https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/issue/feed Jurnal Ilmiah Kurva Teknik 2022-05-30T00:00:00+08:00 Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik tekniksipil@unmas.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Ilmiah Kurva Teknik merupakan media untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian murni atau terapan dalam arti luas tentang aspek Teknik Sipil mulai dari perencanaan (desain), pelaksanaan, pengawasan, operasional, <em>maintenance</em>, maupun manajemen konstruksi baik yang menyangkut bahan/material konstruksi, peralatan, dan strukturnya. Jurnal Ilmiah Kurva Teknik dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar.</p> https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3835 Analisis Pengaruh LHR dan Kondisi Perkerasan Jalan Kolektor Terhadap Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung 2022-05-29T20:48:40+08:00 Made Novia Indriani madenovia@gmail.com Ida Bagus Wirahaji ib.wirahaji@gmail.com I Putu Lanang Agus Sudarmayasa lanangagus17@gmail.com <p><strong>ABSTRAK: </strong>Mengingat Kabupaten Badung merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk cukup padat di Bali dan memiliki peran yang cukup besar bagi perkembangan berbagai sector terutama pariwisata dan budaya. Maka diharapkan ruas-ruas jalan kolektor di Kecamatan Mengwi agar bisa terwujud aman dan nyaman dilalui sampai ditujuan. Untuk itu perlu ditinjau pengaruh kondisi ruas-ruas jalan kolektor yang ada di Kecamatan Mengwi yaitu kondisi perkerasan jalan dan lalu lintas harian rata-rata (LHR) terhadap jumlah kecelakaan lalu lintas. Analisis Regresi Ganda digunakan untuk mengetahui berapa besar pengaruh perkerasan jalan dalam kondisi baik, rusak sedang, rusak ringan dan rusak berat serta lalu lintas harian rata-rata (LHR) terhadap jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Dan perhitungan Analisis Regresi Ganda di selesaikan dengan menggunakan program <em>Statistical Product and Service Solution</em> (SPSS). Jumlah ruas jalan kolektor di Kabupaten Badung khususnya di Kecamatan Mengwi keseluruhan sebanyak 60 ruas. Tiap tahunnya selama tiga tahun terakhir terhitung dari 2015 kondisi perkerasan jalan kolektor yang kondisinya baik sebanyak 35 ruas, yang kondisinya rusak sedang sebanyak 25 ruas, 2016 kondisi perkerasan jalan kolektor yang kondisinya baik sebanyak 41 ruas, yang kondisinya rusak sedang sebanyak 18 ruas, dan yang kondisinya rusak ringan 1 ruas, di tahun 2017 kondisi perkerasan jalan kolektor yang kondisinya baik sebanyak 41 ruas, yang kondisinya rusak sedang sebanyak 17 ruas, dan yang kondisinya rusak ringan sebanyak 2 ruas, dan di tahun 2018 kondisi perkerasan jalan kolektor yang kondisinya baik sebanyak 41 ruas, yang kondisinya rusak sedang sebanyak 17 ruas, dan yang kondisinya rusak ringan sebanyak 2 ruas. Pengaruh penyebab terjadinya kecelakan lalu lintas pada ruas jalan di Kabupaten Badung khususnya di Kecamatan Mengwi dari yang terbesar hingga yang terkecil yaitu lalu lintas harian rata rata (LHR) X1 0,573, dan kondisi perkerasan jalan dalam kondisi baik X2 0.551, perkerasan jalan dalam kondisi rusak sedang X3 0,551, dan terakhir perkerasan jalan dalam kondisi rusak ringan X4 0,052 dan pengaruh factor lain sebanyak 35,732%.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3929 Analisis Pola Rantai Pasok Material Pasir pada Proyek Perumahan di Kabupaten Tabanan 2022-05-29T20:51:18+08:00 Ida Ayu Putu Sri Mahapatni mahapatni19@gmail.com I Dewa Made Agung Pradnyana Putra theywapradnya@gmail.com <p>Keterlibatan berbagai pelaku pada kegiatan pengembangan perumahan membentuk suatu pola hubungan yang menempatkan satu pelaku sebagai salah satu mata rantai dalam rangkaian kegiatan untuk menghasilkan perumahan yang disebut sebagai rantai pasok/<em>supply chain</em> pengembangan perumahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola rantai pasok material pasir oleh pengembang pada proyek konstruksi perumahan di Kabupaten Tabanan, mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi pola rantai pasok material pasir tersebut, mengetahui perbandingan alternatif pola rantai pasok material pasir antar pengembang jika dilihat dari efisiensi biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan material pasir. Metode yang digunakan adalah model transportasi dengan bantuan aplikasi POM-QM versi 3 dengan memasukkan data proyek perumahan berupa nama prroyek, kebutuhan material pasir dan data <em>supplier</em> berupa nama <em>supplier</em>, persediaan material pasir dan harga material pasir yang diberikan kepada proyek perumahan. Data yang diolah tersebut didapatkan dari hasil wawancara dengan pihak kontraktor dan <em>supplier</em>. