Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sempit Dengan Teknologi Akuaponik Pada Masyarakat Balikpapan

Authors

  • Dyah Wahyu Apriani Institut Teknologi Kalimantan
  • Tiara Rukmaya Dewi Institut Teknologi Kalimantan
  • Andina Prima Putri Institut Teknologi Kalimantan
  • Maryo Inri Pratama Institut Teknologi Kalimantan
  • Oryza Lhara Sari Institut Teknologi Kalimantan
  • Rossana Margaret Kadar Yanti Institut Teknologi Kalimantan

Keywords:

akuakultur, akuaponik, hidroponik, lahan terbatas

Abstract

Kelurahan Muara Rapak merupakan kawasan industri, kawasan pertahanan dan keamanan, serta ruang terbuka hijau yang terletak di kota Balikapapan Kalimantan Timur. Secara spesifik, kawasan Muara Rapak merupakan lokasi padat penduduk dengan lahan kosong yang minim sehingga diperlukan penggunaan lahan seoptimal mungkin. Upaya pemanfaatan lahan kosong menjadi lahan produktif di Kelurahan Muara Rapak Rukun Tetangga 07 telah dilakukan melalui sistem hidroponik, namun sistem ini dinilai tidak optimal dalam pemanfaatan lahan kosong karena hanya menghasilkan panen berupa sayuran, sehingga diperlukan sistem lain yang dapat memberikan hasil yang lebih optimal. Sistem Akuaponik merupakan sistem yang menggabungkan metode hidroponik dan akuakultur, dimana sistem ini merupakan alternatif menanam sayur dan memelihara ikan dalam satu wadah tanpa perlu menyedikan lahan tambahan/memperluas lahan. Sistem ini cocok untuk dikembangkan pada daerah sasaran dikarenakan masyarakat memiliki kendala luas lahan dan telah banyak mengetahui mengenai budidaya ikan dan metode hidroponik. Pembuatan model akuaponik serta sosialisasi tentang teknik dan tatacara sistem akuaponik dilakukan pada daerah sasaran untuk mengatasi masalah tersebut. Pelaksanaan program dilakukan selama enam bulan dan menghasilkan model akuaponik yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar, sosialisasi juga telah dilakukan dengan menghadirkan masyarakat daerah sasaran, selain itu dibuat pula media sosial yang berisi seluruh infrormasi pengembangan akuaponik.

References

Ashari, Saptana & Purwantini, T. B. (2012). Potential Use of Backyard Land for Food Security. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30 (1), 13-30.

Azhari, D. & Tomasoa, A. M. (2018). Kajian Kualitas Air dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) yang Dibudidayakan Dengan Sistem Akuaponik. Jurnal Akuatika Indonesia, 3(2), 84-90.

Dauhan, R. E. S., Efendi, E. & Suparmono. (2014) Efektifitas Sistem Akuaponik dalam Mereduksi Konsentrasi Amonia Pada Sistem Budidaya Ikan. e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 2(1), 297-302.

Farida, N. F., Abdullah, S. H., & Priyati, A. (2017). Analisis Kualitas Air Pada Sistem Pengairan Akuaponik. Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, 5(2), 385-394. https://doi.org/10.29303/jrpb.v5i2.54

Hertika, A. M. S., M. Fadjar., S. W. A. Permanasari., & B. A. Nugroho. (2021). Program pemberdayaan PKK melalui program pengembangan sistem akuaponik di Desa Ampeldento, Karangploso, Malang. Riau Journal of Empowerment, 4(2), 83-94. https://doi.org/10.31258/raje.4.2.83-94

Indah P., N., & Setyaningsih, A. (2020). Kebijakan Food Security: Arah Kebijakan dan Strategi Ketahanan Pangan Pemerintah Indonesia. Journal of Governance Innovation, 2(1), 77–82. https://doi.org/10.36636/jogiv.v2i1.394

Madusari, S., Astutik, D., Sutopo, A. & Handini, A. S. (2020). Inisiasi Teknologi Hidroponik Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan Masyarakat Pesantren. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik, 2 (2), 45-52. DOI: 10.24853/jpmt.2.2.45-52

Perwitasari, D.A, Amani, T. Tim KKN Desa Gending. (2019). Penerapan Sistem Akuaponik (Budidaya Ikan Dalam Ember) Untuk Pemenuhan Gizi Dalam Mencegah Stunting di Desa Gending Kabupaten Probolinggo. Jurnal Abdi Panca Marga, 1 (1), 21-26.

Setiawati, M., Sutajaya, R. & Suprayudi, M.A. (2008). Pengaruh Perbedaan Kadar Protein dan Rasio Energi. Aquacultura Indonesia. 9(1): 31-38.

Zulfanita, Roisu E. M., Rinawidiastuti, Iskandar, F. & Setiawan, B. (2021). Gelar Teknologi Akuaponik Tanaman Sayuran Dan Budidaya Lele Dalam Ember Di Desa Butuh, Kecamatan Butuh, Purworejo. Selaparang, 4 (2), 340 - 346. https://doi.org/10.31764/jpmb.v4i2.4356

Downloads

Published

2022-12-20