Membangun Pemahaman Lintas Budaya: Peran Volunteer Dalam Memperkenalkan Budaya Indonesia Di Sai Kung, Hong Kong
Keywords:
bootcamp, komunikasi antar budaya, pemahaman lintas budaya, relawanAbstract
Perbedaan budaya merupakan keniscayaan yang menarik untuk dikaji, sekaligus menjadi peluang untuk memperluas wawasan melalui interaksi lintas negara. Penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, menjadi kunci dalam menjembatani komunikasi antarbudaya. Hong Kong Bootcamp 2025 – Hong Kong Village Stories and Traditions melibatkan peserta dari berbagai negara, termasuk Jepang, Laos, Rusia, Turki, Hong Kong, Thailand dan Indonesia. Program ini menempatkan relawan (volunteer) sebagai agen penting dalam memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Sai Kung, sebuah desa yang berjarak sekitar 35 km dari pusat Hong Kong. Kegiatan ini juga menjadi sangat bermanfaat sebagai penerapan praktik berbahasa dan budaya antar negara. Selama kegiatan, topik perbedaan bahasa dan budaya menjadi fokus utama dalam upaya membangun pemahaman lintas budaya. Melalui interaksi dan pertukaran budaya, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat internasional terhadap kebudayaan Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antarnegara.
Kata Kunci: Bootcamp, komunikasi antar budaya, pemahaman lintas budaya, relawan