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 pola rantai pasok material pasir pada proyek konstruksi perumahan di Kabupaten Tabanan yang digunakan oleh kontraktor perumahan, yaitu 3 (tiga) pola yang menggunakan <em>supplier </em>material pasir dari luar Kabupaten Tabanan dan 1 (satu) pola yang menggunakan <em>supplier </em>material pasir lokal di Kabupaten Tabanan. Pola rantai pasok tersebut dipengaruhi oleh karakteristik proyek perumahan dan <em>supplier</em> material pasir yang digunakan. Faktor-faktor yang mempengaruhi rantai pasok material pasir pada proyek konstruksi perumahan di Kabupaten Tabanan adalah dari persediaan material pada <em>supplier</em> yang digunakan, harga yang diberikan oleh <em>supplier </em>tersebut dan permintaan material pasir oleh proyek perumahan, <em>Supplier </em>lokal di Kabupaten Tabanan hanya digunakan sebagai <em>supplier </em>alternatif oleh kontraktor, melihat dari harga yang diberikan jauh lebih mahal dari <em>supplier</em> yang berada dekat dengan lokasi Galian C.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3930 Analisis Evaluasi dan Monitoring Pelaksanaan Proyek Menggunakan Metode Tracking Berbasis Microsoft Project pada Proyek Pekerjaan Penataan Kawasan Pasar Kumbasari 2022-05-29T20:52:17+08:00 I Gede Ngurah Sunatha ngurahsunatha@unmas.ac.id Tjokorda Istri Praganingrum praganingrum@unmas.ac.id Ni Luh Made Ayu Mirayani Pradnyadari mirayani2020@unmas.ac.id Jeemly Waang Atama jemlyatama10@gmail.com <p>Dalam pelaksanaan proyek Penataan Kawasan Heritage Gajah Mada (Penataan Kawasan Pasar Kumbasari), terjadi kemajuan dan kemunduran terhadap jadwal dan progress pekerjaan yang berpengaruh terhadap keterlambatannya waktu penyelesaian proyek yang dapat dilihat pada laporan harian dan laporan mingguan. Maka dalam penelitian ini akan dilakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan proyek menggunakan <em>software Microsoft Project</em> 2007 agar mengetahui perubahan durasi yang terjadi dilakukan <em>tracking </em>terhadap progress tiap kegiatan sehingga mendapatkan kegiatan yang mengalami perubahan durasi pelaksanaan dan perbandingan durasi sebelum dan sesudah dilakukan<em> tracking</em>. Dari hasil analisis didapatkan 252 (dua ratus lima puluh dua) kegiatan yang mengalami perubahan durasi pelaksanaan. Besarnya perubahan durasi pelaksanaan kegiatan yang terjadi sangat bervariasi, ada yang mengalami kemunduran dan ada yang mengalami kemajuan, Sedangkan untuk durasi penyelesaian proyek mengalami perubahan dari durasi rencana yaitu 165 (seratus enam puluh lima) hari namun setelah dilakukan <em>tracking</em> durasi pelaksanaan mengalami perubahan menjadi 167 (seratus enam puluh tujuh) hari.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3931 Analisis Perbandingan Metode Pelaksanaan pada Pekerjaan Pasangan Dinding Batako dan Bata Ringan 2022-05-29T20:53:11+08:00 I Gusti Agung Ayu Istri Lestari istrilestari82@gmail.com I Gede Angga Diputera anggadiputera@unmas.ac.id Krisna Kurniari krisnakurniari@unmas.ac.id I Wayan Wahyu Prasetya wahyuprasettya29@gmail.com <p>Pembangunan yang terus berkembang dan tuntutan terhadap kecepatan proyek konstruksi menyebabkan para produsen material berlomba untuk membuat material baru yang dapat mempercepat proses pembangunan. Salah satunya material untuk pekerjaan dinding yaitu batako dan bata ringan. Seiring perkembangan zaman banyak pilihan bahan yang dapat dipakai untuk pekerjaan sebuah dinding, dimana setiap bahan yang digunakan memiliki perbedaan dari segi tahapan pelaksanaan, waktu pekerjaan dan biaya yang dibutuhkan. Pada