MODEL CYBER ETHNO TOURISM BERBASIS VIRTUAL TOUR 360° DI ERA SOCIETY 5.0: STUDY KASUS DESTINASI WISATA AIR TERJUN JAGASATRU KARANGASEM
Kata Kunci:
cyber ethno tourism, destinasi wisata, era society 5.0, MDLC, virtual tour 360°Abstrak
Studi ini meneliti model cyber ethno tourism berbasis virtual tour 360° di era society 5.0 untuk destinasi wisata pedalaman yang kurang begitu dikenal oleh wisatawan. Dengan fokus pada Air Terjun Jagasatru di Karangasem Desa Duda Timur, penelitian ini secara khusus membuat model virtual tour 360° untuk mengenal destinasi wisata ini kepada calon wisatawan. Mengadopsi dengan metodologi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara langsung kepada Perbekel Desa Duda Timur untuk mengambil gambar dan narasi. Temuan menunjukkan bahwa kawasan Air Terjun Jagasatru terdapat sebuah patung Brahma yang dikenal dengan nama Patung Parsada Jagaddhita dan Beji Dedari untuk menyucikan diri. Namun, Kondisi ini memperkuat nilai ekologis dan simbolik air terjun sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Dari model virtual tourism menggunakan teori MDLC terdiri dari konsep, desain, pengumpulan materi, penyusunan dan pembuatan, uji coba dan menyebarluaskan, namun pada penelitian ini tim peneliti hanya bisa sampai empat tahap saja dan di integrasikan ke website baliacademicpublishing.com. Studi ini menyimpulkan bahwa pentingnya mengenal destinasi wisata yang kurang terkenal berbasis cyber ethno tourism menggunakan virtual tour 360° kepada calon wisatawan. Lebih lanjut, penelitian selanjutnya merekomendasi untuk mengembangkan teknologi menggunakan augmented reality sebagai bahan promosi, pengembangan konten virtual, dampak pemanfaatan virtual tour terhadap minat berkunjung.