IDENTIFIKASI KERAGAMAN TANAMAN PELINDUNG PADA BERBAGAI JENIS SALAK DI DESA SIBETAN

  • I Komang Iwan Adi Guna Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Ketut Sumantra Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Cokorda Javandira Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: Tanaman Pelindung, Keanekaragaman, Distribusi

Abstract

Penelitian tentang identifikasi tanaman pelindung pada tanaman salak ini dilakukan di Banjar Dukuh, Telaga, Karanganyar, Kresek, Kecing dan Jungutan, Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem pada bulan Desember 2016-Maret 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tanaman pelindung yang digunakan pada tanaman salak di daerah Sibetan dan mengetahui keragamannya. Penelitian ini menggunakan analisis Frekuensi Relatif, Kerapatan Relatif, Dominasi Relatif dan Indeks Nilai Penting untuk mengetahui keragaman dari tanaman pelindung. Untuk mengetahui distribusinya, digunakan rasio antara nilai standar deviasi dengan nilai rata-rata jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman dadap sangat dominan sebagai tanaman pelindung pada tanaman salak di Banjar Dukuh, Telaga, Karanganyar, Kresek, Kecing dan Jungutan, Desa Sibetan, Kabupaten Karangasem. Hal ini ditunjukkan dengan nilai INP dari tanaman dadap yang paling tinggi diantara pohon pelindung lainnya. Untuk pola ditribusinya, semua tanaman pelindung yang digunakan memiliki pola penyebaran yang berkelompok. Hal ini nampak dari nilai rasio antara nilai standar deviasi dengan nilai rata-rata jenis yang lebih dari 1.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anarsis, W. 1999. Agribisnis komoditi salak. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta. 98 pp.

Arrijani. 2008. Struktur dan komposisi vegetasi zona Montana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Biodiversitas 9: 134-141.

Ashari. 2002. On the agronomy and botany of Salak (Salacca zalacca).PhD Thesis Wageningen University. 126 pp.

Beer J. 1987. Advantages, disadvantages and desirable characteristics of shade trees for coffee, cacao and tea. Agrofre Syst 5:3-13.

Bismark dan Murniai. 2011. ”Status Konservasi Dan Formulasi Strategi Konservasi Jenis-Jenis Pohon Yang Terancam Punah (Ulin, Eboni dan Michelia)”. Prosiding Lokakarya Nasional, Pusat Penelitian Dan Pengembangan Konservasi Dan Rehabilitasi Badan Litbang Kehutanan Bekerjasama Dengan Itto.

Budiyanti, T. 2007. Mengawinkan bunga salak untuk meningkatkan produksi buah. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian 29 (5): 5-6.

Darmadi, AAK., A. Hartana, J.P. Mogea. 2002. Perbungaan salak bali. Hayati 9 (2): 59-61.

Djaenudin, Marwan H., H. Subagyo, A. Mulyani dan N. Suharta. 2000. Kriteria kesesuaian lahan untuk komoditas pertanian. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. 167 – 168 p.

Published
2018-10-30
How to Cite
Guna, I. K. I. A., Sumantra, I. K., & Javandira, C. (2018). IDENTIFIKASI KERAGAMAN TANAMAN PELINDUNG PADA BERBAGAI JENIS SALAK DI DESA SIBETAN. AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem, 8(16), 45-49. Retrieved from http://e-journal.unmas.ac.id/index.php/agrimeta/article/view/413