penelitian ini, data yang digunakan diperoleh dari studi literatur dan didapatkan dari instansi terkait berupa data RAB, RKS, gambar rencana, <em>time schedule </em>dan analisa harga satuan. Analisis yang dilakukan yaitu perbandingan metode pelaksanaan berdasarkan tahapan pelaksanaan, waktu dan biaya pekerjaan dinding dengan menggunakan material batako dan bata ringan pada proyek pembangunan gedung SD Negeri 2 Mengwitani. Analisis tahapan pelaksanaan berdasarkan persyaratan teknis pekerjaan batako dan bata ringan. Perhitungan waktu pelaksanaan dilakukan dengan mengkalikan koefisien tenaga kerja dengan volume pekerjaan kemudian dibagi dengan jumlah tenaga kerja. Perbandingan biaya dilakukan dengan cara mengkalikan volume pekerjaan dengan analisa harga satuan pekerjaan. Hasil dari penelitian ini diperoleh perbandingan pekerjaan dinding menggunakan batako dan bata ringan yang ditinjau dari tahapan pelaksanaan yaitu terdapat 7&nbsp; sub perbedaan dari total 11 sub pekerjaan.&nbsp; Waktu pelaksanaan dinding batako selama 16 hari dan dinding bata ringan 73 hari. Sedangkan besarnya biaya pekerjaan dinding batako adalah Rp. 350.859.024,72 dan bata ringan Rp. 438.950.580,40.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3932 Analisis Debit Banjir Rancangan Pada Sistem Drainase Kota Bangli Ruas Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai Selatan Lapangan Kapten Mudita - Patung Adipura Kabupaten Bangli 2022-05-29T20:54:02+08:00 Ida Bagus Suryatmaja bagussuryatmaja@unmas.ac.id Anak Agung Ratu Ritaka Wangsa ritaka2020@unmas.ac.id I Made Nada madenada@unmas.ac.id I Made Suardana apelmade28@gmail.com <p>Bali adalah salah satu Provinsi di Indonesia dengan Ibu Kotanya Denpasar secara geografis Provinsi Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Secara Administratif Provinsi Bali terdiri dari 8 Kabupaten dan 1 Kota Madya. Berdasarkan catatan Kabupaten Bangli dalam Angka tahun 2018 curah hujan rata- rata tahunan terendah yakni 900 milimeter serta paling tinggi 3.500 milimeter. Penyebaran curah hujan relatif tinggi (2.500-3.500 milimeter) meliputi bagian utara (lereng Gunung Batur) serta semakin rendah ke arah selatan wilayah. Curah hujan paling tinggi berlangsung bulan Desember– Maret serta terendah pada bulan Agustus. Dari keadaan iklim tersebut sehingga permasalahan utama yang terdapat di Kabupaten Bangli yaitu saluran Drainase kota. Kabupaten Bangli yang secara topografi terletak di wilayah dataran tinggi dengan permukaan yang relatif menanjak dan di beberapa lokasi terdapat daerah yang rendah. Kondisi ini tentu memerlukan perhatian khusus terutama dalam masalah perencanaan dan pengelolaan jaringan drainase sehingga kapasitas atau daya tampung dari jaringan drainase dapat secara optimal menyalurkan air sehingga tidak terjadi genangan. Untuk mencapai tingkatan kehidupan masyarakat yang nyaman dan sehat diperlukan suatu sistem infrastruktur perkotaan yang baik. Sebagai Kabupaten yang berkembang, Kabupaten Bangli masih mempunyai permasalahan pada salah satu infrastruktur kota yaitu sistem drainase perkotaannya. Masalah ini harus segera ditangani guna mencegah permasalahan pada infrastruktur lainnya. Masalah yang terjadi pada beberapa titik di pusat kota Bangli adalah genangan air. Dari hasil pengamatan secara langsung dilapangan terlihat pada lokasi penelitian adalah menurunnya kinerja dari saluran drainase akibat dari sedimentasi, vegetasi liar pada saluran, sampah yang terbawa aliran air (saat hujan) atau pun sampah yang dengan sengaja dibuang oleh masyarakat di badan saluran menyebabkan saluran-saluran menjadi tersumbat (penyempitan saluran) dan juga dimensi saluran yang tidak seragam akibat tidak adanya pembersihan dan pemeliharan secara berkala. Dengan mengacu pada masalah masalah yang terjadi pada sistem drainase Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai ruas selatan Lapangan Kapten Mudita sampai dengan Patung Adipura Bangli inilah yang menarik penulis untuk melakukan Analisis terhadap kinerja sistem drainase di ruas Jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai ruas selatan Lapangan Kapten Mudita sampai dengan Patung Adipura Bangli.