Penerapan dan Kontribusi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di MAN Sidenreng Rappang
DOI:
https://doi.org/10.36733/jsp.v16i1.13171Keywords:
; pembelajaran berdiferensiasi, Aqidah Akhlak,, Profil Pelajar Pancasila,, Kurikulum Merdeka, ; pendidikan karakter IslamAbstract
Kurikulum Merdeka menempatkan Profil Pelajar Pancasila sebagai capaian utama pendidikan nasional, namun kajian tentang penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Aqidah Akhlak—yang memiliki muatan karakter dan afektif sangat kuat—masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik pembelajaran berdiferensiasi serta menganalisis kontribusinya terhadap pembentukan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila di MAN Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal terpancang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan selama 12 pertemuan, dan analisis dokumen terhadap RPP, modul ajar, serta hasil produk siswa pada periode Mei–Agustus 2025, dengan subjek dua guru Aqidah Akhlak, 18 siswa, serta pimpinan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang berpijak pada asesmen diagnostik holistik, diferensiasi konten-proses-produk multimodality, integrasi teknologi (Smart TV, blog, ChatGPT), serta peran guru sebagai fasilitator yang humanis berhasil mewujudkan keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila secara simultan dan terintegrasi: beriman dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif, serta bernalar kritis. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan motivasi dan prestasi belajar, tetapi juga menjadi wahana strategis pembentukan karakter religius-nasionalis yang harmonis antara nilai Islam, teori pendidikan modern, dan Kurikulum Merdeka, sehingga model ini memiliki potensi replikasi tinggi di madrasah lain.
Downloads
References
Ahmad, J. (2023). Self-regulation dan self-regulated learning dalam pendidikan islam. Islamic Character Development.
Anggoro, S., Fitriati, A., Ng, K. T., Talib, C. A., & Mareza, L. (2024). Differentiated Instruction Based on Multiple Intelligences as Promising Joyful and Meaningful Learning. International Journal of Evaluation and Research in Education (Ijere), 13(2), 1194. https://doi.org/10.11591/ijere.v13i2.24791
Asriadi, M., Hadi, S., Istiyono, E., & Retnawati, H. (2023). Does Differentiated Instruction Affect Learning Outcome Systematic Review and Meta-Analysis. Journal of Pedagogical Research. https://doi.org/10.33902/jpr.202322021
Bulqis, D. B. Q. (2025). Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pemenuhan Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Calicchio, S. (2023). Abraham Maslow, dari hierarki kebutuhan hingga pemenuhan diri: Sebuah perjalanan dalam psikologi humanistik melalui hierarki kebutuhan, motivasi, dan pencapaian potensi manusia sepenuhnya. Stefano Calicchio.
Firmansyah, D., Suryana, A., Rifa’i, A. A., Suherman, A., & Susetyo, D. P. (2022). Hexa helix: kolaborasi quadruple helix dan quintuple helix innovation sebagai solusi untuk pemulihan ekonomi pasca covid-19. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 6(4), 476–499.
Godor, B. P. (2021). The Many Faces of Teacher Differentiation: Using Q Methodology to Explore Teachers Preferences for Differentiated Instruction. The Teacher Educator, 56(1), 43–60. https://doi.org/10.1080/08878730.2020.1785068
Hidajat, F. A. (2024). Buku Ajar Konstruksi Berpikir Matematika Tingkat Tinggi dan Berpikir Kreatif. Penerbit NEM.
Huda, M., Arif, M., Rahim, M. M. A., & Anshari, M. (2024). Islamic Religious Education Learning Media in the Technology Era: A Systematic Literature Review. At-Tadzkir, 3(2), 83–102. https://doi.org/10.59373/attadzkir.v3i2.62
Imran, M. E., Sulfasyah, S. P., & Bahri, A. (2024). Pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Indonesia Emas Group.
Indonesia}, {Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020–2024. In Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Insani, F. D. (2019). Teori Belajar Humanistik Abraham Maslow Dan Carl Rogers Serta Implikasinya Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan, 8(2), 209–230.
Jhonson, D. W., Jhonshon, R. T., & Holubec, E. J. (2017). Colaborative learning: strategi pembelajaran untuk sukses bersama. Nusa Media.
Junanah, M. I. S. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Kehidupan Ali Bin Abi Thalib serta Relevansinya dengan Konsep Pendidikan Karakter di Indonesia.
