, geometri, Rumah Adat, Omba Rade, BelajarAbstract
Literasi matematika yang rendah pada siswa di Indonesia, khususnya dalam materi geometri, menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Salah satu pendekatan yang relevan adalah etnomatematika, yaitu integrasi konsep matematika dengan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometri dan makna simbolis yang terdapat dalam Rumah Adat Omba Rade di Desa Manu Kuku, Kabupaten Sumba Barat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi menggunakan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Adat Omba Rade mengandung berbagai konsep geometri yang meliputi bangun datar dan bangun ruang. Unsur bangun datar yang ditemukan antara lain persegi, persegi panjang, lingkaran, dan trapesium. Sedangkan unsur bangun ruang meliputi balok dan prisma segitiga. Selain itu, ditemukan pula konsep simetri, proporsi, dan keseimbangan dalam struktur bangunan. Setiap elemen geometris tidak hanya berfungsi secara struktural, tetapi juga memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan sistem kepercayaan Marapu, struktur sosial, serta kosmologi masyarakat Sumba.Temuan ini menunjukkan bahwa Rumah Adat Omba Rade berpotensi menjadi sumber pembelajaran geometri berbasis etnomatematika yang kontekstual, bermakna, dan relevan dengan budaya lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yansensius Lende, Kadek Rahayu Puspadewi, Gusti Ayu Putu Arya Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