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3933 Analisis dan Perilaku Dinamis Struktur Gedung A Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Akibat Beban Gempa Riwayat Waktu 2022-05-29T20:55:05+08:00 I Gede Gegiranang Wiryadi anankwiryadi27@gmail.com I Made Sastra Wibawa sastrawibawa@unmas.ac.id Putu Jaya Kusuma putukusuma18@gmail.com <p>Gedung A Fakultas Ekonomi Universitas Udayana yang terletak di Bali pada daerah Sudirman dan merupakan daerah rawan gempa yang berfungsi sebagai fasilitas Pendidikan, gedung tersebut termasuk pada kategori resiko IV, menurut SNI 1726:2012. Penelitian ini menggunakan metode <em>Time History Analysis</em>, dengan analisis beban gempa berdasarkan rekaman riwayat waktu gempa yaitu ada tiga dari riwayat beban gempa Elcentro, gempa Kobe dan gempa Chi-chi. Penelitian ini menggunakan <em>software</em> SAP 2000. Gempa yang memiliki pengaruh terbesar pada gedung A Fakultas Ekonomi Universitas Udayana adalah gempa Elcentro dan Kobe. Gaya geser dasar didapat dengan <em>Time History analysis</em> yang tertinggi pada arah X yaitu gempa Kobe X = 1610,226 kN sedangkan pada arah Y yaitu gempa Kobe Y = 1854,099 kN. Simpangan antar tingkat yang didapat dengan <em>Time History analysis</em> menggunakan gempa Elcentro yang terbesar yaitu ada pada (lantai 2 =12,69 mm) di arah X dan (lantai 2 = 13,35 mm) di arah Y. Dan yang terjadi akibat ke tiga jenis gempa tersebut lebih kecil dari gaya geser dasar dan simpangan berdasarkan SNI 1726-2012. Pada percepatan dan kecepatan yang paling tertinggi yaitu gempa Elcentro kecuali pada arah X percepatan yang tertinggi yaitu gempa Kobe. berdasarkan <em>Time History Analysis</em> beban gempa Elcentro, gempa Kobe, dan Gempa Chi-chi cenderung dalam kategori aman.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3934 Level Kinerja Struktur Gedung B SMP Negeri 14 Denpasar Menggunakan Analisis Pushover Berdasarkan Fema 356 2022-05-29T20:55:56+08:00 I Ketut Diartama Kubon Tubuh diartamakubon@unmas.ac.id I Putu Agus Putra Wirawan agusputrawirawan2020@unmas.ac.id I Wayan Sukharatta iwayansukharatta1011@gmail.com <p>Aturan perencanaan untuk mendirikan bangunan adalah bangunan tersebut harus mampu menahan beban gempa yang ada. Karena pada dasarnya prinsip bangunan tahan gempa adalah boleh terjadi kerusakan pada bangunan tersebut, tetapi tidak pada elemen struktur. Perlu dilakukan desain berbasis kinerja yang memperlihatkan batas-batas kinerja dari kerusakan sebuah struktur yang diakibatkan oleh beban lateral gempa. Analisis <em>pushover</em> merupakan salah satu komponen desain berbasis kinerja yang menjadi sarana dalam mencari kapasitas dari suatu struktur. kinerja struktur dievaluasi melalui analisis statik non linier <em>Pushover </em>menggunakan SAP2000. Untuk mengetahui tingkat kinerja suatu struktur bangunan sesuai dengan dokumen FEMA <em>(Federal Emergency Management Agency) </em>356. Hasil analisis kinerja menyimpulkan bahwa titik kinerja yang menentukan adalah berdasarkan metode Koefisien Perpindahan FEMA 356, target perpindahan (δ<sub>T</sub>) arah X = 0,12912 m dengan perpindahan sebesar 0.130 m kinerja yang diperlihatkan oleh struktur adalah <em>Immediate Occupancy (IO)</em> dimana gedung hanya mampu menahan gaya gempa sebesar 3753,63 kN. Sedangkan target perpindahan (δ<sub>T</sub>) arah Y = 0,11643 m dengan perpindahan sebesar 0.11679 m kinerja yang diperlihatkan oleh struktur adalah <em>Immediate Occupancy (IO)</em> dimana gedung hanya mampu menahan gaya gempa sebesar 3718,45 kN. Dari hasil analisis maka struktur gedung ini level kinerjanya <em>Immediate Occupancy (IO).