DEVELOPMENT STRATEGY OF SUBAK BULUH AS AN AGRO-TOURISM DESTINATION IN BATURITI VILLAGE, KERAMBITAN DISTRICT, TABANAN REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.36733/agrimeta.v15i2.13365Keywords:
Subak Buluh, Agrotourism, SWOT AnalysisAbstract
This study aims to formulate development strategies for Subak Buluh as an agro-tourism destination in Baturiti Village, Kerambitan District, Tabanan Regency. Subak, as a traditional Balinese irrigation institution with strong socio-cultural values, plays a vital role in water management and agricultural sustainability. In response to contemporary challenges, subak must be developed not only as an agricultural institution but also as an alternative tourism attraction. Data were collected using purposive sampling from 78 respondents, consisting of 39 internal respondents (farmers and subak members) and 39 external respondents (tourists and local residents). Respondents exhibited diverse characteristics in terms of education level and occupation. SWOT analysis was employed to identify internal strengths and weaknesses as well as external opportunities and threats in the development of Subak Buluh agro-tourism. The results indicate that Subak Buluh’s main strengths include its natural landscape, cultural traditions and ceremonies, and fertile agricultural land. However, limitations such as insufficient internal funding and limited promotional activities remain key challenges. Promising development opportunities arise from village tourism programs and the growing global trend toward alternative tourism, while threats include tourist congestion and infrastructure degradation. This study provides strategic recommendations to support the sustainable development of Subak Buluh as an agro-tourism destination, contributing to local community welfare while preserving environmental and cultural sustainability
Downloads
References
Anggara, I. G. M. D. C., & Wulandari, P. P. (2023). strategi pengembangan potensi desa yeh embang kangin sebagai desa wisata berbasis budaya di kecamatan mendoyo kabupaten jembrana. journal of tourism and interdiciplinary studies, 3(1), 28-36.
Arsana, I. M. M., Mudhina, M., Waisnawa, I. G. N. S., & Sudiajeng, l. (2017). strategi pengembangan desa wisata berbasis agrowisata di desa belimbing kacamatan pupuan, kabupaten tabanan. soshum: jurnal sosial dan humaniora, 6(1), 46.
Anggraeni, N. P. S., & Arida, I. N. S. problematika pengembangan potensi wisata subak sebagai agrowisata di subak anggabaya kelurahan penatih kota denpasar.
Budiasa, I. W. (2011). konsep dan potensi pengembangan agrowisata di bali. dwijenagro, 2(1).
Budhiarti, K. A. R., Windia, W. A. Y. A. N., & Astiti, N. W. S. (2016). strategi pengembangan subak menjadi lembaga berorientasi agribisnis di kabupaten badung (kasus subak sengempel, desa bongkasa, kecamatan abiansemal). e-jurnal agribisnis dan agrowisata.
Choirunnisa, I. C., & Karmilah, M. (2022). strategi pengembangan pariwisata budaya. jurnal kajian ruang, 2(1), 89-109.
Dewi, I. A. L., Wijayanti, P. U., & Djelantik, A. A. A. W. S. (2013). strategi pengembangan subak pulagan sebagawai kawasan agrowisata. dwijenagro, 3(2).
Damayanti, I. A. K. W., Harisal, H., & Prayustika, P. A. (2023). strategi pengembangan potensi wisata desa batur tengah, kintamani, kabupaten bangli, bali. budimas: jurnal pengabdian masyarakat, 6(1).
Damayanti, K. D., & Anggreni, I. A. l. (2022). persepsi pengunjung terhadap daya tarik wisata di agrowisata subak sembung pada era new normal. jurnal agribisnis dan agrowisata issn, 2685, 3809
Febrianty, I. (2017). strategi pengembangan wisata pesisir pantai: studi kasus desa batu lima, kuala tambangan kabupaten tanah laut provinsi kalimantan selatan.
