Implementasi Pengawasan Harga Kebutuhan Pokok Oleh Perusahaan Umum Daerah Pasar Badung Saat Terjadi Inflasi di Kota Denpasar
Keywords:
Implementation of Two-Wheeled Patrols, Aggravated TheftAbstract
Inflation is an economic issue that drives up the prices of goods and services, including basic necessities in traditional markets. This situation can reduce public purchasing power, necessitating effective price monitoring by the local government through Perumda Pasar Badung, the entity responsible for managing traditional markets in Denpasar City. This study aims to analyze how Perumda Pasar Badung implements price monitoring for basic necessities during inflationary periods in Denpasar City and to identify the factors influencing this implementation. The study employs an empirical legal research method with a sociology-of-law approach. Data were collected through interviews, field observations, questionnaires, and document analysis. Subsequently, the data were analyzed using descriptive quantitative methods to provide an overview of the price monitoring practices carried out by Perumda Pasar Badung. The study is expected to shed light on the mechanisms for monitoring the prices of basic necessities and the effectiveness of these measures in maintaining price stability during inflation, while also identifying challenges such as limited authority, human resource constraints, and inter-agency coordination issues. The findings are intended to provide valuable input for Perumda Pasar Badung and the Denpasar City Government to enhance the effectiveness of price monitoring, strengthen consumer protection, and support regional inflation control efforts
References
Ainiyyah, G. R. (2022). Badan usaha milik daerah (BUMD) yang belum berubah status menjadi Perumda atau Perseroda. Notary Law Journal, 1(2), 176–203.
Ariandini, D., Soerjatisnanta, H., & Firmansyah, A. A. (2025). Kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok. AlZayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 1886–1894.
Banakar, R., & Travers, M. (Eds.). (2005). Theory and method in socio-legal research.
Bloomsbury Publishing.
Evinda, A. A., Wahyuni, E. N., & Gafur, A. (2025). Menumbuhkan nilai toleransi: Integrasi Pasal 25 Piagam Madinah dan Pasal 28E ayat (2) UUD 1945 dalam pendidikan karakter di era digital. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 14146–14153.
Friedman, L. M. (1975). The legal system: A social science perspective. Russell Sage Foundation.
Indonesia, Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 tentang pedoman pembangunan dan pengelolaan sarana perdagangan.
Indonesia, Republik. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Sekretariat Negara.
Nia, L. (2023). Kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga stabilisasi harga kebutuhan pokok perspektif siyasah tanfidziyah: Studi pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Barat [Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung].
Nuraeni, E., Hardi, A. K. D., & Reksono, B. (2025). Konsep dasar perencanaan sumber daya manusia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis STIE Bisnis Internasional Indonesia (BII), 5(1), 24–31.
Padmayoni, K. S., Widanti, N. P. T., & Dewi, N. D. U. (2025). Peran strategis TPID Klungkung dalam pengendalian harga pangan pokok daerah. Jurnal Studi Pemerintahan dan Akuntabilitas, 4(2), 107–119.
Palullungan, L. (2023). Pembentukan peraturan daerah. Nas Media Pustaka.
Pandini, I. (2026). Implementasi pemungutan retribusi pasar melalui layanan digital sebagai upaya peningkatan pendapatan daerah perspektif maqashid syariah: Studi di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang [Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Santriati, A. T., Juwita, D. R., & Masruroh, Z. (2022). Perlindungan hak konsumen dalam perspektif hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999. Opinia de Journal, 2(2), 32–51.
Saraswati, P. S. (2021). Peran Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) terhadap persaingan tidak sehat antara transportasi online dan transportasi tradisional. Jurnal Hukum Saraswati (JHS), 3(1). https://doi.org/10.36733/jhshs.v3i1.1847
Taufani, G. (2023). Kamus pintar hukum: Kamus lengkap dengan asas-asas hukum dan pengantar profesi hukum. Anak Hebat Indonesia.
Udytama, I. W. W., Citra, M. E. A., Apriliani, K., & Tuti, I. A. (2024). Akibat hukum terkait harga yang tidak dicantumkan oleh pelaku usaha di Kecamatan Kuta Utara. Yusthima: Jurnal Hukum, 4(1), 215–227. https://doi.org/10.36733/yusthima.v4i1
Wiratama, A., Haikal, A., & Hasan, Z. (2022). Pendekatan sosiologi hukum dalam memahami konflik peraturan perundang-undangan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8, 106–121.
Zulkifli, Z., Kamal, M., & Qahar, A. (2024). Kedudukan hukum badan usaha milik daerah yang pendiriannya dengan peraturan kepala daerah. Journal of Lex Theory (JLT), 5(2), 598–612.