KEBEBASAN INDIVIDU DALAM MENENTUKAN PILIHAN PENDIDIKAN: ANALISIS KOMENTAR TIKTOK PERSPEKTIF EKSISTENSIALISME JEAN-PAUL SARTRE

Authors

  • Novi Imroatul Awaliyah Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya
  • Anas Ahmadi Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Pilihan Pendidikan, Eksistensialisme, Jean-Paul Sartre,, Komentar TikTok

Abstract

Abstract

This study aims to describe the nature of individual freedom in making educational choices and to analyze individual attitudes toward educational choices that do not align with initial preferences, drawing on Jean-Paul Sartre’s existentialist perspective. A qualitative method was employed, utilizing documentation for data collection. The data consisted of TikTok user comments discussing experiences regarding the selection of schools, majors, and universities, as well as educational choices influenced by parental input and economic conditions. The data were analyzed through the lens of Jean-Paul Sartre’s philosophy, specifically focusing on the concepts of freedom, choice, situation, responsibility, and bad faith. The results indicate that individual freedom in making educational choices encompasses freedom exercised in the face of parental preferences or approval and economic constraints, as well as the freedom to uphold one's own choice. Parental influence and economic conditions do not automatically signify a loss of freedom, as individuals retain the ability to determine their attitude toward the situations they encounter. Meanwhile, individual attitudes toward educational choices that diverge from initial desires are revealed through the processes of accepting, pursuing, and assigning meaning to those choices. Some individuals accept parental choices without regret and attribute positive meaning to their education, whereas others maintain their personal aspirations while considering parental preferences. These findings demonstrate that, from a Sartrean perspective, freedom relates not only to the ability to make choices that align with initial desires but also to how individuals adopt an attitude toward and take responsibility for the choices they pursue.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kebebasan individu dalam menentukan pilihan pendidikan serta menganalisis sikap individu terhadap pilihan pendidikan yang tidak sesuai dengan keinginan awal berdasarkan perspektif eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Data penelitian berupa komentar pengguna TikTok yang membahas pengalaman dalam menentukan pilihan sekolah, jurusan, perguruan tinggi, serta pilihan pendidikan yang dipengaruhi oleh orang tua dan kondisi ekonomi. Data dianalisis menggunakan pemikiran Jean-Paul Sartre, terutama konsep kebebasan, pilihan, situasi, tanggung jawab, dan bad faith. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kebebasan individu dalam menentukan pilihan pendidikan meliputi kebebasan yang berhadapan dengan pilihan atau restu orang tua, kondisi ekonomi, serta kebebasan dalam mempertahankan pilihan sendiri. Pengaruh orang tua dan kondisi ekonomi tidak secara otomatis menunjukkan hilangnya kebebasan karena individu tetap dapat menentukan sikap terhadap situasi yang dihadapinya. Sementara itu, sikap individu terhadap pilihan pendidikan yang tidak sesuai dengan keinginan awal terlihat melalui proses menerima, menjalani, dan memaknai pilihan tersebut. Sebagian individu menerima pilihan orang tua tanpa penyesalan dan memberikan makna positif terhadap pendidikan yang dijalaninya, sedangkan sebagian lainnya masih mempertahankan keinginan pribadi sambil mempertimbangkan pilihan orang tua. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kebebasan dalam perspektif Sartre tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menentukan pilihan sesuai keinginan awal, tetapi juga dengan cara individu mengambil sikap dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang dijalaninya.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Ahmadi, A. (2009). Agama Dalam Kerangka Pikir Ateisme Jean-Paul Sartre. Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan Dan Kesastraan, 09(02), 36–42. https://doi.org/https://doi.org/10.30996/parafrase.v9i02.105

Ahmadi, A. (2019a). Menggali Jejak Membaca Sastra dalam Pandangan Filsuf Sartre. Discovery: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(2), 530–539. https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/discovery/article/view/467

Ahmadi, A. (2019b). Metode Penelitian Sastra Prespektif Monodisipliner dan Interdisipliner. Graniti Anggota IKAPI.

Ahmadi, A. (2020). Psikologi Sastra. Unesa University Press.

Alfita, L., & Jamaludin, O. (2026). Bimbingan Minat dan Bakat sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Melanjutkan Pendidikan pada Remaja Desa Cintanagara dalam Perspektif Bimbingan Penyuluhan Islam. Journal of Human and Education, 6(5), 311– 321. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jh.v6i5

Alya, D., Marsella, M., Bintang, N., & Siregar, H. (2025). Mimpi Anak yang Tertunda: Ketika Harapan Orang Tua menjadi Tujuan Hidup Anak dan naratif , dengan fokus pada wawancara mendalam yang mengeksplorasi pengalaman dan. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(1), 992–999. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i1.6553

Alya, S. R., Bila, S., Wahid, F. N., Rohmah, S. Z., & Alparisi, F. (2026). Penerapan Teori Gottfredson pada Pemilihan Pendidikan Lanjutan Siswa Madrasah Aliyah Laboratorium Kota Jambi. Tabayyun: Jurnal Akademik Ilmu Dakwah, 05(01), 687–704.

