PENGARUH WAKTU PEMBERIAN MIKORIZA PADA BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.)

  • Albert Boly Lewar Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Putu Pandawani Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Cokorda Javandira Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: Mycorrhiza, Verietas, Cucumber

Abstract

Increased crop production is a major part in the cultivation of plants is no exception in cucumber (Cucumis sativus L.). Cucumber is one type of vegetables from the family cucurbitacea (labu-Labuan) which is very popular among the people of Indonesia. Cucumber cultivation extends throughout the world, both hot climates (tropical) and temperate (sub-tropical). Research on the effect of time of mycorrhizal administration on several varieties on the growth and yield of cucumis sativus l. Production has been done in Bona Village of Giannyar Bali Regency from February to May 2017. This study aims to know when the exact time of giving mycorrhiza to the land and appropriate varieties for planting.This research uses Factorial RAK calculation. With 3 treatment time of application, 3 treatment of varieties, combination of treatment time of application and varieties. Delivery time 1 week before planting is the right time to administer mycorrhizae to the planting area, and Manggala is the best variety. Based on RAK test result, the best combination treatment was MS 1 SBT with total fruit weight (9,488) and then decreased successively in treatment of RO I SBT (9,182) and MG I SBT was 8,983. The lowest yield on the combination treatment of varieties and the time of administration on the observation parameter was the MG TM treatment with the total weight (5,483).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Handayanto, E, dan K. Hairiah. 2011. Biologi Tanah Landasan Pengelolaan Tanah Sehat. Pustaka Adipura. Malang.

Javandira, C.Luqman, Q,A. Abdul, Latief, A. 2013. Pengendalian Penyakit Busuk Lunak Umbi Kentang (Erwinia Car tovora) dengan Memanfaatkan Agens Hayati Bacillus Subtilis dan Pseudomonas Fluorescens. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

Mardalena. 2007. Respon Pertumbuhan dan Produksi tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) Terhadap Urine Sapi Yang Telah Mengalami Perbedaan Lama Fermentasi. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang.

Octaviani, N. 2009. Pemanfaatan Cendawan-Mikoriza Arbuskula (CMA) sebagai Pupuk Hayati Untuk Meningkatkan Produksi Pertanian. http://ipb.ac.id. Diakses 9 November 2016.

Parman. 2007. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kentang. Laboraturium Biologi Struktur dan Fungsi Tumbuhan. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Diponegoro.

Pattimahu, D.V. 2004. Restorasi Lahan Kritis Pasca Tambang Sesuai Kaidah Ekologi. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Prahasta, Eddy. 2009. Sistem Informasi Dan Geografis Konsep-Konsep Dasar. Bandung. Informatika Bandung.

Rukmana, R. 1994. Budidaya Mentimun. Penerbit:Kanisius Yogyakarta.

Safrianto, R. 2015. Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah Pada Tanah Andisol dengan Pemberian Berbagai Sumber Pupuk Organik dan Jenis Endomikoriza. Tesis. Prodi Magister Agroteknologi Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala Darusalam. Banda Aceh.

Safryanto, R. Syafruddin. Rina Sriwati. 2015. Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Pada Andisol Dengan Pemberian Berbagai Sumber Pupuk Orgnanik dan Jenis Endomikoriza. Skripsi. Universitas Syiah Kuala: Banda Aceh.

Simanullang. Vernando, Dkk. 2014. Respon Pertumbuhan Beberapa VarietasTimur (Cucumis sativus L.) Terhadap Pertumbuhan Pemberian Pupuk Organik. Diakses: 11 November 2016.

Smith, SE dan Read, DJ. 1997. Mycorrhizal symbiosis. Second edition. Academic Press. Harcourt Brace and Company Publisher. London.

Sumpena,U. 2001. Budidaya Mentimun Intensif Dengan Mulsa Bergilir. Jakarta: Penebar Swadaya.

Sunarjono.H. 2005. Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah. Jakarta: Penebar Swadaya.

Trirarjha. 2000. Efisiensi Penggunaan Pupuk N untuk Pengurangan Kehilangan Nitrat pada Lahan Pertanian. Prosiding seminar Nasional Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. ISBN 978-602-17001-1-2:526-531.

Yadi Slamet, dkk. 2012. Pengaruh Pemangkasan dan Pemberian Pupuk Organik Terhadap Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.. Skripsi. Universitas Diponogoro.

Published
2019-04-13
How to Cite
Lewar, A. B., Pandawani, P., & Javandira, C. (2019). PENGARUH WAKTU PEMBERIAN MIKORIZA PADA BEBERAPA VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L.). AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem, 9(17), 32-35. Retrieved from http://e-journal.unmas.ac.id/index.php/agrimeta/article/view/423