KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN (LEEK) DI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN

(Studi Kasus di Desa Candi Kuning)

  • Ni Putu Wiwin Derayani Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Ketut Arnawa Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Putu Fajar Kartika Lestari Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: Keuntungan, Usahatani, Bawang Daun

Abstract

Penelitian tentang keuntungan usahatani bawang daun (leek), dan pengaruh modal lancer beberapa input terhadap keuntungan usahatani bawang daun (leek) di Desa Candi Kuning ditengarai dapat meningkatkan efisiensi usahatani bawang daun(leek). Oleh karenanya penelitian ini dilakukan dengan tujuan : (1) menentukan keuntungan usahatani bawang daun (leek) di Desa Candi Kuning; (2) menganalisis pengaruh modal lancer bibit bawang daun, pupuk, fungisida, dan tenaga kerja terhadap keuntungan usahatani bawang daun(leek).

Penelitian ini dilakukan di Desa CandiKuning, KecamatanBaturiti, KabupatenTabanan. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Responden diambil secara sensus dari jumlah anggota petani yang aktif sebanyak 30 orang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keuntungan usahatani bawang daun (leek) persiklus produksi adalah Rp 1.767.773,8 per 30,43 are. Modal lancer daun bawang (leek), pungisida dan tenagakerja sangat nyata pengaruhnya terhadap keuntungan usahatani bawang daun (leek), sedangkan modal lancer pupuk pengaruhnya cukup nyata

Berdasarkan beberapa temuan dalam penelitian ini, maka disaran kan agar alokasi modal lancer tenaga kerja,modal lancar pungisida, modal lancer bibit dan modal lancer pupuk lebih ditingkatkan dari alokasi yang biasa dilakukan. Para petani daun bawang (leek) di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti agar lebih intensip dalam memelihara tanaman daun bawang (leek), sehingga keuntungan usahatani daun bawang (leek) dapat lebih ditingkatkan.

Hubungan yang sangat menguntungkan antara petani dan subak perlu ditingkatkan agar terus terjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Sementara itu, terdapat perbedaan pendapatan antara sebelum masuk kesubak dan setelah masuk kesubak. Petani harus meningkatkan jumlah pendapatan dalam subak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim, 2007.Laporan Profil DesaTahun 2016. Kantor Kepala Desa
Candi Kuning , Kecamatan Baturi, KabupatenTabanan.
Anonim, 2016.StatistikDesaCandiKuning.
Anonim, 2011.Pendapatan Uasahatani.FakultasPertanian,UniversitasUdayana. Denpasar.
Anonym, 2016.LaporanInventarisSekretarisDesaTahun 2016.
DesaCandiKuning
DepartemenPertanian RI. 1980.Petani, KelompokTani, Pedomanteknis
optimasilahan. Jakarta. http://www.antaranews.com/berita.
Diunduhpada 26 April 2011
Baumol, W.,J., 2011. Economi Theory and Operation Analysis. Prentice-Hall, Inc., New Jersey.
Daniel, M., 2004.PengantarEkonomiPertanian. PurbaAksara, Jakarta.
Gujarati, D., 2015. EkonometrikaDasar. Erlangga Jakarta.
Hadisapoetra, S.,2012. BiayadanPendapatandalamUsahatani.FakultasPertanian
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Hernanto, F.1982.Ilmu-ilmuUsahatani. Penebaran Swadaya. Jakarta
Poll, C., dkk., 2014. PengantarIlmuEkonomi I. PT. GramediaPustakaUtama, Jakarta.
Soekartawi,A. Soeharjo, Jhon L. Dilondan J. Brian Hardaker, 2016. IlmuUsahatanidan
Penelitian Untuk Peembangunan Petani Kecil. Universitas Indonesia, Jakarta.
Soekartawi. 1995. Ilmu Usaha Tani. PT. Raja Grafindo, Jakarta
Soeharjo, A. dan Patong,D.,2013,Sendi-sendiPokok Usahatani. DepartemenIlmu .
Tjawilaksana, A., 1983. Usahatani.DepartemenIlmuSosialEkonomiPertanian, IPB : Bogor.
Tohir, Kalsan .2013. Seuntai Pengetahuan Tentang Usahatani Indonesia.
PT Bina Aksara, Jakarta
Published
2018-04-13
How to Cite
Derayani, N. P. W., Arnawa, I. K., & Lestari, P. F. K. (2018). KEUNTUNGAN USAHATANI BAWANG DAUN (LEEK) DI KECAMATAN BATURITI KABUPATEN TABANAN. Agrimeta: Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem, 8(15), 94-101. Retrieved from http://e-journal.unmas.ac.id/index.php/agrimeta/article/view/81