DISFEMISME DAN EUFEMISME DEBAT FINAL TRUMP VS BIDEN DI YOUTUBE

  • Muhammad Brilian Fakultas Magister Linguistik, Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: eufemisme, disfemisme, debat, Trump, Biden

Abstract

Abstrak
Penelitian ini berfokus pada gaya bahasa eufemisme dan disfemisme dua elite politik Amerika Serikat,
Donald Trump dan Joe Biden, dalam video debat berjudul “Trump v Biden: The Final Debate.” Data
bersumber dari kanal Sky News, dipublikasikan pada 23 Oktober 2020 melalui Youtube. Tujuan
penelitian ini; 1) mengidentifikasi tipe, 2) mendeskripsikan bentuk tuturan langsung, serta 3)
menyimpulkan tokoh mana yang dominan menggunakan kedua gaya bahasa diatas. Tahap penelitian
diawali dengan menentukan objek, fokus, teori, dan pertanyaan penelitian, selanjutnya proses
transkripsi, pengumpulan data, serta analisis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dan dianalisis dengan Teori Allan (2001) dan Saifullah (2018) yang membagi eufemisme dan
disfemisme menjadi beberapa jenis; Remodelling, Phonetic Similarity, Acronyms, Abbreviations,
Verbal Play, Circumlocution, Hyperboles, Understatements, Metonymy, Substitute, Synecdoches, dan
Borrowing. Hasil penelitian menunjukkan penutur menggunakan tipe Remodelling, Acronym,
Abbreviation, Verbal Play, Circumlocution, Hyperbole, Understatement, Substitute, dan Borrowing
untuk bertutur secara eufemistis, serta gaya bahasa, Circumlocution, Understatement, Hyperbole, dan
Metonymy untuk bertutur secara disfemistis. Donald Trump mendominasi penggunaan kedua gaya
bahasa.

Published
2021-08-13