PENINGKATAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI OPTIMALISASI ENGAGEMENT DAN KONTEN MEDIA SOSIAL CENIK BABY & KIDS FASHION
Kata Kunci:
digital marketing, media sosial, engagement, konten, UMKMAbstrak
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan engagement dan strategi konten media sosial sebagai upaya peningkatan pemasaran digital pada Toko Baju Cenik Baby & Kids Fashion. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah pengelolaan media sosial yang belum optimal, kurangnya konsistensi dalam pembuatan konten, serta belum adanya jadwal posting yang terstruktur. Solusi yang diberikan berupa pendampingan pembuatan konten, penyusunan jadwal posting, serta optimalisasi pengelolaan media sosial Instagram dan TikTok. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam konsistensi pengunggahan konten serta mulai munculnya interaksi dari audiens, seperti like, komentar, dan jumlah tayangan. Selain itu, kemampuan karyawan dalam membuat dan mengelola konten juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, program ini memberikan dampak positif terhadap pengelolaan pemasaran digital dan diharapkan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan oleh pihak mitra.
Referensi
Aulia, R., & Indriani, E. (2020). Pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian pada usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital, 15(2), 124-135.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson Education.
Herlina, N., & Simabur, F. (2025). Pengaruh konsistensi konten terhadap peningkatan engagement di media sosial. Jurnal Manajemen Digital.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Pratama, B., & Suryani, M. (2019). Peran konten visual dalam meningkatkan engagement di media sosial pada brand fashion. Jurnal Pemasaran dan Manajemen, 22(3), 200-213.
Priambada, S. (2015). Manfaat penggunaan media sosial pada usaha kecil menengah (UKM). Jurnal Administrasi Bisnis.