Kementerian Agama RI. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya, QS. Al-Baqarah [1]: 286. Kementerian Agama Republik Indonesia. https://quran.kemenag.go.id
Kementerian Pendidikan Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, K. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Komang Arie Suwastini, N. (2021). Differentiated Instruction for Efl Classroom. TELL-US Journal, 7(1), 14–41. https://doi.org/10.22202/tus.2021.v7i1.4719
Kyeremeh, P., Amoah, E. K., & Sabtiwu, R. (2021). Junior High School Mathematics Teachers’ Practice of Differentiated Instruction and Associated Challenges in Tano South Distict. Journal of Mathematics and Science Teacher, 1(1), em001. https://doi.org/10.29333/mathsciteacher/10914
Magableh, I. S. I., & Abdullah, A. (2020). On the Effectiveness of Differentiated Instruction in the Enhancement of Jordanian Students’ Overall Achievement. International Journal of Instruction, 13(2), 533–548. https://doi.org/10.29333/iji.2020.13237a
Mansir, F. (2022). Problems of Islamic Religious Education in the Digital Era. At Ta Dib, 17(2), 284. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v17i2.8405
Naima, Yaumi, M., Nursyam, Elya, & Fitri, R. (2024). Implementation of Islamic Religious Education Learning in Building Students’ Social Attitude. Tafkir Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 5(1), 171–183. https://doi.org/10.31538/tijie.v5i1.1052
Nurdin, A., & Samudi, S. (2023). Reviving Islamic Religious Education: a Transformative Journey in Banten’s High Schools. Al-Ishlah Jurnal Pendidikan, 15(4), 5033–5046. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i4.4078
Payong, M. R. (2020). Zona perkembangan proksimal dan pendidikan berbasis konstruktivisme sosial menurut Lev Semyonovich Vygotsky. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 12(2), 164–178.
Perdana, F. F. H., Azhar, R., Musyafa, H. R., & Rahayu, G. S. (2025). PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN ABAD 21. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 4(11), 3625–3642.
Rahayu, R., Roisah, K., Wardana, K. A., & Erlangga, V. L. S. (2024). Human Rights Defenders in Indonesia’s Digital Age: Navigating Limited Spaces in the Quest for Digital Democracy. Sriwijaya Law Review, 8(2), 358–375. https://doi.org/10.28946/slrev.Vol8.Iss2.3860.pp358-375
RI, K. A. (2019). Al- Qur’an dan Terjemahannya QS. Al-Hujurat [49]: 13.
RI, K. A. (20219). Al- Qur’an dan Terjemahannya QS. Ar-Ra’d / [13]:11.
Seffi, S., & Perseveranda, M. E. (2025). Tantangan Pelaksanaan Asesmen Diagnostik dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di SMAN 2 Fatuleu Barat. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(4), 3581–3588.
Sihotang, K. (2019). Berpikir kritis: Kecakapan hidup di era digital. PT Kanisius.
Suaidi, S., Mun’im, Z., Astuti, S. D., Riyadi, I., Khabibah, S., & Huda, N. (2025). Harmonisation Between DSN-MUI Fatwas and OJK Regulations: Towards an Innovative and Inclusive Sharia-Compliant Fintech Ecosystem in Indonesia. Mazahib, 24(1), 182–197. https://doi.org/https://orcid.org/0009-0008-8808-1277
Suliyanah, S., Khasanah, U., Alifia, D., Agustinaningrum, N. A., Sabrina, N. M. N., & Deta, U. A. (2023). The Teacher’s Role as an Applicator of “Profil Pelajar Pancasila” in “Merdeka Belajar” Curriculum. International Journal of Research and Community Empowerment, 1(1), 29–32. https://doi.org/10.58706/ijorce.v1n1.p29-32
Suryani, N. D. (2022). Mengenal" HOTS"(Higher Order Thinking Skills) Dalam Pendidikan. Media Nusa Creative (MNC Publishing).
Tabroni, I., & Rahmania, S. (2022). Implementation of Akhlaqul Karimah Through Islamic Religious Education Approach in Early Children. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 1(1), 33–40. https://doi.org/10.54259/eajmr.v1i1.454
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jamaluddin Mangka, Ahdar, Muzakkir, St. Aminah, Ahmad Yani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







