PEST AND DISEASE MONITORING WITH CONTROL MEASURES ON CHILI (Capsicum frutescens L.) PLANTATION IN TURI, SLEMAN, YOGYAKARTA
PEMANTAUAN HAMA DAN PENYAKIT SERTA TINDAKAN PENGENDALIANNYA PADA LAHAN CABAI (Capsicum frustescens L.) DI TURI, SLEMAN, YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.36733/agrofarm.v5i1.13135Keywords:
Chili cultivation, disease incidence, Integrated pest management, Pest intensityAbstract
Red chili (Capsicum annuum L.) is an important horticultural crop in Indonesia, but its productivity is often constrained by pests and diseases. Monitoring is carried out to identify pest and disease infestations, analyze attack patterns, and determine the factors influencing their distribution and intensity. This study aimed to identify the types of pests and diseases affecting chili plantations in Turi, Sleman, Yogyakarta, and to evaluate their incidence and intensity. The research was conducted in October 2025 using a diagonal sampling method at five observation points, with ten plants randomly selected per point. The results are expected to provide a basis for effective and sustainable pest and disease management to support chili productivity.
References
Agustini, S. et al. (2023) ‘Dinamika populasi hama dan penyakit utama pada tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) di Kota Palangka Raya’, Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian, 17(2), pp. 85–100.
Ali, F. and Aprilia, R. L. (2018) ‘Serangan virus kuning terong pada induksi ekstrak daun Clerodendrum japonicum dan Mirabilis jalapa’, Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi, 11(2), pp. 101–105.
Direktorat Jenderal Hortikultura (2024) Laporan kinerja Direktorat Jenderal Hortikultura tahun anggaran 2023 (versi ATAP revisi). Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Eha, Sharifah, N. et al. (2025) ‘Strategi perluasan produksi usahatani cabai rawit di Kota Serang’, Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis, 2(2), pp. 251–259.
Fitriani, B. N., Fardhani, D. M. and Nugraheni, I. A. (2025) ‘Analisis insidensi virus gemini pada tanaman cabai (Capsicum frutescens)’, Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 3, pp. 823–829.
Gustianingtyas, M. et al. (2020) ‘Berat larva Spodoptera litura dan luas daun cabai yang dimakannya setelah diaplikasikan berbagai isolat jamur entomopatogen’, Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-8 Tahun 2020, UNSRI, Palembang, 20 Oktober 2020.
Irjang, I., Iinnaninengseh and Aulia, M. R. (2024) ‘Analisa pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) dengan aplikasi berbagai jenis insektisida nabati’, Jurnal Agroterpadu, 3(2), pp. 143–148.
Khamid, M. B. R. and Siriyah, S. L. (2018) ‘Efektivitas bakteri entomopatogen dari tanah sawah asal Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang terhadap intensitas serangan dan mortalitas hama ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman kubis bunga (Brassica oleracea L.)’, Jurnal Agrotek Indonesia, 3(1), pp. 66–69.
Malado, M. et al. (2024) Pengendalian hama dan penyakit tanaman pertanian. Padang: CV. Gita Lentera.
Meilin, A. (2014) Hama dan penyakit pada tanaman cabai serta pengendaliannya. Jambi: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi.
Muliasari, A. A. and Trilaksono, R. (2020) ‘Insidensi hama dan penyakit utama tebu (Saccharum officinarum L.) di PT PG Rajawali II Jatitujuh Majalengka’, Jurnal Sains Terapan, 10(1), pp. 40–52.
Ngilamele, W. and Pinaria, A. G. (2020) ‘Pengendalian hama Thrips sp. menggunakan perangkap warna pada tanaman cabai merah (Capsicum annum L.)’, Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 1(2), pp. 42–46.
Nurfadhilah, L. et al. (2024) ‘Intensitas penyakit cabai rawit (Capsicum frutescens) di Desa Sumber Baru Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir’, Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-12 Tahun 2024, UNSRI, Palembang, pp. 743–752.
Prabaningrum, L. and Moekasan, T. K. (2022) Ulat grayak, Spodoptera spp.: Hama polifag, bioekologi, dan pengendaliannya. Jakarta: IAARD Press.
Saranani, M. (2023) ‘Pengendalian hama tanaman cabai rawit dan dampaknya terhadap pendapatan petani di Desa Lalopisi Kecamatan Meluhu’, Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 2(2), pp. 115–126.
Sari, D. E. and Sulfiani (2022) ‘Efektivitas beberapa pestisida nabati terhadap populasi Thrips sp. pada tanaman cabai’, Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 10(2), pp. 299–304.
Sarianti, S. and Subandar, I. (2022) ‘Insidensi dan severitas penyakit antraknosa pada tanaman bawang merah di Kampung Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil’, Jurnal Pertanian Agros, 24(1), pp. 202–210.
Sondakh, Y. A. et al. (2021) ‘Intensitas serangan penyakit antraknosa pada pertanaman cabai di Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan’, Jurnal Agrobisnis, 3(1), pp. 17–22.
Syafira, F., Mariana, M. and Budi, I. S. (2024) ‘Efektivitas bokashi, Trichoberas, dan PGPR terhadap penyakit antraknosa pada tanaman cabai rawit’, Jurnal Proteksi Tanaman Tropika, 7(3), pp. 978–992.
Uge, E., Yusnawan, E. and Baliadi, Y. (2021) ‘Pengendalian ramah lingkungan hama ulat grayak (Spodoptera litura Fabricius) pada tanaman kedelai’, Buletin Palawija, 19(1), pp. 64–80
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Daffa, Annisa, Baja, Naila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


