INOVASI KOMPOR PINTAR BERBASIS MIT-INVENTOR TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GAS MQ-2 UNTUK MITIGASI RISIKO KEBAKARAN

Penulis

  • Happy Briliant Sanjaya
  • Fathir Rahman
  • Dinda Fatimah Muthmainnah

Kata Kunci:

Internet, Kebakaran, Kompor

Abstrak

Kebakaran akibat kebocoran gas telah menyumbang persentase yang signifikan dari total kejadian kebakaran di Indonesia. Kebakaran yang disebabkan oleh kebocoran gas elpiji atau LPG merupakan salah satu masalah serius yang sering terjadi di rumah tangga dan industri kecil. Salah satu penyebab utama kebakaran ini adalah kurangnya sistem pendeteksi dini kebocoran gas pada kompor yang digunakan sehari-hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja sensor MQ-2 dalam mendeteksi kebocoran gas pada kompor Terintegrasi IOT dan untuk mengetahui efektivitas kompor Terintegrasi IOT saat memberikan perintah dari pengguna ke sistem kompor. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium IPA SMA IT Al Furqon Palembang dan laboratorium pertanian Universitas Sriwijaya dari tanggal 12 Juni 2025 sampai dengan 12 September 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa rancang bangun dan uji rancang bangun alat yang bertujuan untuk menguji efektivitas kompor yang dikembangkan dengan menggunakan pendekatan pengembangan teknologi berfokus pada perancangan sistem berbasis IoT berbasis APP MIT Inventor dan sensor MQ-2. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa konsentrasi gas yang rendah yaitu 200 ppm, sensor mendeteksi kebocoran dalam waktu 7 dan 8 detik baik di tabung gas maupun di kompor gas sedangkan pada konsentrasi gas yang tinggi yaitu 800 ppm, sensor mampu mendeteksi kebocoran dengan sangat cepat yaitu dalam 2 detik baik di tabung gas LPG maupun di kompor gas. Ini menandakan bahwa sensor dapat merespon dengan cepat jika terjadi kebocoran yang signifikan, sehingga potensi bahaya dapat segera di identifikasi dan efektivitas kerja saat pengguna untuk memberikan perintah ke kompor terdapat pada waktu koneksi yang bervariasi menunjukkan adanya pengaruh dari kualitas jaringan provider yaitu jaringan telkomsel menunjukkan waktu yang paling efektif dengan rata – rata 4 sampai 5 detik koneksi. 

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-28