Analisis Kemacetan lalu Lintas di Area Pelabuhan Sanur
DOI:
https://doi.org/10.36733/alamlestari.v11i1.14444Keywords:
Kemacetan, Lalu lintas, Kendaraan, PelabuhanAbstract
Keberadaan pelabuhan Sanur telah meningkatkan aktivitas kendaraan yang diakibatkan oleh keluar masuknya kendaraan dari dan ke arah pelabuhan Sanur, Peningkatan arus kendaraan cukup signifikan yang menimbulkan kemacetan kendaraan dari Patung Titi Banda sampai ke simpang empat Hotel Plaza Sanur. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor akan menyebabkan peningkatan konflik lalu lintas yang banyak menimbulkan keluhan di masyarakat. Pelabuhan Sanur merupakan pelabuhan pengumpan lokal yang menuju ke Pulau Nusa Penida dan menuju Pelabuhan Gili yang ada di Pulau Lombok Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kemacetan dan tingkat kemacetan jalan By Pass Ngurah Rai yang berada di depan Pelabuhan Sanur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepadatan Lalu Lintas jalan terletak pada level C yaitu Level arus lalu lintas stabil. tetapi kecepatan dan gerakan lebih ditentukan oleh volume yang tinggi, sehingga pemilihan kecepatan dalam batas-batas kecepatan jalan yang masih memuaskan. Tingkat pelayanan ini sesuai untuk desain jalan perkotaan. Berdasarkan data Anda lalin Dishub Kota Denpasar Tahun 2021 dimana kondisi operasional Pelabuhan Sanur Tahun 2021 menyebabkan penambahan pembebanan kendaraan 445,32% pada hari kerja dan 283,89% pada hari libur di Jalan Pantai Matahari Terbit dengan tingkat layanan Level B cukup baik. Perbedaan data Anda lalin Tahun 2021 Level B dengan hasil penelitian saat ini Level C diduga akibat adanya penambahan area parkir yang dikelola pihak ketiga yaitu PT Alam Sutra, di atas lahan terbuka seluas 8,5 Ha, posisinya di sebelah utara sebelum jalan Pantai Matahari Terbit. Kondisi arus lalu lintas saat ini Level C menunjukkan bahwa jalan matahari terbit yang berada di depan lokasi Pelabuhan Sanur pada hari kerja dan hari libur berada dalam zona arus stabil dan pengemudi memiliki kebebasan yang cukup dalam memilih kecepatan kendaraan.
References
Agus Setiono, B. 2012. Pengaruh moda transportasi darat terhadap kelancaran arus container di PT. Nilam Port terminal Indonesia cabang Tanjung Perak Surabaya.
Aswad, M. R. 2022. Analisis Kemacetan Jalan Pada Simpang Tak Bersinyal. Jurnal Kacapuri: 5 (2), 537–547.
Atmaja, I. G. C. S., Sudipa, N., Sila Darma, I. G. B., Nuarsa, I. W., & Mahendra, M. S. (2024). Analysis of sea and river water quality standards due to operations and domestic activities in the Sanur Port area, Bali. Journal of Environmental Management and Tourism, 15(2), 248–262. https://doi.org/10.14505/jemt.v15.2(74).02
BPS Provinsi Bali. Bali Dalam Angka Tahun 2024. Denpasar
Departemen Pekerjaan Umum. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Direktorat Jendral Bina Marga, Jakarta.
Departemen Pekerjaan Umum. 2005. No.06/BM/2005. Pedoman Perencanaan Putar Balik (UTurn) (PPPB). Direktorat Jendral Bina Marga, Jakarta.
Direktorat Pembina Jalan Kota. 1990. No.014/T/BNKT/1990. Tata Cara Perencanaan Pemisah. Direktorat Jendral Bina Marga, Jakarta.
Mochamad Ichsan Nugraha. 2016. Analisi Kinerja Pelayanan Putaran Balik Arah (U-Turn) Terhadap Pengadaan Shelter Trans Jogja Di Universitas Muhammadiah Yogyakarta (Studi Kasus: U-Turn Jalan Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Sekitar Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta). Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiah Yogyakarta.
Rakhman, R. F., & Marbun, W. I. 2005. Analisis Perubahan Manajemen Lalu Lintas pada Jarigan Jalan di Sekitar Jalan Layang dan Jembatan Pasupati. Bandung: ITB.
Sukirman, Nova. 1994. Dasar - Dasar Perencanaan Geometrik Jalan, Bandung.