EFEKTIFITAS ANTISEPTIK GEL HAND SANITIZER EKTRAK ETANOL PELEPAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherihia coli

  • Holifah STIKES Rumah Sakit Anwar Medika
  • Yani Ambari STIKES Rumah Sakit Anwar Medika
  • Arista Wahyu Ningsih STIKES Rumah Sakit Anwar Medika
  • Butet Sinaga STIKES Rumah Sakit Anwar Medika
  • Iif Hanifa Nurrosyidah STIKES Rumah Sakit Anwar Medika
Keywords: antibakteri, Escherichia coli, hand sanitizer, Musa paradisiaca L., Staphylococcus aureus

Abstract

Hand sanitizer merupakan salah satu bahan antiseptik berupa gel yang sering digunakan masyarakat sebagai media pencuci tangan yang praktis. Penggunaan hand sanitizer lebih efektif dan efisien bila dibanding dengan menggunakan sabun dan air sehingga masyarakat banyak yang tertarik menggunakannya. Berdasarkan Priosoeryanto (2006) pelepah pisang kepok mempunyai efek sebagai antibakteri karena mempunyai senyawa saponin, tanin, dan flavonoid, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antiseptik gel hand sanitizer ekstrak etanol pelepah pisang kepok (Musa paradisiaca L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherihia coli. Ekstrak yang digunakan yaitu dengan konsentrasi 35%, 40%, dan 45%. Pelepah pisang kepok memiliki kandungan senyawa saponin, tannin, terpenoid, flavonoid, dan alkaloid sehingga dapat digunakan sebagai antibakteri setelah diformulasikan kemudian diuji efektifitas pada bakteri Staphylococcus aureus yang didapatkan hasil pada formulasi 1 35% yaitu 0,6453 mm, pada formulasi 2 40% yaitu 1,979, dan pada formulasi 3 45% yaitu 2,583. Sedangkan pada bakteri Escherihia coli yang didapatkan hasil pada formulasi 1 35% yaitu 0, pada formulasi 2 40% yaitu 0, dan pada formulasi 3 45% didapatkan hasil yaitu 1,875 mm. Gel hand sanitizer ekstrak etanol pelepah pisang kepok (Musa paradisiaca L.) pada konsentrasi 35%, 40%, dan 45% tidak efektif sebagai antibakteri dilihat dari zona hambat yang dihasilkan sangat lemah (kurang dari 5).

Author Biographies

Holifah, STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Program Studi S1 Farmasi

Yani Ambari, STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Program Studi S1 Farmasi

Arista Wahyu Ningsih, STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Program Studi S1 Farmasi 

Butet Sinaga, STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Program Studi S1 Farmasi

Iif Hanifa Nurrosyidah, STIKES Rumah Sakit Anwar Medika

Program Studi DIII Farmasi

References

Ahmed, Bahar. 2007. Chemical of Natural Product. New Delhi: Departement of Pharmaceutical Chemistry Faculty of Science Jamia Hamdard.

Astuti, I.Y., Hartati, D. dan Aminiati, A. 2010. Peningkatan Aktivitas Antijamur Candida albicans Salep Minyak aaatsiri Daun Sirih (Piper bettle LINN.) melalui Pembentukan Kompleks Inklusi dengan β-sikloodekstrin. Majalah Obat Tradisional 15: 94-99.

Ayu P. Ningsih, Nurmiati, A. Agustin. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kental Tanaman Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca Linn.) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. J. Bio. UA. 2013. 2 (3); 207 -213

Brooks, G.F., J.S. Butel, dan S. A., Morse. 2005. Mikrobiologi Kedokteran. Salemba Medika. Jakarta.

Darsana, I.G.O., I.N.K. Besung dan H. Mahatmi. 2012. Potensi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli secara In Vitro. Indonesia Medicus Veterinus, 1 (3): 337-351.

Davis, W. W. dan T. R. Stout. 1971. Disc Plate Methods of Microbiological Antibiotic Assay. Applied Microbiology 22 (4): 666-670

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1995. Materia Medika Indonesia. Jilid IV. Jakarta: Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan.

Depkes RI. 1979. Farmakope Indonesia, Edisi Ketiga, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Ditjen POM. Farmakope Indonesia. 1995. Edisi IV. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Fadhilah, N. 2017. Potensi Pelepah Daun Pisang Kepok Sebagai Hand Sanitizer Alam. SKRIPSI.FKIP UMS.

Ferdiaz, A. 1989. Analisa Mikribiologi Pangan. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Garg, A., Aggarwal, D., et al. 2002. Spreading of Semisolid Formulation: An Update. Pharmaceutical Technology. Halaman 84-105.

Hanani, M. S. E. 2015. Analisis Fitokimia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Harborne, J., B. 1987. Metode Fitokimia. Penentuan Cara Modern Menganalisa Tumbuhan. Bandung: Penerbit ITB.

Hayati, E. 2010. Pengaruh Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Kandungan Logam Berat Dalam Tanah dan Jaringan Tanaman Selada. Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala. 5: 113 – 123.