Juniasa, I. D. N., Umbas, R., Sugiantiningsih, A. A. P., Merta, I. N., Yunita, I. M., & Mertaningrum, N. L. P. E. (2022). potensi, kendala, dan harapan petani terhadap subak anggabaya sebagai agrowisata. jurnal ilmiah dinamika sosial, 6(2), 207-215.
Kurniasanti, S. A. (2019). analisis strategi pengembangan agrowisata. journal of tourism and creativity, 3(1).
Mirayani, N. K. S., Paristha, N. P. T., & Octaviana, N. K. R. (2023). strategi pengembangan desa wisata kerta kabupaten gianyar provinsi bali dalam new normal era. altasia jurnal pariwisata indonesia, 5(1), 18-31.
Ngago, N. D. (2022). strategi pengembangan usahatani padi organik di subak lepud desa baha kecamatan mengwi kabupaten badung (doctoral dissertation, universitas mahasaraswati denpasar).
Putri, N., Suryawardani, I., & Diarta, I. K. S. (2020). strategi perekayasaan subak sembung sebagai daya tarik wisata di perkotaan. jurnal agribisnis dan agrowisata issn, 2685, 3809.
Pratiwi, N. M. W. T., & Diarta, I. K. S. (2022). analisis potensi pengembangan agrowisata di subak batan wani desa sading kecamatan mengwi kabupaten badung. jurnal agribisnis dan agrowisata issn, 2685, 3809.
Pantiyasa, I. W., & Darsana, I. M. (2023). pengembangan wisata berkelanjutan di jatiluwih tabanan bali: analisis swot dan strategi pengelolaan. media informasi penelitian kabupaten semarang, 5(2), 62-77.
Pandanan, S. S. (2019). strategi pengembangan agribisnis kakao di desa meko kecamatan pamona barat, kabupaten poso (doctoral dissertation, universitas bosowa).
Parmadi, I. G. N. W., & Kusuma, P. (2016). perancangan karya ilustrasi guna pengenalan sistem irigasi subak kepada masyarakat muda di pulau bali. kalatanda: jurnal desain dan media kreatif, 1(1), 81-100.
Pano, F. (2021). strategi pengembangan agrowisata subak gaga di desa mekar buana kecamatan abiansemal (doctoral dissertation, universitas mahasaraswati denpasar).
Profil Desa Baturiti. (2015, o7 26). retrieved from wordpress.com: https://desabaturitikerambitan.wordpress.com/2015/07/26/subak-desa-baturiti/
Rohmah, S., Alviany, D., Noviana, N., Fatmawati, I., Safrudin, A. N., & Winarto, B. (2024). analisis potensi dan strategi pengem-bangan agrowisata sebagai alternatif pariwisata berkelanjutan di kabupaten gunungkidul. prosiding hasil penelitian dan pengabdian bidang pendidikan, 1(1), 75-92.
Sunarsa, I. W. (2019). strategi pengembangan pantai purnama sukawati sebagai obyek dan daya tarik wisata. jurnal kepariwisataan, 18(2), 27-35.
Sriningsih, E., & Effendi, T. K. (2022, june). strategi pengembangan kawasan wisata kesehatan jamu di kecamatan balapulang kabupaten tegal. in prosiding seminar nasional hasil penelitian agribisnis (vol. 6, no. 1, pp. 63-69).
Sedana, G. (2010). analisis swot subak padangbulia berorientasi agribisnis. dwijenagro, 1(1).
Wijaya, N. S., & Sudarmawan, I. W. E. (2019). community based tourism (cbt) sebagai strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan di dtw ceking desa pekraman tegallalang. jurnal ilmiah hospitality management, 10(1), 77-98.
Windia, W., Suamba, I. K., & Sudarta, W. (2010). model pengembangan agrowisata berbasis sistem subak di bali. universitas udayana bukit jimbaran.
Waruwu, M. (2023). pendekatan penelitian pendidikan: metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). jurnal pendidikan tambusai, 7(1), 2896-2910.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ida Bagus Putu Suryawan, Putu Fajar Kartika Lestari, Ni Gst. Ag.Gde Eka Martiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



