Efektivitas Pemberantasan Tindak Pidana Penimbunan Beras Tidak Standar Sanitasi Pangan Di Wilayah Hukum Polda Bali

Authors

  • I Wayan Agus Arya Juliartha P
  • A.A. Kt Sudiana

Keywords:

Food, Sanitation Standards, Rice Hoarding, Criminal Acts

Abstract

Food is one of the primary (primary) needs of humans. Food shortages can occur for various reasons, including natural and human-caused factors. For example, hoarding of food (rice) by unscrupulous traders. The Food Task Force Team of the Bali Regional Police's Special Criminal Investigation Directorate carries out routine activities such as market patrols and inspections of rice storage warehouses to curb hoarding by unscrupulous traders. Article 133 of Law Number 18 of 2012 concerning Food regulates the criminal act of hoarding or storing staple foods by food businesses. This study uses an empirical legal research method, examining the legal behavior of the community because it emphasizes field data and existing problems within the community as research subjects. The conclusion of this study is that the effectiveness of eradicating rice hoarding and violating food sanitation standards in the Bali Regional Police jurisdiction is not yet fully effective. This is due to limited monitoring facilities and infrastructure, the vast food distribution area, and low legal awareness among business actors.

References

Abidin Muklis, 2015, Modus Operandi Penimbunan Bahan Pokok Di Indonesia, Sinar Media, Jakarta.

Agus, Ali dkk, 2014, Jihad Menegakkan Kedaulatan Pangan: Suara dari Bulaksumur, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Ali Ahmad, 2013, Menguak Tabir Hukum, Raja Grafindo, Semarang.

Andi Lubis, 2014, Hukum Persaingan Usaha, Media Prima, Yogyakarta.

Andi Sofyan, 2014, Optimalisasi Pemberantasan Tindak Pidana Ekonomi, Kencana, Bandung.

Bintan R. Saragih, 2013, Metodologi Penelitian Hukum Empiris, Gaya Media Pratama, Jakarta.

Celina Tri Siswi Kristanti, 2014, Hukum Perlindungan Konsumen, Sinar Grafika Jakarta.

Ibrahim Nainggolan, 2018,“Tanggung Jawab Pidana Bagi Pelaku Usaha Yang Menggunakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) Berbahaya Pada Produk Pangan”, Jurnal EduTech, Vol. 4 No. 2.

Ikhsan Anshari, 2012, Tindak Pidana Ekonomi, Sinar Pustaka, Lampung.

Lisi Natalia Wawolangi, 2018, “Penimbunan Pangan Pokok Sebagai Tindak Pidana Menurut Pasal 133 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan”, Lex Crimen, Vol. VII/No. 1.

Rialdi Mukti, 2017, Penegakan Keadilan Pangan, Sinar Media, Malang.

Risda Yulianti dan Arwin Muhlishoh, 2022, Keamanan Dan Ketahanan Panga, Pt Global Eksekutif Teknologi, Padang Sumatera Barat.

Sudiana, A. K. (2012). Hubungan Antara Hukum dan Masyarakat Sebagai Pijakan Politik Hukum Nasional. Masalah-Masalah Hukum, 41(3), 360-366.

Suryana, Y, dkk, 2018, Globalisasi, Cempaka Putih, Klaten.

Sutrisni, N. K. (2015). Tanggung Jawab Negara Dan Peranan Advokat Dalam Pemberian Bantuan Hukum Terhadap Masyarakat Tidak Mampu. Jurnal Advokasi, 5(2).

Totok Mardikanto dan Poerwako Soebianto, 2012, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif KebijakanPublik, Afabeta, Bandung.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 227, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5360)

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168)

Wirawa, I. K., & Sudiana, A. A. K. (2023). Tugas Dan Wewenang Dprd Provinsi Bali Dalam Fungsi Pengawasan Produk Hukum Daerah Pada Pandemi Covid-19. Jurnal Hukum Mahasiswa, 3(02)

Downloads

Published

2026-06-12