</em></p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3935 Tingkat Kecelakaan dan Lokasi Daerah Rawan Kecelakaan pada Jalan Nasional di Kabupaten Karangasem 2022-05-29T20:56:47+08:00 I Gusti Agung Gde Suryadarmawan suryaft12@unmas.ac.id I Ketut Sudipta Giri diptagiri_ft@unmas.ac.id Komang Agus Tri Putera Utama agusputera658@yahoo.com <p>Transportasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam menunjang kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan adanya transportasi orang bisa melakukan aktivitas dengan lebih cepat dan efisien karena dengan&nbsp; adanya transportasi akan mempermudah orang dalam berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain yang dituju dalam waktu yang relative singkat. Tetapi transportasi juga dapat menimbulkan beberapa permasalahan yaitu seperti kecelakaan berlalu lintas. Masalah kecelakaan lalu lintas merupakan masalah yang serius, karena akibat dari kecelakaan menyebabkan beberapa aspek baik langsung maupun tidak langsung. Angka Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Karangasem tahun 2019 meningkat cukup signifikan (Polres Karangasem 2020). Meningkatnya angka kecelakaan di Kabupaten Karangasem pada tahhun 2019 maka perlu dilaksanakan penelitian untuk dapat mengetahui tingkat kecelakaan dan lokasi dimana sering terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Karangasem. Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisa data kecelakaan yang diperoleh dari Polres Karangasem dari tahun 2016 sampai dengan 2020. Dari data tersebut akan dibuatkan rekapan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan padang bai serta dibuatkan pembobotan kecelakaan lalu lintas berdasarkan Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK) kemudian diperoleh jumlah kecelakaan lalu lintas dan bobot tertinggi kecelakaan per KM. KM dengan jumlah kejadian kecelakaan terbanyak dan bobot tertinggi merupakan daerah rawan kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan analisa data, diperoleh bahwa pada KM 25 paling banyak terjadi kecelakaan dengan jumlah 6 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan bobot 64. Sehingga lokasi dari daerah rawan kecelakaan lalu lintas di ruas jalan raya padang bai yaitu pada KM 25.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jikt/article/view/3936 Analisis Kondisi Eksisting Fasilitas Pejalan Kaki di Jalan Kamboja Kecamatan Denpasar Utara 2022-05-29T20:57:36+08:00 Ni Ketut Sri Astati Sukawati sriastatisukawati@unmas.ac.id Cokorda Putra Wirasutama cok_putraft@unmas.ac.id Dichtermon Ina Dangga Loma inamon3499@gmail.com <p>Jalan Kamboja merupakan salah satu kawasan dengan jumlah pejalan kaki yang padat terletak di Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Utara. Selain jumlah pejalan kakinya yang padat, kondisi totoar yang ada juga terlihat kurang baik. Kondisi inilah yang menjadi salah satu penyebab terganggunya keselamatan para penguna trotoar. Tujuan penulisan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi fasilitas trotoar&nbsp; yang mempengaruhi tingkat keselamatan pejalan kaki. Selain itu juga, dilakukan survei terhadap penyimpangan kondisi trotoar dan penyimpangan kerusakan permukaan trotoar dan hambatan samping yang nanti semuanya akan dianalisis untuk mencari persentase penyimpangannya. Adapun metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu dengan cara survei audit kondisi trotoar dan fasilitas pendukungnya yang nantinya akan dianalisis dengan acuan pedoman Spesifikasi Trotoar, SK SNI S-03-1990-1. Setelah selesai dianalisis maka diperoleh prsentase penyimpangan kondisi terhadap Spesifikasi Trotoar SK SNI S -03 -1990 -1 yaitu sebesar 10% (sangat baik) di sebelah kanan dan 5% (sangat baik) disebelah kiri untuk penyimpangan luas trotoar, 10% (sangat baik) di sebelah kanan dan 5% (sangat baik) disebelah kiri untuk penyimpangan lebar trotoar, 12% (sangat baik) disebelah kanan dan 8% (sangat baik) disebelah kiri untuk penyimpangan tinggi trotoar, 100% (sangat kurang) disebelah kanan dan 50% (cukup) disebelah kiri untuk penyimpangan kebebasan samping, 67% (kurang) disebelah kanan dan 67% (kurang) disebelah kiri untuk penyimpangan kebebasan jalur lalu lintas, 3,13% (sangat baik) di sebelah kanan dan 3,66% (sangat baik) disebelah kiri untuk penyimpangan kerusakan permukaan trotoar, 36% (baik) di sebelah kanan dan 30,85% (baik) disebelah kiri untuk penyimpangan kerusakan jalur disabilitas, dan 0,48% (sangat baik) di sebelah kanan dan 0,20% (sangat baik) disebelah kiri untuk penyimpangan hambatan samping.</p> 2022-05-30T00:00:00+08:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Kurva Teknik