Penguatan Kelompok Wanita Tani Melalui Pemberdayaan Kelompok Berbasis Partisipasi
Keywords:
pemberdayaan, peran domestik, peran ekonomi, pra, partisipasiAbstract
Perempuan adalah ujung tombak keluarga pada dimensi peran domestik, namun peran publik dan ekonomi saat ini juga berperan penting. Kelompok wanita tani {KWT] Bangsing merupakan salah satu kelompok wanita yang mampu memberikan nilai tambah pada pendapatan keluarga. Dalam mengusahakan usaha KWT belum optimal sehingga memerlukan pendampingan dengan memberikan
pendampingan teknologisampai pada pemasaran dan manajemen keuangan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pendampngan pada usaha KWT, dan memberikan pendampingan dalam melakukan pemsaran dan manajemen keuangan. Metode yang dilakukan adalah dengan Partisipatory Research Action {PAR}. PAR memfokuskan pada kegiatan pendampingan berdasarkan jumlah partisipasi 20 anggota kelompok dalam mengikuti kegiatan dengan cara menganalisis peningkatan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan adalah pengsisian kuesioner pre tes dan post tes. Hasil peningkatan pengetahuan sebesar 87 % dari sisi pengetahuan, 80 % dari sisi pemahaman dan 100 % dari sisi partisipasi. Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kelompok wanita tani bangsing mampu memberikan peningkatan baik dari sisi pengetahuan,
pemahaman maupun partisipasi. Dari hasil peningkatan tersebut maka terjadi peningkatan jenis usaha seperti adanya usaha pembibitan dan juga peternakan serta pengolahan limbah yang memberikan tambahan pendapatan bagi kelompok wanita tani. Peningkatan jenis usaha sebesar 75%, peningkatan pendapatan 78 % dari sebelumnya.