LITERASI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF DALAM PENDIDIKAN ERA SOCIETY 5.0
Kata Kunci:
Literasi Digital, Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Society 5.0, Strategi Pembelajaran.Abstrak
Artikel ini bertujuan merumuskan strategi Literasi Digital sebagai pendekatan esensial untuk mengembangkan kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif peserta didik dalam konteks Pendidikan Era Society 5.0. Era ini menuntut integrasi harmonis antara manusia dan teknologi, sehingga kompetensi berpikir tingkat tinggi menjadi krusial. Menggunakan metode studi literatur kualitatif, penelitian ini menganalisis dan menyintesis konsep-konsep kunci dari berbagai sumber akademik. Hasil penelitian merumuskan dua strategi utama: (1) Peningkatan Berpikir Kritis melalui penguatan elemen Filtering and Selecting Content dan pemanfaatan teknologi untuk analisis data; dan (2) Pengembangan Berpikir Kreatif melalui strategi Kreasi Konten (Creating Content) dan penerapan Empat Tahap Pemecahan Masalah Digital. Kesimpulan menunjukkan bahwa implementasi strategi Literasi Digital secara terpadu tidak hanya memperkuat kemampuan kognitif siswa, tetapi juga membangun fondasi etika dan inovasi yang berkelanjutan, menghasilkan sumber daya manusia unggul yang adaptif terhadap tantangan Society 5.0.