Menggungkap Patah Hati Pada Lagu “Ego Wong Tuo” Dalam Perspektif Antropologi Linguistik
DOI:
https://doi.org/10.36733/sphota.v18i2.14075Keywords:
antropologi linguistik, budaya jawa, ego wong tuo, lirik lagu, patah hatiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna di balik fenomena patah hati dalam lagu populer berbahasa Jawa berjudul “Ego Wong Tuo” melalui perspektif antropologi linguistik. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana bahasa dalam lirik lagu tersebut merepresentasikan relasi kuasa dalam keluarga Jawa, di mana patah hati bukan sekadar kegagalan asmara, melainkan dampak dari posisi tawar individu yang rendah terhadap otoritas orang tua. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik simak dan catat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu ini berfungsi sebagai indeksikalitas yang merujuk pada determinisme keluarga dan nilai budaya nrimo (penerimaan) sebagai strategi pertahanan mental. Selain itu, ditemukan penyimpangan bahasa secara gramatikal, leksikal, dan fonologis yang berfungsi sebagai strategi artistik untuk memperkuat ekspresi emosional. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa lagu merupakan media simbolik yang efektif untuk mengonstruksi realitas sosial dan menegosiasikan nilai-nilai budaya antara tradisi dan modernitas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian antropologi linguistik melalui analisis lirik lagu Ego Wong Tuo sebagai representasi hubungan antara bahasa, budaya, dan realitas sosial masyarakat Jawa. Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena patah hati dalam lirik lagu tidak hanya dimaknai sebagai kegagalan hubungan percintaan, tetapi juga sebagai representasi relasi kuasa dalam keluarga, nilai kepatuhan kepada orang tua, serta konflik antargenerasi akibat pergeseran nilai budaya. Selain itu, penelitian ini mengungkap bahwa penyimpangan gramatikal, leksikal, dan fonologis dalam lirik merupakan strategi artistik yang memperkuat ekspresi emosional sekaligus merefleksikan nilai-nilai budaya Jawa. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian antropologi linguistik, linguistik, sastra, dan budaya, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang mengkaji karya musik sebagai representasi fenomena sosial dan budaya. Patah hati ini merupakan hasil dari speech act atau tindak tutur orang tua yang bersifat direktif, yang dalam budaya Jawa sering kali dianggap sebagai titah yang tidak dapat dibantah demi menjaga harmoni
References
Acariya, D., Jurnal, N., Budaya, B., Setyawati, B., Queena, N., Putri, H., Bahasa, P., & Mulawarman, U. (2025). Pesan Cinta dan Kehangatan dalam Lirik Lagu Bertaut: Sebuah Kajian Hermeneutika musik sangat digemari , dengan durasi penggunaan yang signifikan setiap harinya ( We Are. 3.
Astrellita, D. A., & Abidin, M. (2024). Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak: IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 8 No. 2 Tahun 2024. IDEA: Jurnal Psikologi, 8(2), 72–82. https://doi.org/10.32492/idea.v8i2.8201
Cut Irna Liyana. (2025). Linguistik: Pengantar Studi Sastra (1st ed.). PT. Green Pustaka Indonesia.
Damayanti, I. K., & Indarti, M. T. (2023). Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Lirik Lagu Tertawan Hati Karya Awdella: Kajian Pragmatik. 4, 2707–2712.
Diandra Dessy. (2021). Pengantar Antropologi (1st ed.). DIVA PRESS. [email protected]
Farjianti Dian. (2024). Pengantar Sastra (Cetakan Pertama). PT. Sonpedia Publiahing Indonesia. WWW. buku.sonpedia.com
Gumilang, R., Setiawati, S., & Syahrizal, S. (2023). KEbertahanan Musik Orkes Minang Kini: Kajian Antropologi Musik Pada Musik Orkes Taman Bunga. 2023, 7(2), 109. https://doi.org/10.26742/jbe.v7i2.2874
Halid Elan. (2023). Analisi Kesalahan Bahasa Pada Surat Kabar Online OKEZONENEWS.COM Edisi Agustus-September 2022 (KAJIAN SEMANTIK): Elan Halid : Analisis Kesalahan Bahasa pada Surat Kabar Online Okezone.com … Website : https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasiEmail : [email protected]. 2023, 78–90. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/penaliterasi
Juli, E., Dan, E., Etik, K., & Publik, A. (2023). MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI BUDAYA JAWA DALAM MEMPERKUAT PROFESIONALISME. 9(2), 221–239.
Julianto, I. R. (2023). Diksi , Gaya Bahasa , Dan Citraan Lirik Lagu Para Pencari-Mu Karya Ungu ( Kajian Stilistika ). 3(1), 56–63.
Kuala, K., Langkat, K., Cahyani, S. D., Islam, U., Utara, S., & Islam, H. (2024). Javanese Marriage Traditions from an Islamic Law Perspective: A Case Study of Suka Damai Village , Kuala District , Langkat Regency. 2(3), 63–71.