ICH. 1996. Stability Testing: Photostability Testing of New Drug Substance and Product Q1b. ICH Harmonised Tripartite Guideline.

Jones, W.P., and A. D. Kinghorn. 2006. Extraction of plant secondary metabolites. In: Sarker, S.D., Latif, Z. And Gray, A. I. Eds Natural products isolation. 2nd Ed. New Jersey. Human Press.

Konstantianus, M.D.N., Supartono., dan Harjono. 2016. Isolasi Senyawa Bioaktif Batang Pisang Ambon (Musa paradisiaca Var. Sapientum) Sebagai Bahan Baku Antibakteri. Ind0. J. Chem. Sci. 5 (3).

Kori Yati., Mahdi Jufri., et al. 2018. Pengaruh Variasi Konsentrasi Hidroxy Propyl Methy Cellulose (HPMC) Terhadap Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Tembakau (Nicotiana tabaccum L.) dan Aktifitasnya Terhadap Streptococcus mutans.

Mappa T, Edy HJ, dan Kojong. 2013. Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Peperomia pellucida (L.) H.B.K) dan Uji Efektifitasnya Terhadap Luka Bakar Pada Kelinci (Orytolagus cuniculuc). Jurnal Ilmiah Farmasi 2 (2): 49 – 55. Market Scope and Opportunities. International Journal of Phama and Bio Sciences. 1 (2): 1-21.

Naibaho, Olivia H. Paulina V.Y. Yamlean, Weny Wiyono. 2013. Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocimun Sanctum L.) pada Kulit Punggung Kelinci yang Dibuat Infeksi Staphyloccocus Aureus., Jurnal Ilmiah Farmasi., UNSRAT. Vol 2 N0 02. ISSN 2302-2493.

Jumriah, N. Dwyana, Z., et al. 2012. Bioaktivitas Pelepah Pisang Ambon Musa paradisiaca var. sapientum Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeuroginosa dan Escherichia coli. Tersedia: http://repository.unhas.ac.id/bitstream/handle/123456789/4226/ JURNAL%20JUMRIAH%20NUR.pdf?sequence=1 [15 Februari 2015]

Pelczar, M. J., dan Chan, E. S. 1988. Dasar-dasar Mikrobiologi 2. Jakarta: UI Press.

Purwandari, R., Ardiana A., Wantiyah. 2013. Hubungan antara perilaku mencuci tangan dengan insiden diare pada anak usia sekolah di kabupaten jember. Jurnal Keperawatan. 4(2): 122 - 130

Priosoeryanto, B. P., H. Huminto., I. Wientarsih dan S. Estuningsih. 2006. Aktifitas Getah Batang Pohon Pisang Dalam Proses Persembuhan Luka Dan Efek Kosmetiknya Pada Hewan. http://repository.ipb.ac.id. 25 Agustus 2011.

Rahmawati, D., Sukmawati, A. dan Indrayudha, P. 2010. Formulasi Krim Minyak Atsiri Rimpang Temu Giring (Curcuma heyneana Val & Zijp): Uji Sifat Fisik dan Daya Antijamur Terhadap Candida albicans Secara In Vitro, Majalah Obat Tradisional, 15 (2), 56-63.

Rini, E. P., & Nugraheni E. R. 2018. Uji Daya Hambat Berbagai Merek Hand sanitizer Gel Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 1 (10), 18-26.

Rumaisya, A dan Anif N. A. 2019. Uji Aktivitas Ekstrak Dan Getah Pelepah Serta Bonggol Pisang Kepok Kuning (Musa paradisiaca Linn.) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Klebsiella pneumoniae Dengan Metode Difusi Agar. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 01 (29-38).

Sinaga, R. 2007. Analisis Model Ketahanan Rumput Gajah dan Rumput Raja Akibat Cekaman Kekeringan Berdasarkan Respons Anatomi Akar dan Daun. Jurnal Biologi Sumatra. 2 (1): 17-2-0.

Supartono. 2006. Pemeriksaan Staphylococcus aureus Pada Organ Dalam Hewan dan Bahan Makanan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Diakses tanggal 10 Februari 2017.

Tiwari, P., Kumar, B., Kaur, M., Kaur, G. & Kaur, H. (2011). A review: Phytochemical screening and extraction. Internationale Pharmaceutica Sciencia. 1(1): 98-106.

Ulaen, Selfie P.J., Banne, Yos Suatan & Ririn A. 2012. Pembuatan Salep Anti Jerawat dari Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.). Jurnal Ilmiah Farmasi. 3 (2), 45-49.

Wijayanti, M. 2017. Stabilitas Hand Sanitizer Berbahan Dasar Bonggol dan Pelepah Pisang Kepok. SKRIPSI. FKIP UMS.

Published
2020-09-30
How to Cite
Holifah, Ambari, Y., Ningsih, A. W., Sinaga, B., & Nurrosyidah, I. H. (2020). EFEKTIFITAS ANTISEPTIK GEL HAND SANITIZER EKTRAK ETANOL PELEPAH PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherihia coli. Jurnal Ilmiah Medicamento, 6(2), 123-132. https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i2.1107