INTEGRASI TEKNOLOGI CERDAS DALAM FERMENTASI PANGAN LOKAL BERBASIS BIOLOGI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS HIDUP DI ERA SOCIETY 5.0
Kata Kunci:
fermentasi pangan lokal, teknologi cerdas, kearifan lokal, biologi, Society 5.0Abstrak
Abstrak disusun untuk mengkaji integrasi teknologi cerdas dalam fermentasi pangan lokal sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup di era Society 5.0. Fermentasi pangan lokal merupakan bentuk kearifan lokal berbasis biologi yang memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk meningkatkan nilai gizi, keamanan, dan daya simpan pangan. Produk seperti tempe, tape, dan dadih telah lama berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Namun, praktik fermentasi tradisional masih menghadapi permasalahan berupa ketidakkonsistenan mutu, risiko kontaminasi mikroba patogen, serta keterbatasan efisiensi produksi. Di era Society 5.0, pemanfaatan teknologi cerdas seperti Internet of Things, kecerdasan buatan, dan bioteknologi sederhana berpotensi mengoptimalkan proses fermentasi tanpa menghilangkan nilai kearifan lokal. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara naratif integrasi teknologi cerdas dalam fermentasi pangan lokal berbasis biologi serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah literatur ilmiah bereputasi nasional dan internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi cerdas mampu meningkatkan kontrol proses biologis, mutu produk, keamanan pangan, serta nilai ekonomi pangan fermentasi lokal. Integrasi ini sejalan dengan konsep Society 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat inovasi berbasis teknologi dan kearifan lokal.