Code Mixing in the Speech of Bryan Domani on the YouTube Channel
DOI:
https://doi.org/10.36733/elysian.v6i1.12301Keywords:
Kata Kunci: Campur kode, Bilingualisme, Sosiolinguistik, Bryan Domani, YouTubeAbstract
Campur kode dapat ditemukan dalam berbagai bentuk komunikasi, termasuk saat memberikan pidato di saluran YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis campur kode yang digunakan oleh Bryan Domani dalam pidatonya di saluran YouTube miliknya.
Dengan menggunakan teori dari Muysken (2000), penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi dan pencatatan dari video YouTube yang dimaksud. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketiga jenis campur kode—yaitu insertion (penyisipan), alternation (peralihan), dan congruent lexicalization (leksikalisasi serupa)—dengan penekanan khusus pada tingkat kemunculannya. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi faktor-faktor sosiolinguistik yang melatarbelakangi pilihan linguistik tersebut. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai dinamika penggunaan bahasa di kalangan penutur muda yang bilingual atau multilingual dalam lanskap media sosial Indonesia, serta menunjukkan bahwa campur kode berfungsi sebagai strategi komunikasi yang responsif terhadap konteks sosial dan identitas penutur.
References
Reference
Azizah, R. N., Susanti, I., & Mulyadi. (2022). Intra-sentential code mixing among Indonesian university students on social media. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 12(1), 89–98.
Bhatia, T. K., & Ritchie, W. C. (2013). The handbook of bilingualism and multilingualism (2nd ed.). Oxford: Blackwell Publishing.
Fitriana, A., & Hidayat, D. N. (2020). The use of code mixing in YouTube content: A case of Indonesian content creators. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(1), 45–56.
Hidayati, N., Junaidi, J., & Wardani, N. A. (2023). An analysis of intra-sentential code mixing in religious speech by TGH Yusron Az-Zahidi: A sociolinguistic study. Journal of Linguistics and Language Teaching, 5(2), 134–142.
Hoffmann, C. (1991). An Introduction to Bilingualism. London: Longman.
Juliarta, I. M. (2023). Intra-sentential code mixing in translator organization magazines: A sociolinguistic study. Scientific Journal of Language and Grammar, 4(1), 28–36.
Muysken, P. (2000). Bilingual speech: A typology of code-mixing. Cambridge: Cambridge University Press.
Muysken, P. (2000). Bilingual Speech: A Typology of Code-Mixing. Cambridge: Cambridge University Press.
Nababan, P. W. J. (2016). Sosiolinguistik: Suatu pengantar awal. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Rufitriansyah, I., & Siswana, A. A. (2024). Types of code mixing used by an English teacher at a vocational school in Indonesia: A case study. Journal of English Language Studies, 9(1), 55–65.
Setiawan, I. G. (2017). Code mixing in youth digital communication: An Indonesian context. Lingua Cultura, 11(1), 21–27.
Setyaningsih, R. (2021). Code mixing in Indonesian celebrity podcasts: A sociolinguistic analysis. Journal of Language and Culture, 12(2), 102–110.
Szmrecsanyi, B. (2006). Morphosyntactic persistence in spoken English: A corpus study at the intersection of variationist sociolinguistics, psycholinguistics, and discourse analysis. Berlin: Mouton de Gruyter.
Wardhaugh, R. (2010). An introduction to sociolinguistics (6th ed.). Oxford: Blackwell Publishing.
Wardhaugh, R. (2010). An Introduction to Sociolinguistics (6th ed.). Malden, MA: Blackwell Publishing.