Andini, M., Andrianto, N., & Adi, K. M. (2026). Analisis Netnografi Komentar Pengguna TikTok terhadap Konten Kerokan pada Akun TikTok @ Nurse . Bono. Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Komunikasi (SEMAKOM), 04(02), 883–888. https://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/parafrase/article/view/105

Awaliyah, N. I. (2025). Language Attitudes and Mother Tongue Maintenance in the Family of Mr. Muhlisin. KALISTRA: Kajian Linguistik Dan Sastra, 4(3), 512–522. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/kalistra.v4i3.46889

Awaliyah, N. I., Aida, Khasanah, H., & Mintowati. (2025). Hate Speech in the Comments Column of the @dpr_ri Instagram Post Regarding the Post “Statement of Apology and Condolences from the Speaker of the Indonesian House of Representatives.” Jurnal PEMBAHAS: Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(November), 1737–1750 https://doi.org/https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i6.995 https://pembahas.dialeks.id/index.php/jp

Awaliyah, N. I., & Rizal, M. A. S. (2025). The Personality Dynamics of the Main Characters in the Novel Kereta Semar Lembu: A Psychoanalytic Study by Sigmund Freud. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 4(September), 1249–1260. https://doi.org/https://doi.org/10.55909/jpbs.v4i5.808 https://pembahas.dialeks.id/index.php/jp

Bani, F. L., Karman, A., & Abidin, A. (2026). Ekspresi Kebebasan dan Tanggung Jawab Perempuan dalam Novel “Paya Nie” Karya Ida Fitri (Kajian Psikologi Sastra). Jurnal Tuturan, 15(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v15i1.12015

Fauzan, M., & Hambali, R. Y. A. (2023). Kebebasan Individu dalam Tinjauan Filsafat Eksistensialisme Jean Paul Sartre. Gunung Djati Conference Series, 19, 658–669. https://conferences.uinsgd.ac.id/gdcs

Hakim, R. L. (2026). Bermigrasi atau Bertahan ? Pilihan Generasi Z di Tengah Ekonomi Informal. Economie: Jurnal Ekonomi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, 08(2), 80– 92. https://doi.org/https://doi.org/10.30742/economie.v8i2.5778

Khairul, M., & Sari, H. P. (2025). Penerapan Prinsip-Prinsip Eksistensialisme dalam Pembelajaran PAI: Membentuk Kebebasan, Tanggung Jawab, dan Makna Hidup di Sekolah. SURAU: Journal of Islamic Education, 3(1), 68–78. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30983/surau.v3i1.8892 SURAU

Kobis, M., Takasihaeng, J. A., Polii, R. Y., Landeng, A. P., & Tadung, F. P. (2025). Dilema Antara Passion dan Kewajiban: Memaknai Ketegangan Pilihan Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Keluarga Pada Siswa SMKN 3 Manado. MATHESI: Jurnal Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 2(3), 1–18. https://doi.org/https://doi.org/10.70420/abwdv460

Lubis, N. S., Rohani, L., & Devianty, R. (2022). Motif Pengguna Aplikasi Tik Tok Di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 1(12), 2835–2844. https://doi.org/https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i12.438

Lusiana. (2024). Tujuan Pendidikan Di Indonesia (SISDIKNAS) Analisis dalam Perspektif Psikologi Pendidikan. Jurnal Darussalam: Jurnal Ilmiah Dan Sosial, 25(02). https://doi.org/https://doi.org/10.58791/drs.v25i02.144

Manalu, Y. R. (2025). Pentingnya Pendidikan Bagi Kehidupan Dan Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan. Journal of Golden Generation Multidisciplinary, 1(1), 81–87. https://doi.org/https://doi.org/10.65244/jggm.v1i1.154

Maulana, D. W., Rohmatin, T., & Kusen. (2026). Kritik Ali Syariati atas Kebebasan tanpa Transendensi dalam Humanisme Eksistensialis Jean-Paul Sartre. Paradigma: Jurnal Kalam Dan Filsafat, 8(1), 69–90. https://doi.org/10.15408/paradigma.v8i1.40993

Mubarok, A. K., Azizah, M., Choirunisa, L., Widyanika, I., & Ratnasari, D. (2025). Teori Humanistik : Solusi untuk menemukan kebebasan dan makna hidup. Teraputik: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(3), 21–29. https://doi.org/10.26539/teraputik.833659