Meidariani, N. W. (2021). Variasi Bahasa pada Youtuber Jepang dalam Chanel Hikakin TV. SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra, 13(2), 21–30. https://doi.org/10.36733/sphota.v13i2.1665
Muhammadiah Mas’ud. (2024). Bahasa dan Sastra Indonesia (1st ed.). PT. Green Pustaka Indonesia. www.greenpustaka.com
Munawaroh, F., Handayani, S., & Nur, D. M. M. (2025). Individualisme di Kalangan Mahasiswa di Era Digital dan Implikasinya Terhadap Nilai-Nilai Sosial dalam Pendidikan IPS. 02(03), 2577–2583.
Mustadi Ali. (2021a). Filosofi, Teori, dan Konsep Bahasa Sastra Indonesia Sekolah Dasar (1st ed.). UNY Press.
Mustadi Ali. (2021b). Filosofi, Teori, dan Konsep Bahasa Sastra Indonesia Sekolah Dasar (1st ed.). UNY Press.
Peber Gustina Hia. (2025). Analisis Nilai-Nilai Budaya dalam Lagu Kinanti – Dhat KKN di Desa Penari: Kajian Antropolinguistik. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa Dan Sastra Inggris, 3(2), 117–122. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i2.1790
Putri, A., Lubis, A., Pramudita, A., Arzli, H. S., & Suri, N. (2025). Nilai Budaya dalam Penggunaan Bahasa Arab pada Aspek Sosial Masyarakat Indonesia: Studi Kualitatif Antropolinguistik. 4(2), 11258–11264.
Putri Auliana. (2025). Analisis Makna Konotatif pada Lirik Lagu Adaptasi Karya Tulus: JPPK- Volume 3, NO. 3, JULI 2025. July, 2025, Vol.3 No. 3, 23–30. https://doi.org/https:// doi.org/10.59031/jkppk.v3i3.575
Rahma, K., Abdullah, H. H., Anugerah, R., Komunikasi, S., Bogor, U. D., Komunikasi, S., & Bogor, U. D. (2024). Representasi Makna Self Improvement Pada Lirik Lagu Tulus “ Diri ” ( Analisis Semiotika Roland Barthes ). 3, 4903–4916.
Ramadha. (2025). Teknik Simak Catat bagi Pemelajar BIPA dalam Kemampuan Menulis Kosakata: Studi Riset oleh Pemelajar Islamwittaya School: Jurnal Bindo Sastra 2 (2) (2018): 218–224. 2025, Vol.5, No.3, 218–224. https://doi.org/10.20961/transling.v5i3.110825
Ramadhani Adinda. (2025). Teknik Simak Catat bagi Pemelajar BIPA dalam Kemampuan Menulis Kosakata: Studi Riset oleh Pemelajar Islamwittaya School: Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia Vol. 10 No. 1 (2025), 9-20. 2025, Vol.10 No.1, 9–20. https://doi.org/https:// doi.org/10.32528/bb.v10il.2927
Riyadi Lanang. (2023). Capaian Pembelajaran Seni Musik Pada Kurikulum Merdeka sebagai Wujud Merdeka Belajar: Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik 5 (1), 40-50. 2023, Vol.5 No.1, Hal 40-50. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/musikolastika.v5i1.104
Rosya, D., & Handayani, W. (2024). MISKONSEPSI STRICT PARENT PADA ANAK PEREMPUAN. 10(2).
Rahman, M. S. A., & Kuswanjono, A. (2025). Filsafat Penerimaan dalam Kesehatan Mental: Nrimo ing Pandum sebagai Mekanisme Coping di Era Modern. Jurnal Filsafat Indonesia, 8(2), 247–256. https://doi.org/10.23887/jfi.v8i2.87305
Ridwan, R., Sunarsih, E., & Wirawan, G. (2026). "Analisis Gaya Bahasa Pertentangan pada Album Perayaan Patah Hati Babak 1 Karya For Revenge". Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 4(1), 197–208. https://doi.org/10.61132/yudistira.v4i1.2651
Setyawati, A. (2024). Pola Kolokasi Lirik Lagu pada Album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya Karya Nadin Amizah. Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 5(01), 67–76. https://doi.org/10.22515/tabasa.v5i01.10083
Sri, A., Situmorang, W., Yunita, C. M., Fania, D., & Lubis, A. (2024). Pola Pengasuhan Anak Usia Dini Berbasis Budaya Jawa. (2), 1–10.
Syaifudin, N. (2023). Representasi Nilai-Nilai Budaya Jawa dalam Lirik Lagu Caping Gunung Karya Gesang. Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya, dan Sastra, 5(2), 30–39. https://doi.org/10.33477/lingue.v5i2.5882
Teguh santoso. (2025). "Perbedaan Verba yang Mencerminkan Budaya dalam Bahasa Jepang dan Bahasa Jawa: Kajian Etnolinguistik".NAWA: Journal of Japanese Studies. Volume 2, 52-60.https://doi.org/10.69908/nawa.v2i1.43542.
Wahyuni. (2026). Makna Gramatikal Pada Lirik Lagu “Janji Palsu” Karya Hindia. SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra, 18(1), 48–59. https://doi.org/10.36733/sphota.v18i1.13419
Widjanarko Paulus. (2023). Buku Ajar Seni Musik (1st ed.). Unisri Press. Press.Unisri.ac.id








