AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN MAGENTA (Peristrophe bivalvis (L.) Merr) SEBAGAI SALAH SATU KANDIDAT PENGOBATAN BAHAN BERBASIS HERBAL SERTA BIOAKTIVITASNYA SEBAGAI ANALGETIK

  • Ketut Agus Adrianta Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: analgesic, antioksidan, daun magenta (Peristrophe bivalvis (L.) Merr), DPPH (1,1-Difenil-2-pikrihidrazil), flavonoid, spektrofotometer UV-Vis

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan karena kemampuannya menangkap molekul radikal bebas. Antioksidan mampu mendonorkan elektron sehingga radikal bebas tidak reaktif. Daun Magenta  (Peristrophe bivalvis (L.) Merr) merupakan tanaman yang mudah dijumpai di Indonesia khususnya di Bali. Daun magenta  memiliki kandungan metabolit sekunder yang merupakan senyawa yang dapat berfungsi sebagai  antioksidan. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk menguji aktivitas antioksidan dari daun Magenta  (Peristrophe bivalvis (L.) Merr ini. Penelitian ini diawali dengan penyiapan sampel berupa ektrak etanol daun Magenta  (Peristrophe bivalvis (L.) Merr lalu dimaserasi dengan pelarut etanol 96%. Kemudian dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil) menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm. Hasil persentase peredaman tersebut diplotkan dalam sebuah kurva regresi linear sehingga diperoleh nilai IC50. Dari hasil pengujian aktivitas antioksidan diperoleh kurva regresi linear dengan persamaan, y = 2,9398x + 3,9518 dan R2= 0,9878 sehingga diperoleh nilai IC50 sebesar 15,675 ppm dan tergolong aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Penelitian ini juga menguji bioaktivitas ekstrak etanol daun magenta sebagai analgetik  dengan menguji presentase proteksi terhadap paparan dari penginduksi nyeri yaitu asam asetat 1%. Persentase proteksi dari ekstrak daun magenta menunjukkan hasil terbaik pada dosis pemberian 2g/KgBB dengan proses proteksi sebesar : 77,161%.

Author Biography

Ketut Agus Adrianta, Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Program Studi Sarjana Farmasi

Kelompok Keilmuan Farmakologi dan Farmasi Klinik

References

Irmawati, 2014, Keajaiban Antioksidan, Padi, Jakarta Timur, Indonesia.

Mailandari M., 2012, ‘Uji aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Garciniab kydia Roxb. Dengan Metode DPPH dan Identifikasi Senyawa Kimia Fraksi yang Aktif’, Depok, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Ekstraksi Farmasi Universitas Indonesia.

Nailufar, A.M., Basito, Anam C., 2012, ‘Kajian Karakteristik Beras Ketan Hitam (Oryza Sativa Glutinoas)pada Beberapa Jenis PengemasSelama Penyimpanan’ Jurnal.

Novita Sari, Y. 2014, ‘Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit Putih (Curcuma Mangga Valento & Zijp) Dengan Metode Dpph (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil)’, D-III Akademi Farmasi Saraswati, Denpasar.

Ridho, E. 2013, ‘Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Buah Lakum (Cayratia Trifolia) Dengan Metode Dpph (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil)’, D-III, Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Rosdiana Moeksin, Stevanus Ronald. 2009, Pengaruh Kondisi, Perlakuan Dan Berat Sampel Terhadap Ekstraksi Antosianin Dari Kelopak Bunga Rosela Dengan Pelarut Aquadest Dan Etanol, Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Jurnal Teknik Kimia No. 4, Vol. 16.
Published
2020-05-02
How to Cite
Adrianta, K. A. (2020). AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAUN MAGENTA (Peristrophe bivalvis (L.) Merr) SEBAGAI SALAH SATU KANDIDAT PENGOBATAN BAHAN BERBASIS HERBAL SERTA BIOAKTIVITASNYA SEBAGAI ANALGETIK. Jurnal Ilmiah Medicamento, 6(1), 33-39. https://doi.org/10.36733/medicamento.v6i1.745