Muharani, R., Kamal, M., Ilmi, D., & Afrinaldi. (2024). Pengaruh Keadaan Ekonomi dan Latar Belakang Pendidikan Orang tua Terhadap Motivasi Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Siswa Di SMA N 1 Rao Utara. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1), 1659–1669. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7969

Nadifa, M., & Selian, S. N. (2026). Strategi Pengambilan Keputusan pada Individu dengan Kepribadian Pragmatis. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 4(2), 118–132. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/observasi.v4i2.2225

Pane, S. H., & Adisaputera, A. (2023). Kebebasan Individu Pada Konteks Childfree: Kajian Eksistensialisme Jean-Paul Sartre dalam Novel Ours Karya Adrindia Ryandisza. Pediaqu:Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(3), 11878–11893. https://doi.org/https://doi.org/10.35931/pediaqu.v2i3

Permatasari, D., & Ahmadi, A. (2025). Keterhubungan Trisenta Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dengan Pembelajaran Literasi. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(1), 921–932. https://doi.org/https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.13506

Pohan, L. K., Andriani, N., Ulfah, N., & Arila, R. (2022). Eksistensialisme dalam Pendidikan Dasar. AL-MURSYID: Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan Dan Konseling Islam (IKABKI), 4(1). http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/almursyid

Pratama, A. P., Hafizh, R. M., Dharma, A. A., Sadida, N., & Firdaus, D. (2026). Krisis Identitas Perempuan dalam Bab “ The Problem That Has No Name ” pada Buku The Feminine Mystique Karya Betty Friedan dalam Perspektif Al-Qur ’an. JISOH: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 2062–2074. https://doi.org/doi.org/10.63822/67n3dv06

Pratama, Tatubeket, E., Gori, H. Z., & Amsal. (2024). Menindak Degradasi Bermedia Sosial Dalam Perspektif Jean Paul Sartre. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 203–220. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/wissen.v2i1.61

Rahman, M. A., & Raudhoh, S. (2025). Minat dan Tujuan Jangka Panjang pada Mahasiswa Baru di Universitas X Provinsi Jambi. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 5(9). https://doi.org/10.17977/um065.v5.i9.2025.4

Rasyid, D., Kadir, H., & Nasiru, L. O. G. (2025). Childfree , Kebebasan Manusia , dan Alienasi dalam Novel Ours : Tinjauan Filsafat Eksistensialisme Jean-Paul Sartre. JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2132–2143. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1536

Rembune, Z., Syapitri, Lubis, A. A., & Saragi, M. P. D. (2022). Aspirasi Karir Mahasiswa Tingkat Akhir BPI UIN Sumatera Utara dalam Mencari Pekerjaan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 2950–2956. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6

Repi, A. A., & Maliombo, N. E. (2022). Karir atau Hubungan , Manakah Pilihanku ? Pengambilan Keputusan Menikah Pada Wanita Karir. Psychopreneur Journal, 6(1), 60– 75. https://doi.org/https://doi.org/10.37715/psy.v6i2.2687

Riyani, V., Imelda, I., Novela, S., Firmansyah, D., Juansah, D. E., & Fauziah, M. T. (2026). Analisis Implikatur Percakapan dalam Kolom Komentar Akun TikTok @ daaehoon Pasca Isu Perselingkuhan. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1216–1225. https://doi.org/https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.2581

Sanga, L. D., & Wangdra, Y. (2023). Pendidikan Adalah Faktor Penentu Daya Saing Bangsa. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (SNISTEK), 5(September), 84– 90. https://doi.org/https://doi.org/10.33884/psnistek.v5i.8067

Sari, P. D., Silitonga, O., Napitupulu, P., Situmorang, K., & Hafi, B. (2025). Pengaruh Kondisi Sosial Ekonomi Keluarga Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Hidup Di Desa Jaring Halus: Sebuah Kajian Kontekstual. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendekiawan Nusantara, 2(5), 9722–9734. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/issue/view/33

Sartre, J. P. (2007). Existentialism Is a Humanism. In Tanslated by Carol Macomber. Yale University Press.

Supriyanto, & Isbandiyah. (2022). Implikasi Hasil-Hasil Penelitian Pendidikan Terhadap Teori dan Praktik Pendidikan. GENTA MULIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 13(2), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.61290/gm.v13i2.147

Tri Rahayu Setya, N., Eriyanto, A, H., Susiyanto, & Hartati, M. S. (2025). Pandangan Eksistensialise terhadap Kurikulum Merdeka. Syntax Idea, 7(05), 678–690.

Widi, C. R. P., Prasetyo, M. rico A., Kurniawan, P. kevin, & Wing, B. P. K. (2025). Mindless Scrolling dalam Perspektif Filsafat Sartre sebagai Wujud Bad Faith. Prosiding Seri Filsafat Teologi, 35(34). https://doi.org/10.35312/serifilsafat.v35i34.266

Downloads

Published

07-09-2026

Issue

Section

Articles